Terjebak Dendam dan Gairah
“Kamu sendiri?”
“Bulan madu,” jawab Kana ringan, menoleh ke Riri. “Sayang, masih ingat kan Damian yang aku kenalkan waktu pesta milik Pak Bram?”
Riri mendongak, lalu mengangguk pelan. Jantungnya hampir berhenti. Damian berdiri hanya dua meter darinya, dengan kemeja linen putih dan jam tangan yang ia kenal betul. Aroma tubuhnya memukul memori Riri, menghidupkan ulang sentuhan, kehangatan, dan cumbuan Damian kemarin.
Hot Chapters