Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Safe Haven

Safe Haven

is this a diamond? "Mas... ini terlalu mahal nggak sih." Valen menjauh sedikit dan agak kaget dengan hadiah yang diberikan Teddy. "Aku ga expect kamu kasih beginian," Teddy memandangi Valen dengan heran, "Nggak ada yang terlalu mahal buat kamu, sini tangannya." pinta Teddy, Valen agak enggan tapi Teddy mendekat ke arahnya dan mengambil tangan Valen. "Aku inget, kamu suka banget sama hujan. Waktu kita pertama kali pacaran juga waktu hujan-hujanan, jadi aku ngerasa hujan itu jadi salah satu hal spesial di hidup kita. Jadi.. bangle nya aku custom biar menyerupai air hujan."
1.1K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as spare
Read
+Library
Sosok yang Spesial

Sosok yang Spesial

Saat menandatangani kontrak elektronik, aku melihat nama Kevin. Aku tak bertanya lebih lanjut. Setelah menandatangani, aku hanya menunggu uangnya masuk. Hari-hariku berlalu dengan biasa saja. Walaupun sederhana, namun sangat bahagia. Satu bulan kemudian, aku menerima telepon dari kolega di luar negeri yang memberi tahu bahwa rumah lamaku telah dibakar. Aku terkejut mendengarnya.
27.0K viewsCompletedAdded to Library 918 Times as spare
Read
+Library
Exit

Exit

jawab salah satu dari mereka, membalas candaan April. April tertawa kecil, berjalan menuju bangku. Aku juga mengikuti gerak April, menanggapi dengan tawa, dari pada suasana canggung. “Kalau biji wijennya genap. Itu biasanya pertanda kalau keuangan negara sedang kritis. Jadi, kalian harus membayar sendiri jika ada acara makan-makan dengan papahku lain kali.” April mendekati bangku empat anak itu setelah meraih tas ranselnya, sok memasang wajah serius dan misterius.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as spare
Read
+Library
Housemate

Housemate

Flashback Tidak pernah Nasha merasa semerdeka ini. Satria malam ini tidak menginap di bakery yang artinya dia bisa pergi clubbing dengan Bian. Bukannya tidak suka kalau Satria terus menginap di bakery. Hanya pada beberapa kesempatan Nasha berharap Satria berada di tempat yang berbeda dengannya. Dengan begitu Nasha bisa bebas melakukan apapun yang dia mau.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as spare
Read
+Library
Fake

Fake

tambah Kevin heboh, salah satu tukang kompor di geng mereka. “Mau taruhan? Kalau dia main sama gue malam ini, kalian bayar satu juta perorang. Kalau gue kalah, malam ini gue yang traktir gimana?” usul Ali tiba-tiba, mereka tampak antusias setuju dengan gagasan itu. Tidak akan rugi mengeluarkan uang jika mereka mendapatkan sebuah hiburan, Dido dan Adit merasa gelisah feeling mereka sudah tidak enak dan Shena belum kembali ke meja mereka, satu-satunya orang yang berani memberhentikan permainan gila ini ya cuma seorang Raden Akashena Kavi.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as spare
Read
+Library
Sidekick

Sidekick

Enak tuh kalau rebahan tapi duit ngalir terus. Inara: Ada kok. Rebahan duit ngalir. Mau? Rindu: Nggak ada, bego. Inara: Adaaaa…. Gue: Nggak usah kebanyakan ngayal deh lo. Udah kelarin tuh nganalis agunan kredit, daripada ngayal molo. Rindu: Tauk nih… Inara: Ada kok, itu loh open BO… Hafis: Apa? Siapa open BO? Elo, Nar?
105.7K viewsOngoingAdded to Library 175 Times as spare
Read
+Library
Choice

Choice

“Itu yang murah, Bu.” “Dasar nggak modal.” Maya menyerahkan paper bag putih. “Untuk kamu. Yang ini untuk kamu, Rei.” Reihan menerima paper bag biru. “Terima kasih, Maya.” “Aku pamit, ya. Jaga diri kalian baik-baik. Jaga kesehatan. Jaga Ardi.” Reihan memberikan paper bag untuk Maya. “Dari Intan untuk kamu. Syal. Dia sebenarnya pengin rajut sendiri tapi nggak bisa. Semoga kamu suka.”
102.1K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as spare
Read
+Library
STAKEOUTS

STAKEOUTS

Pun tidak pernah ada topik pembicaraan yang spesial, selain tentang pekerjaan. “Siapa?” sapa Aster ketus, setelah menekan pelan badan earphonenya. Hei, apa kau sudah gila? Tidak bisakah kau membiarkanku tidur pulas di hari spesial ini? Aster terkekeh pelan mendengar gerutuan kesal rekannya. “Kau sudah membuang waktu spesialmu dengan tidur sejak siang tadi, Ziggy. Sekarang, sudah saatnya kau bekerja.”
103.1K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as spare
Read
+Library
RESTU

RESTU

echan :> 2^In @ca_cangtip :> di 2^In itu sakit @go_dzilla :> HALLO CURUT CURUT UBAB NYA ZILLA @Al_oemah :> mw crht @go_dzilla :> jangan singkat singkat ih gue gak paham @ca_cangtip :> di 2in @Al_oemah :> gw mw crht klw td rmah gw d trr g tw sm spa udh gt aj @go_dzilla :> martin mana martin sini ambil nih human buat darah tinggi aja kerjaan nya kan udah di bilang jangan singkat typing
2.7K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as spare
Read
+Library
Liara

Liara

Ia masih sayang nyawa. Hagan punya satu teman tidur tetap. Namanya Jesi. Sudah setahun Hagan hanya memakai jasa Jesi dan begitu pun sebaliknya. Kemarin malam, Jesi sedang tidak ada. Entah ke mana perempuan itu pergi, Hagan tidak peduli. Kebutuhan biologisnya menuntut harus segera dipenuhi, Hagan melihat Liara. Malam itu adalah hari pertama Liara bekerja sebagai pelayan di Paradise Club.
9.535.0K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as spare
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status