Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Nayla

Nayla

Reno menunjuk wanita bertubuh agak gemuk sebelah kiri. "Nama aku Fera," ucap Fera, walaupun agak sedikit gemuk Fera kelihatan lincah. "Yakin mau masuk ekskul ini?" tanya Reno. Fera mengangguk pasti. "Kasih alasan." "Aku mencintai keindahan Mahameru, Ka." Reno bertepuk tangan ringan. "Ok, silakan duduk. Lanjut sebelahnya."
9.420.3K viewsCompletedAdded to Library 507 Times as leana
Read
+Library
Criana

Criana

jawabku sambil menyeka air mata. “Oia, aku Faisal Pranata. Panggil saja aku Fai. Nama kamu siapa?” “Namaku Criana,” jawabku. “Nama yang unique,” puji lelaki yang ternyata bernama Faisal itu. Aku tersenyum simpul mendengar pujiannya. Sekilas, aku perhatikan wajahnya. Dia sepertinya sangat cocok menjadi seorang Model atau bahkan seorang aktor. Tubuhnya tinggi tegap, kulitnya putih bersih. Hidung mancungnya berpadu serasi dengan bibirnya yang merah.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as leana
Read
+Library
Kelana

Kelana

Gayanya yang flamboyan sekaligus misterius, pembawaan dan cara bicaranya yang matang, sorot matanya yang tajam, sense of humornya yang cerdas, pengetahuannya yang luas di bidang sastra dan seni, juga aroma aquatic itu. Lana berkali-kali mengetik dan menghapus jawabannya. Ia sebenarnya tertarik untuk mengenal lebih jauh sosok Rei, calon rekan kerjanya itu. Tapi Lana tak ingin hal itu terlalu terlihat oleh Rei. Otaknya berpikir keras, antara ingin menolak atau mengiyakan. Lagipula sebenarnya ia sangat ingin tidur saat ini. Akhirnya Lana menemukan jawaban yang tepat dan mengirimkan pesannya.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as leana
Read
+Library
ELLIA

ELLIA

Anonim.inaalaiaeljelmaan
Vaeolin. “Kami memang berasal dari Westinhorn. Pemerintah Kota Herbone telah mengadakan pembicaraan dengan Pemerintah Kota Westinhorn. Mereka membahas mengenai armada pengangkut sampah. Seperti diketahui hanya Kota Westinhorn yang sudah menggunakan truk sampah dengan tenaga baterai Lithium. Kapasitasnya juga tak main-main 50,5 kwh. Karena itu kami....” “Ah sudah sudah sudah. Jangan kau pikir aku bodoh. Aku mengerti. Jadi singkatnya mobil ini adalah pinjaman dari Westinhorn, begitu kan? Apa mereka juga meminjamkan tenaga pengangkut sampah?”
4.1K viewsOngoingAdded to Library 119 Times as leana
Read
+Library
NAIRA

NAIRA

seru Ara Aza memutar mata nya malas. "Lu nya aja ra yg gedean badan! Makanya sering sering olahraga jan makan doang yg lu gedein!" Sebenarnya Ara tidak gendut hanya saja badan nya sedikit berisi dari Naira dan juga Aza. Aira berdecak. "Halah lo berdua kan sama aja, udah diem gua mau ketok ni pintu" Tok tok tok
105.8K viewsOngoingAdded to Library 167 Times as leana
Read
+Library
Anara

Anara

Dan menjadi neraka yang panas membakar disaat siang. Nama gadis itu Anara, Anara Carwen Sarendra. Putri tunggal Brama Sarendra, salah satu dari sepuluh orang paling berpengaruh di dunia. Kekayaannya tak dapat di hitung, belum lagi aset dan yayasan-yayasan yang di kelolanya. Membuat seorang Brama dan keluarganya, menjadi incaran para pencari berita.
9.92.9K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as leana
Read
+Library
DIA

DIA

Otomatis Davka tidak bisa mengusir Lydia begitu saja. Lydia tersenyum tipis, ia tahu sekali Davka tidak mungkin akan mengusirnya saat ini. Sekali-sekali bolehlah berbuat licik, Lydia mengulurkan salah satu gelas kepada Davka. Davka dengan terpaksa mererimanya karena saat ini ia juga tidak membawa minuman apapun.
109.3K viewsCompletedAdded to Library 317 Times as leana
Read
+Library
RIAN RAINA

RIAN RAINA

Alea tersenyum lebar saat mengambil sebuah boneka teddy bear berukuran sedang yang ada di dalam kotak tersebut. "Eh, udah datang kamu, Yan?" ucap tante Rian yang bernama Dina. "Iya Tan. Kak Alina di mana?" "Lagi di toilet. Ini siapa?" Dina melirik Raina yang sedari tadi hanya diam. "Kenalin ini Raina, Tan. Pacar aku." "Halo Tante, saya Raina." Dina tersenyum lalu menjabat tangan Raina. "Saya Dina, tantenya Rian."
9.352.4K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as leana
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

Xaviera tidak memiliki teman sama sekali. Dia mendorong trolinya menuju rak bagian daging. Xaviera menunduk untuk mengambil beberapa bungkus daging sapi favorit Speranza. Dia tersenyum dan menaruh setidaknya 12 bungkus. Speranza sangat menyukai daging tanpa banyak lemak itulah mengapa dia membeli daging di supermarket daripada di pasar.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as leana
Read
+Library
SHANIA

SHANIA

tanya Shania seolah tak puas. "Apa lagi?" sanggah ibunya. "Bukankah tidak ada hal lain yang bisa kita lakukan?" Alis Bu Lina terangkat sebelah, seiring dengan pertanyaan retorik yang keluar dari mulutnya. Shania hanya menganggukkan-anggukkan kepalanya tanpa berucap. Ia terus terdiam hingga beberapa menit berselang, sementara Bu Lina masih terus menambahkan kalimat-kalimat bijaknya yang semuanya masih bermakna sama dengan apa yang sudah lebih dulu ia sampaikan.
108.8K viewsCompletedAdded to Library 300 Times as leana
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status