Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Penyesalan yang Dimulai dari Pemakaman

Penyesalan yang Dimulai dari Pemakaman

Sepuluh hari setelah longsor salju, suamiku akhirnya teringat padaku. Cinta pertamanya menderita anemia aplastik dan sangat membutuhkan sumsum tulangku. Dia pulang dengan membawa formulir persetujuan donor supaya aku bisa menandatanganinya. Namun, dia malah mendapati rumah yang kosong. Kelly bersandar lemah padanya. "Apa Vanessa begitu membenciku, makanya dia sengaja kabur dari rumah karena nggak mau donorkan sumsum tulangnya? Sudahlah, aku masih bisa bertahan beberapa saat." Kelvin menghibur Kelly dengan lembut, "Aku nggak akan membiarkan apa pun terjadi padamu. Cuma minta dia donorkan sumsum tulang kok. Itu nggak akan membunuhnya." Kelvin mengeluarkan ponsel dan mengirimiku pesan. [ Nggak peduli di mana pun kamu berada, segera kembali untuk tandatangani formulir persetujuan donor. ] [ Kamu nggak boleh begitu egois! Penyakit Kelly sangat parah. Kalau nggak segera jalani transplantasi sumsum tulang, dia akan meninggal. Cuma mau kamu donorkan sumsum tulang kok, bukan mau ambil nyawamu! ] [ Kalau kamu nggak setuju, aku akan putuskan biaya pengobatan ibumu! ] 'Kelvin, aku meninggal setelah kamu bawa Kelly pergi dari resor ski. Aku dan anak dalam kandunganku sudah mati terkubur dalam longsor salju. Demi menolongku, ibuku diterkam serigala dan juga sudah meninggal. Kenapa kamu nggak tahu?'
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai kematian julius caesar
Baca
+Pustaka
Setelah Mati Pun Aku Masih Nomor Dua

Setelah Mati Pun Aku Masih Nomor Dua

Tahun ketiga setelah kematianku, suamiku akhirnya teringat denganku. Itu karena penyakit leukemia kekasih masa kecilnya kambuh, dia membutuhkan transplantasi sel hematopoietik lagi. Dia mencari ke tempat tinggalku untuk memintaku menandatangani perjanjian donor. Tetapi dia mendapati rumah itu sudah kosong. Dia bertanya kepada tetangga. Tetangga berkata, “Maksudmu gadis bernama Candy Wongso itu? Dia sudah lama meninggal! Kudengar dia dipaksa mendonorkan sumsum tulangnya saat sedang sakit, dia meninggal beberapa hari setelah kembali.” Dia menolak memercayainya, mengira tetangga itu telah bersekongkol denganku untuk membohonginya. Dia berkata kepada tetangga itu dengan tidak sabar, “Jika kamu bisa menemuinya, tolong beri tahu dia, jika dia tidak muncul dalam tiga hari, aku tidak akan membayar sepeser pun biaya pengobatan anak haramnya.” Melihatnya yang keras kepala dan tidak mau mendengarkan, tetangga itu menggelengkan kepala dan pergi, bergumam sendiri, "Kasihan anak itu, dia juga sudah lama mati kelaparan..."
16.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 419 kali sebagai kematian julius caesar
Baca
+Pustaka
Upacara Terakhir untuk Cinta yang Telah Pergi

Upacara Terakhir untuk Cinta yang Telah Pergi

Di hari ulang tahunku, aku dan adik angkatku mengalami kecelakaan mobil. Saat api mulai mengoyak tubuhku, tunanganku justru menunjuk ke kursi penumpang dan berseru, "Selamatkan Julia dulu, dia punya penyakit jantung!" Saat terbangun, wajahku hancur sepenuhnya, dan hidupku divonis tinggal satu bulan lagi. Demi kepentingan bisnis kedua keluarga, orang tuaku memutuskan agar adik angkatku menggantikanku untuk menikah. Tunanganku membelai perban di wajahku dengan penuh simpati, lalu berjanji, "Setelah kamu sembuh, posisi Nyonya Rivano tetap akan menjadi milikmu." Aku tersenyum dan menyetujuinya. Bahkan, aku memberikan semua saham, aset properti, hingga karya lukisanku yang belum dipublikasikan sebagai hadiah pernikahan untuk adikku. Bermodalkan lukisanku, dia menjadi seniman besar yang dipuja banyak orang. Saat diwawancarai wartawan, ibuku menangis haru. "Syukurlah dulu bukan dia yang celaka. Kalau nggak, keluarga kami pasti akan kehilangan sosok genius seperti dia!" Tunanganku pun mengumumkan dengan bangga bahwa adikku akan menjadi satu-satunya nyonya di Keluarga Rivano. Akan tetapi, mereka tidak tahu bahwa sang genius yang asli sedang memperhatikan mereka dengan dingin dari sudut ruangan. Dan segala hal yang kuberikan dengan tanganku sendiri itu .... Sejak awal hanyalah tumbal yang kusiapkan untuk membalas dendam.
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai kematian julius caesar
Baca
+Pustaka
Bunga itu Mekar Setelah Aku Tiada

Bunga itu Mekar Setelah Aku Tiada

Di hari aku mengalami serangan asma, Reza sedang mendampingi wanita yang dicintainya untuk pemeriksaan kehamilan. Dia masih membawa obat yang dapat menyelamatkanku. Setelah itu, aku melihat Reza mencariku ke mana-mana, bahkan setelah mengetahui aku hamil, dia tampak sangat panik. Sejak itu, ada seseorang yang menjaga makamku.
6.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai kematian julius caesar
Baca
+Pustaka
Melepaskanmu, Melepaskanku, Melepaskan Cinta Kita

Melepaskanmu, Melepaskanku, Melepaskan Cinta Kita

"Bu Noria, ini dari lembaga eutanasia di Swiss. Apakah benar Anda sendiri yang mengajukan eutanasia pada tanggal 25 Desember?" Bulu mata Noria bergetar ringan beberapa kali. Nadanya sangat tenang. "Ya." "Baik, pengajuan Anda sudah lolos verifikasi. Kami memberi waktu setengah bulan, silakan Anda mengatur urusan setelah kematian." Baru saja telepon ditutup, pintu kamar tidur langsung didorong terbuka. Aziel masuk membawa hawa dingin dari luar. Begitu melihat Noria, dia tersenyum sambil mengangkat kotak hadiah yang dibungkus dengan indah di tangannya. "Nori, selamat ulang tahun." Noria tersenyum tipis. "Ulang tahunku kemarin." Gerakan Aziel sedikit kaku, sekilas rasa panik dan canggung melintas di wajahnya. "Maaf, akhir-akhir ini aku terlalu sibuk kerja."
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai kematian julius caesar
Baca
+Pustaka
Kata Mereka, Aku Suka Cari Perhatian

Kata Mereka, Aku Suka Cari Perhatian

Aku meninggal di hari aku memenangkan Penghargaan Doktor Medis Global. Tiga jam setelah kematianku, orang tua, kakak laki-laki, dan tunanganku baru saja pulang dari pesta ulang tahun ke-16 adik perempuanku. Ketika adikku mengunggah foto keluarga kami saat merayakan ulang tahunnya di media sosial, aku sedang terbaring di ruang bawah tanah yang tertutup rapat dan berlumuran darah. Aku mencoba menggunakan lidahku untuk menggeser layar ponsel dan meminta bantuan. Di antara kontak darurat, hanya tunanganku yang menjawab panggilanku. Artinya orang tua dan kakakku telah memblokir nomorku. Begitu telepon diangkat, tunanganku hanya mengucapkan satu kalimat, “Karin, pesta ulang tahun Lina yang ke-16 itu sangat penting. Jangan pakai alasan nggak masuk akal untuk cari perhatian kami dan bersikap manja lagi!” Dia menutup telepon dan memutus harapan terakhirku untuk bertahan hidup. Jantungku berhenti berdetak karena nada sibuk telepon. Ini adalah ke-100 kalinya mereka memilih adikku, ke-100 kalinya mereka mengabaikanku, mengecewakanku, dan ini juga yang terakhir. Aku terbaring di dalam genangan darahku sendiri, merasakan napasku perlahan berhenti. Mereka mengira aku kabur dari rumah lagi sebagai alasan untuk melampiaskan ketidakpuasanku. Mereka pikir bahwa selama mereka memberiku pelajaran, aku akan kembali dengan patuh seperti 99 kali sebelumnya. Sayangnya, itu tidak akan terjadi kali ini. Karena aku tidak pernah meninggalkan rumah, aku terus terbaring di ruang bawah tanah rumahku.
15.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 582 kali sebagai kematian julius caesar
Baca
+Pustaka
Penolakan Ke-99 Kali yang Membekas

Penolakan Ke-99 Kali yang Membekas

Ketika suamiku, Rocco dari Keluarga Fauzian, menutup teleponku untuk ke-99 kalinya, aku menyeret tubuhku yang sudah berada di tahap akhir leukemia melangkah masuk ke kantor penasihat hukum keluarga. "Selamat siang, saya ingin mengajukan perceraian." Namun, sepuluh menit kemudian Rocco sudah menerima kabar itu dan menerobos masuk bersama keluargaku. Pemimpin keluarga itu baru masuk, lalu langsung menamparku. "Demi mengacaukan pesta kenaikan jabatan Sofia, kamu menyalahgunakan nomor komunikasi darurat? Otakmu taruh di mana?" Laporan diagnosis yang kugenggam, direbut paksa oleh ibuku. Dia melirikku lalu mencibir sambil tertawa sinis. "Pura-pura sakit untuk cari simpati, cuma supaya kami memperhatikanmu. Claire, dari kecil sampai besar, berapa banyak kebohongan yang sudah kamu buat?" Sofia menarik lengan Rocco sambil menahan tangis. "Maafkan aku, Kak Claire. Aku seharusnya nggak menerima kenaikan jabatan itu. Kumohon, jangan sakiti dirimu dan Rocco lagi!" Aku menyeka darah yang terus mengalir di sudut bibirku, lalu kembali menghadap pengacara. "Aku sudah nggak punya keluarga lagi. Demi tidak menunda proses kremasi jenazahku tiga hari lagi, tolong bantu selesaikan proses perceraian secepatnya."
8.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai kematian julius caesar
Baca
+Pustaka
Jadi Korban Kelalaian Orang Tuaku

Jadi Korban Kelalaian Orang Tuaku

Saat aku disiksa dan dibunuh dengan kejam oleh seorang penjahat, ayahku yang merupakan seorang kapten tim investigasi kriminal dan ibuku yang merupakan seorang ahli forensik, sedang menemani adikku yang berkompetisi dalam sebuah perlombaan. Penjahat yang pernah ditangkap oleh ayahku melakukan pembalasan dendam. Setelah memotong lidahku, dia menggunakan ponselku untuk menelepon Ayah. Namun, Ayah hanya mengucapkan satu kalimat sebelum menutup telepon, "Aku nggak peduli apa yang sedang kamu lakukan, pokoknya perlombaan adikmu paling penting hari ini!" Penjahat itu tertawa sinis. "Sepertinya aku salah orang. Kukira mereka lebih cinta sama putri kandungnya!" Saat Ayah dan Ibu tiba di TKP, mereka terkejut melihat kondisi mayat yang mengenaskan dan mengutuk kekejaman sang pelaku. Namun, mereka tidak menyadari bahwa korban yang begitu mengenaskan itu adalah putri kandung mereka sendiri.
9.1104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai kematian julius caesar
Baca
+Pustaka
Lepas dari Keluarga, Hilang di Laut

Lepas dari Keluarga, Hilang di Laut

Untuk ke-99 kalinya tunanganku, Javier, menutup teleponku. Aku menyeret diriku menuju gereja keluarga sambil menggenggam erat hasil diagnosis gagal ginjal stadium akhir di tanganku. "Pastor, aku ingin melepaskan diri dari Keluarga Pramudya dan membatalkan pertunanganku dengan Javier Laksmana." Belum sempat kata-kata itu benar-benar meninggalkan bibirku, orang tuaku tiba-tiba menerobos masuk bersama adik angkatku, Tasya. Ayahku, seorang penasihat mafia, tidak ragu sedikit pun. Dia menamparku keras, tepat di depan pastor. "Tunanganmu adalah seorang pewaris Mafia yang dihormati di dunia kita, dan kamu memilih untuk menghina dia!" "Kamu mencoreng nama keluarga kita di depan seluruh organisasi!" Ibuku merebut hasil diagnosis dari tanganku, lalu mencibir setelah sekilas melihatnya. "Berpura-pura sakit demi menarik perhatian lagi, ya? Apa yang kamu inginkan kali ini?" Adik angkatku, Tasya, berpegangan pada lengan kedua orang tua kami. Suaranya tersendat oleh tangis. "Aku minta maaf, Kak… Kakak boleh mengambil tempatku di gala. Tolong… jangan buat Ibu dan Ayah susah lagi!" Aku mengusap darah yang menetes dari hidungku, lalu dengan tenang mengulangi perkataanku kepada pastor, "Aku bukan lagi putri Keluarga Pramudya. Aku tidak layak menjalin pertunangan dengan Keluarga Laksmana." "Aku akan mati dalam tiga hari. Aku ingin pertunangan ini dibatalkan sebelum itu."
9.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai kematian julius caesar
Baca
+Pustaka
Aku Tak Punya Siapapun Lagi

Aku Tak Punya Siapapun Lagi

Dokter berkata, aku hanya sisa tiga hari. Gagal hati akut. Satu-satunya harapan adalah uji klinis yang sangat berisiko, peluang terakhir dan paling tipis bagiku untuk bertahan hidup. Namun, suamiku, David, malah memberikan kuota yang tersisa kepada adik perempuan angkatku, Emma, yang juga merupakan ibu baptis putriku. Kondisi penyakitnya masih dalam tahap awal. Dia bilang itu adalah “pilihan yang tepat” karena dia “lebih pantas untuk hidup.” Aku pun menandatangani dokumen untuk menghentikan pengobatan dan meminum obat pereda nyeri berdosis tinggi yang diresepkan oleh dokter. Ganjarannya adalah organ dalamku akan gagal berfungsi dan aku akan kehilangan nyawa. Ketika aku menyerahkan perusahaan perhiasan dan rancangan desain yang telah aku kerjakan dengan susah payah kepada Emma, ayah dan ibu memujiku karena menjadi “kakak perempuan yang baik”. Ketika aku setuju untuk bercerai dan membiarkan David menikahi Emma, David mengatakan “akhirnya aku bersikap perhatian”. Ketika aku membiarkan anakku untuk memanggil Emma dengan sebutan ibu, anakku bertepuk tangan dengan gembira dan berkata, “Emma adalah ibu yang lembut dan baik.” Ketika aku memberikan semua hartaku kepada Emma, seluruh keluargaku menganggapnya wajar dan tidak melihat sesuatu yang aneh pada diriku. Aku sangat penasaran, apakah mereka masih bisa tertawa setelah mendengar berita kematianku?
11.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 444 kali sebagai kematian julius caesar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
1213141516
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status