Luka Seorang Istri
Cih, ingin sekali aku meludahi wajahnya.
“Pergi saja Mas, jangan bikin tambah kacau, sorry ya,” ucap Saga, dia baru sampai ke ruang tamu, lantas Hiro langsung pergi tanpa berkata apa pun lagi, lalu dengan cepat pula Saga menyusul ke luar.
Aku menatap tajam ke arah Dilra yang terduduk di lantai, masih di tempat yang sama saat dia membiarkan laki-laki lain menjamah tubuhnya.