Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Petualangan di benua kekacauan

Petualangan di benua kekacauan

Taisar as-seberangi
Benua Kalimantara merupakan tempat yang sangat berbahaya. Siklus hidup dan mati, seperti terbit dan terbenamnya matahari. Tidak ada yang tahu kapan dan dimana nyawa akan melayang. Seorang pemuda mendaftar sebagai Pendekar, bagaimana kisahnya dalam menapaki jalan Kependekaran serta apa tujuannya. iku
Fantasi
8.36.4K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Dendam Mantan Istri

Dendam Mantan Istri

Perpisahan dan Luka Hujan turun deras malam itu, membasahi kaca jendela ruang sidang yang sudah kosong. Hanya tinggal dua sos uhok yang berdiri saling membelakangi. Arga Pratama, pria berusia tiga puluh dua tahun dengan jas hitam yang masih rapi meski wajahnya letih, menegakkan tubuhnya. Matanya menatap lurus pada dokumen perceraian di atas meja. Ia menandatangani tanpa gemetar, meski dalam hatinya ada sesuatu yang remuk.
Rumah Tangga
10505 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Belongs to the Player

Belongs to the Player

️ Adult Romance (21+) Sesuaikan usia kalian untuk membacanya. Sidney mendongak untuk melihat wajah Alva. "Sepertinya kau mengambil banyak keuntungan dari pertemanan ini." Alva menarik punggungnya sedikit ke belakang agar dapat melihat Sidney. "Benarkah? Apa hanya aku yang mengambil keuntungan di sini?" Sidney menjilat bibirnya. "Apa yang kau pikirkan tentangku?" Alva menyipitkan sebelah matanya. "Kau mungkin berselisih dengan tunanganmu kemudian kau berlari ke pelukanku." Bukan itu maksudnya, yang Sidney maksud adalah mungkin Alva menganggapnya wanita yang rela tidur dengan sembarang pria atau wanita yang memburu Alva karena ketenarannya. Sidney kembali menatap langit London melalui jendela kaca dan menelan ludah. "Kau benar." Alva meletakkan dagunya di atas salah satu pundak Sidney. "Jadi, ini semacam caramu membalas dendam kepada tunanganmu?" Benar sekali. Jika Gerald bermain-main, ia juga bisa melakukannya. "Karena kau sangat ingin membawaku ke atas ranjang malam ini, kurasa kau tidak keberatan." Oh, konyol sekali! Seorang Alvaro Leonard yang menjadi incaran banyak wanita menjadi pelampiasan seorang wanita yang sedang bertikai dengan tunangannya. IG : cherry.blossom0311
Romansa
1061.5K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Menikahi Gadis Malam

Menikahi Gadis Malam

"Astaga! Bagaimana mungkin aku bisa menikah dengan pria itu!" ucap Alin saat melihat gerombolan pria sangar berpakaian serba hitam dengan gerakan tegas itu. Alin kini berada di kamar lantai dua, bangunan megah itu. Melihat banyak gerombolan pria itu membuatnya bergidik ngeri, sambil menggigit bibir bawahnya. Ia masih berdiri tegang di samping tirai jendela kaca itu. "Tapi, perjanjian itu sudah terjadi, dan akad akan berlangsung lima belas menit lagi, oh Tuhan!!!" Alin akhirnya kembali ke ranjang king size yang sudah didesain seperti ranjang pengantin dengan sepasang handuk yang di bentuk sepasang angsa di tepian-nya itu. Suara derap langkah kaki yang terdengar semakin mendekat ke kamar itu membuat suasana semakin tegang, matanya pun tampak awas memandangi pintu bercat putih itu. 'Krieek' "Permisi Nona! Kami MUA yang di bayar oleh tuan Rizan untuk merias Nona!" Kini, Alin agak bernafas lega. lalu ia tersenyum getir memandangi tiga orang wanita yang membawa koper make up itu. Bagaimana kelanjutan kisah Alin dan Rizan? Yuk, baca ceritanya sampai tuntas 😊
Mafia
10459 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Kekasih dari masa lalu

Kekasih dari masa lalu

Im Novia
Setiap rumah memiliki jendela dan setiap jendela memiliki cerita." Youmna memiliki kebiasaan menatap dunia melalui sebuah jendela, baginya seperti halnya menonton film, selalu ada hal yang dinanti-nantikan. Momen ketika sosok pria di masa lalu muncul dihadapannya dan pernah menorehkan sebuah tinta hitam dipertemukan kembali ke masa kini tapi dalam sentuhan yang berbeda. Apa yang akan terjadi setelah ini? Akankah Youmna bersama dengan sosok itu? Dengan segala kisah masa lalu yang rumit serta kebencian sedalam mata kaki?
Romansa
102.4K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Sejak Kehadiran Pelakor...

Sejak Kehadiran Pelakor...

Ayah membawaku ke sebuah pesta yang diadakan oleh seorang bibi. Saat makan kue, aku tanpa sengaja memakan ceri yang ada di lapisan tengahnya, lalu segera memuntahkannya. Karena dulu pernah mengalami alergi parah sampai seluruh tubuhku merah dan hampir meninggal, aku masih mengingat rasa itu dengan sangat jelas meskipun usiaku waktu itu masih kecil. Namun, bibi itu terlihat sangat kecewa dan berkata, "Seperti tradisi saat Imlek, kalau menemukan koin di dalam pangsit itu berarti membawa keberuntungan. Aku sengaja menyembunyikan ceri di dalam kue ini. Tapi ternyata Keenan nggak menghargainya." Ayah tidak mau mendengar penjelasanku dan langsung mengusirku keluar untuk berdiri di halaman sebagai hukuman. Aku selalu mendengar Ibu berkata bahwa akhir-akhir ini suhu sangat panas dan aku harus tetap berada di dalam rumah. Ternyata, cuaca memang panas sekali! Tubuhku mulai terasa sangat gatal dan aku merasa sulit bernapas. Aku ingin mencari Ayah, tetapi tidak peduli seberapa keras aku mengetuk pintu, Ayah tetap tidak mau membukakannya. Melalui jendela kaca yang besar, aku bisa melihat Ayah hanya melirik ke arahku dengan tatapan dingin dari dalam rumah. Dia benar-benar tidak mau membukakan pintu untukku.
Baca
Tambahkan
Saat Aku Sekarat, Keluargaku Hancur Bersamaku

Saat Aku Sekarat, Keluargaku Hancur Bersamaku

Hari di mana aku pingsan dan didiagnosis menderita kanker stadium akhir di rumah sakit adalah hari ulang tahunku dan kakak kembarku, Nadin, yang ke-22. Aku tidak peduli dengan saran dokter untuk dirawat inap dan langsung pergi, hanya demi merayakan ulang tahun terakhir yang riang bersama keluargaku. Namun ketika aku tiba di pesta ulang tahun, aku justru dihentikan oleh pelayan di depan pintu. Dia berkata bahwa tempat ini telah disewa untuk perayaan ulang tahun putri Keluarga Yanuar, dan orang luar tidak diizinkan masuk. Di balik kaca jendela, Kakak laki-laki memegang kue, Ayah memasangkan topi ulang tahun di kepala Nadin. Bahkan pacarku juga tersenyum sambil menatap Nadin yang memejamkan mata untuk membuat permohonan. Setelah berdiri terpaku selama setengah jam, akhirnya pacarku mengangkat teleponku. "Aku tadi ke rumah sakit, sekarang ...." Ia memotong ucapanku, "Nadia, tubuhmu selalu sehat. Hari ini ulang tahun Nadin, kalau ada apa-apa, bicarakan nanti aja." Bukankah hari ini juga ulang tahunku? Hanya karena Ibu meninggal dunia akibat pendarahan hebat saat melahirkanku. Dan karena dokter mengatakan aku telah "merebut" nutrisi Nadin saat dalam kandungan hingga membuatnya bertubuh lemah sejak kecil. Semua orang pada menganggap, akulah yang seharusnya mengalah pada kakakku yang lahir lima menit lebih dulu itu. Aku meremas hasil diagnosis kanker dan membuangnya ke tempat sampah, memutuskan untuk tidak lagi bersedih karena pilih kasih mereka. Karena sejak awal aku tak pernah mendapatkan kasih sayang mereka, maka aku memilih untuk pergi selamanya.
Cerita Pendek · Romansa
15.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Keperkasaan Sang Mertua

Keperkasaan Sang Mertua

"A... Ayah Mertua, ja... jangan gini, ini... ini sangat memalukan." Ayah mertua menahanku di depan jendela besar, dia mengangkat salah satu kakiku dengan satu tangan, sementara tangan lainnya menekan dan meremas payudaraku dengan kuat. "Apa yang memalukan? Lihat orang-orang di bawah sana, betapa mengasyikkannya ini."
Cerita Pendek · Gairah
114.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
menjelang waktu maghrib

menjelang waktu maghrib

Devi rahayu
semua orang merasa panik dan bergegas pergi ke dalam rumahnya tat kala maghrib akan tiba."maghrib akan segera tiba cepat tutup pintu dan jendela kalau kalian ingin selamat".seruan terdengar begitu nyaring di toa surau desa., memang sudah tradisi di desa tanggulangin, desa yang cukup terpencil, bahkan listrik pun belum sepenuhnya masuk ke desa tersebut.
Horor
10682 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Kebahagiaan yang Pernah Kusimpan

Kebahagiaan yang Pernah Kusimpan

Gosip paling menghebohkan tahun ini di Universitas Jido adalah video malam pertama Arlena yang diunggah ke grup kampus. Video itu direkam di suite presiden sebuah hotel bintang lima. Arlena tampak tanpa sehelai benang pun, ditekan oleh seorang pria yang jauh lebih tinggi darinya di depan jendela besar... Suara desahan dan hentakan terus menggema tanpa henti...
Cerita Pendek · Romansa
27.6K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status