Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KACAMATA BERDARAH

KACAMATA BERDARAH

KACAMATA BERDARAH Written by David Khanz Part 1 ——————————————————— "Sial!" rutuk seorang lelaki di pinggiran jalan begitu turun dari tunggangan kuda besinya. Dia menatap geram pada ban kempis kendaraan tersebut dengan perasaan kesal. Dengkus pria bernama Rehan itu beberapa kali terdengar, lengkap bersama decak kerucut bibirnya yang hitam di dalam kegelapan.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai kamen rider one
Baca
+Pustaka
KAMAR KEDUA

KAMAR KEDUA

lalu ucapnya pelan. “Malam itu nggak cuma sekali,” koreksi Sheza. Kini Satria memandangnya lebih dalam. Kenangan malam percintaan pertama kali tengah memasuki benak mereka masing-masing. Dengan seorang bayi hasil percintaan hebat malam itu. Tak akan ia lupakan betapa ia dicumbu dalam kebingungan. Namun juga … kepuasan. Satria tertawa pelan. “Iya. Nggak sekali.” Ia kembali mengatupkan mulut. “Sejak malam itu kamu membawa benih seorang Rylee.”
10279.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.9K kali sebagai kamen rider one
Tampilkan Ulasan (124)
Baca
+Pustaka
Sir Archer Smith
Lihat novel ini di peringkat pilihan pembaca dan coba baca. Ternyata ceritanya bagus. Beda dari cerita2 yg lagi gencar dipromosikan. Penulis ngajak pembaca utk jadi lebih cerdas. Penulisnya detil utk setiap adegan termasuk adegan hot yg nggak murahan. Novel berkelas.
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Baca Semua Ulasan
Hasrat Terpendam Sang Kameramen

Hasrat Terpendam Sang Kameramen

“Ini tentang proyek baru kita. Tapi bukan proyek biasa.” Rendra mengeluarkan sebuah kamera kecil dari saku jaketnya. “Kalian harus membuat satu video spesial. Dengan latar tempat ruangan terbuka dan alami.” Beni masih berdiri terpaku di antara semak-semak tinggi, tak percaya dengan apa yang baru saja diucapkan Rendra. Angin pagi berhembus menerbangkan daun-daun kering, menambah suasana mencekam di lahan kosong itu.
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai kamen rider one
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status