Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
The Playboy

The Playboy

Park Jun Hye
"Aku hamil.”kata Farah. “Kau hamil?.”Kata Micko dingin. Micko yang mendengarnya seakan sudah bosan apa yang baru saja ia dengar. Bahkan di benaknya ia ingin sekali mengugurkan anak yang ada didalam perut Farah. “Awas saja kalau kau tak mau bertanggung jawab!!.”teriak Farah yang semakin memanas. Di saat yang bersamaan, sesosok wanita cantik muncul di belakang Micko. Micko kaget waktu ia melihat Danita, “Hai, Micko.”kata Danita. Farah yang melihat hal tersebut merasa sangat tak berdaya, di dalam hatinya dasar laki-laki brengsek!!!!!! Ia pun menyiram MIcko dengan air es dingin ke muka Micko dan, “Siapa dia?!.”katanya. Micko tak bisa berkata apa-apa. Ia hanya bisa mendapatkan rasa malu dari ujung kepala hingga ke ujung kaki. Namun, ketika ia melihat bahwa Farah membuang minumannya ia tetap tak bergeming. Waduuhhh……Apa yang terjadi yaa?? Menurut kalian bisakah kehidupan lama menghancurkan hidup seseorang sehingga tak memiliki perasaan? Kalau kalian sependapat yuukk saksiin kisahnya Micko….
106.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai kata-kata permohonan maaf
Baca
+Pustaka
Membalas Suami Selingkuh

Membalas Suami Selingkuh

Dwi ratna sari
Hamil. Satu kata yang selalu diinginkan oleh setiap kaum hawa setelah menyandang status sebagai seorang istri. Memang hanya satu kata, namun bisa memporak-porandakan isi dalam rumah tangga jika itu tak jua dimiliki. Begitu pula dengan pernikahan Nana dan Lanang. Berharap kebahagiaan yang telah berhasil ia teguk bisa membuat pernikahannya semakin erat. Akan tetapi siapa sangka, ikatan pernikahan itu malah hancur lebur saat ia hamil pada usia satu bulan. Kala itu, dunianya hancur tak tersisa. Kedua matanya seolah buat ketika perselingkuhan itu terendus oleh indra penciumannya. Nana bersumpah, ia akan membalas sakit hatinya yang tak terkira dengan cara yang tak terkira jua.
4.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai kata-kata permohonan maaf
Baca
+Pustaka
Jodoh di Tangan Kakek

Jodoh di Tangan Kakek

Setelah tiba-tiba menghilang selama 10 tahun, Rafif kembali datang untuk meminang Alea. "Kita harus menikah, Alea. Ini wasiat dari Kakek," kata Rafif. "Hah? Kamu gila, Kak?" jawab Alea.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai kata-kata permohonan maaf
Baca
+Pustaka
I'm Alone

I'm Alone

Endah Hao
Aku takut keramaian. Satu kata yang membuatku nyaman adalah 'menyendiri'. Suatu keadaan telah memberi trauma mendalam kepada hati ini. Penyesalan tak kunjung usai terus mengusik pikiran hingga aku mengurung diri.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai kata-kata permohonan maaf
Baca
+Pustaka
Om Duda, Nikah Yuk!

Om Duda, Nikah Yuk!

"Om Duda, nikah yuk!" kata Amel dengan gaya tengilnya dan mengedipkan mata kepada Raffa. "Apa yang kamu katakan, Kaki Pendek!" hardik Raffa gemas, ia mendekat dan menoyor kening Amel.
1019.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 575 kali sebagai kata-kata permohonan maaf
Baca
+Pustaka
MENIKAHI DUKE TIRAN

MENIKAHI DUKE TIRAN

Loria adalah ketua organisasi pembunuh bayaran. suatu hari ia menemukan salah satu anggota kepercayaannya mengkhiatinya. "Boss ... kau akan berakhir disini bersamaku," ucapnya sambil tersenyum. "Kau?!!" BOOOM. Ledakan terjadi begitu cepat. Loria terlempar keras menghantam bangunan dan terhimpit reruntuhan. "Bajingan..." Setelah mengucapkan kata itu, pandangannya perlahan menjadi gelap. saat terbangun Loria menemukan dirinya duduk dilantai yang dingin. "Hei ... gadis bodoh! minta maaf kepada Arriene." Anak laki - laki itu mengangkat tangannya hendak memukulnya. Refleks, Loria hendak menahan pukulan itu. Namun gerakannya terhenti saat melihat tangan kecil dengan jari - jari mungil miliknya sendiri. Mata Loria membelalak. Apa ini? Ia perlahan mengangkat kepalanya dan melihat dua anak kecil didepannya. Tatapannya terhenti saat melihat seorang gadis kecil dengan rambut blonde dan mata biru cerah yang terlihat sangat cantik. Tunggu... Arriene? Nama itu terdengar familiar. Rambut blonde. Mata biru. bukankah itu adalah protagonis utama dari novel yang baru saja ia baca sebelum mati?!!
236 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5 kali sebagai kata-kata permohonan maaf
Baca
+Pustaka
KILL ME SLOWLY (INDONESIA)

KILL ME SLOWLY (INDONESIA)

Nhana
"Tidak semua orang memahami bahwa perasaan itu selalu butuh kata pasti. Ada diantara mereka yang memilih untuk menghindari karena tidak tahu diri. Sedang yang lainnya memilih untuk menghindari karena takut ditinggal pergi."
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai kata-kata permohonan maaf
Baca
+Pustaka
Menyelamatkan Suami Duke Tampan

Menyelamatkan Suami Duke Tampan

Veristasia
Beatrice, seorang wanita yang hanya ingin menyelematkan suami dan keluarga kecilnya dari akhir tragis yang menimpa mereka untuk kedua kalinya. Namun, takdir selalu saja tidak seindah ukiran kata dalam sebuah sajak fana.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai kata-kata permohonan maaf
Baca
+Pustaka
Skandal Suamiku

Skandal Suamiku

triyuliastuti97 DramaSelebritiPerceraian
Aretha harus bersabar melihat suaminya digosipkan dengan wanita lain. Setelah dia terbiasa dengan semua itu, suaminya justru mengucapkan kata cerai kepadanya. "Mari kita bercerai!" Apakah Aretha akan menerima ajakan bercerai dari suaminya?
5.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai kata-kata permohonan maaf
Baca
+Pustaka
Adikku Merebut Posisiku di Altar Pernikahan

Adikku Merebut Posisiku di Altar Pernikahan

Pada hari yang seharusnya menjadi hari pernikahanku, pengantinnya malah bukan aku. Upacara yang sudah kutunggu selama lima tahun berubah menjadi lelucon ketika Valentina, adik perempuanku, melangkah menyusuri lorong marmer dengan gaun pengantin putih. Lengannya melingkar di lengan Luca, pria yang seharusnya berdiri menungguku di altar. "Maafkan aku, Bianca," kata Valentina pelan. "Tapi hari ini kamu bukan lagi pengantinnya." Kemudian, dia menyentuh perutnya, matanya berkilat penuh kemenangan. "Aku hamil anak Luca." Kata-katanya meledak di dalam kepalaku dan seluruh duniaku seolah-olah mendadak sunyi. Seakan-akan takut aku tak akan memercayainya, dia mengangkat sesuatu yang mengilap ke arah cahaya. Gambar USG hitam putih. Tertulis jelas, usia kehamilan 12 minggu. Mataku terasa panas dan perih. Dengan mata berkaca-kaca, aku menoleh ke arah Luca, mati-matian mencari apa pun. Penyangkalan, penjelasan, ataupun penyesalan. Namun, dia hanya menghela napas, lelah dan pasrah. "Bianca, aku minta maaf," katanya tak berdaya. "Valentina nggak punya banyak waktu lagi. Pernikahan ini ... adalah permintaan terakhirnya." "Aku akan menebusnya," tambahnya. "Kita bisa mengadakan pernikahan lain nanti." Ayahku, Moretti, berdiri di belakangnya dengan ekspresi dingin yang sama seperti yang selalu dia tunjukkan sepanjang hidupku. Aku tak pernah melihatnya tersenyum kepadaku, bahkan sekali pun. "Bianca," katanya tajam. "Adikmu sekarat. Biarkan dia yang menikah hari ini." Kakak laki-lakiku mengangguk tanpa mengatakan sepatah kata pun, seolah-olah itu sudah cukup sebagai jawaban yang tegas. Sepanjang hidupku, mereka selalu memilih dia. Air matanya, keinginannya, kebutuhannya, semuanya lebih penting daripada aku. Hari ini pun tidak berbeda. Sesuatu di dalam diriku ada yang retak. Baiklah. Jika tak ada seorang pun di keluarga ini yang peduli padaku, aku akan pergi.
7.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai kata-kata permohonan maaf
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
1213141516
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status