Tawanan Tuan Kama
Hanya sorot mata Kama yang bisa terlihat dari kaca spion, karena laki - laki itu menggunakan helm yang menutupi sebagian wajahnya.
Kama tak menjawab. Apa alasanya untuk menjemput Kila?
“Jawab... “ Kila memekik kesal.
Tapi Kama tetap diam, yang terjadi malahan Kama mempercepat laju motornya dan membuat Kila refleks mencengkeram erat pinggang Kama, dan mencondongkan tubuhnya.
“Kama!” Kila berteriak kencang, ia sangat kesal dengan segala tindakan tak beralasan yang Kama lakukan padanya. Jujur saja, dendam, amarah, dan masih banyak lagi yang Kila pendam.
Hot Chapters