Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sweet Revenge

Sweet Revenge

Saat kakinya menjejak tanah, matanya seketika tertegun melihat rumah yang ada di hadapannya. Sebuah rumah berwarna putih bergaya kastil kuno yang baru selesai direnovasi membuatnya tertegun bingung. "Aku pernah melihat rumah ini," gumam Misha pada dirinya sendiri. "Ini akan lama, renovasinya masih dilakukan di bagian belakang." Ujar Lizzie yang membuat Misha tersentak kaget. "Ya, begitukah? Tadi kau bilang siapa pemiliknya?" tanya Misha dengan ekspresi termenung.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as clean slate
Read
+Library
Safe Haven

Safe Haven

Setelah pelayan tersebut memberikan es batu kepada Teddy, ia lalu mengambil sapu tangan dari kantong kemeja nya dan menaruh es batu ke sapu tangan itu. Teddy memperhatikan wajah Valen yang seperti tidak mau menerima es batu terbungkus sapu tangan itu, "Ini bersih, belum dibuat apa-apa." sahut Teddy sambil menghela nafas lelah, sepertinya ia lumayan capek menerima penolakan dari Valen.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as clean slate
Read
+Library
Sasakala

Sasakala

Dicarinya tisu untuk membersihkan wajah. “ Hasta ” Arka memecahkan suaranya yang serak “ Apa Nyimas masih menulis dongeng ? ” tanya Arka yang berusaha mencairkan suasana. ##
9.82.9K viewsCompletedAdded to Library 75 Times as clean slate
Read
+Library
REVEAL

REVEAL

jawab Rasen. Dua bulan yang lalu, sepulang Rasen dirawat dari rumah sakit, ia dibuat sadar oleh papanya. Sosok yang menempel pada Rasen dibantu untuk pergi. Tasha dan Varsha, Tasha dengan lapang dada menerima kematiannya dan merasa tenang karena sudah bisa bertemu dengan Rasen. Sedangkan Varsha tidak pernah merasa ikhlas dan selalu dendam atas kematiannya membuat ia menjadi sesosok hantu yang nakal.
106.5K viewsCompletedAdded to Library 187 Times as clean slate
Read
+Library
System Reset

System Reset

SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYST
2.1K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as clean slate
Read
+Library
Klandestin

Klandestin

"Aku selalu mandi, selalu cuci kaki sama tangan, aku juga gosok gigi. Aku bersih dan wangi, jadi kamu gak usah takut. Aku gak bawa kuman. Oke?" Bestari masih diam, mencerna maksud kalimat Batara, memang ia ada menyinggung soal kebersihan ya. Ia kan cuma melarang cowok itu memegangnya. "Tuhkan. Suka banget sih ngelamun. Hello." Batara menjentikkan jarinya di depan wajah Bestari, mengembalikan fokus gadis itu. "Dengar ya Batara, kita belum seakrab itu, dan aku gak pernah bilang kamu bawa kuman. Paham?"
3.0K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as clean slate
Read
+Library
ESCAPE

ESCAPE

Namun semua itu hanyalah cerita dimasa lalu dan Pak Akbar tidak ingin mengingatnya lagi. Setelah dilihatnya Ranti yang telah usai membersihkan dirinya, kini Kevin bergantian untuk membersihkan diri. Pak Akbar menyadari jika Ranti mungkin saja sedang tidak sehat karena wajah gadis itu terlihat pucat, bahkan sesekali Ranti masih terlihat menggigil kedinginan. Dengan baik hatinya, Pak Akbar membuatkan Ranti air rebusan jahe untuk menghangatkan dirinya.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as clean slate
Read
+Library
RETAK

RETAK

"Astagfirullah, Vi. Kamu basah kuyup gini." Suara lembut sang ibu menggema di ruang tamu. Diana dan Santia segera datang menghampiri Vitaloka. Diana mengambil alih plastik hitam yang berisi label yang dibeli. Lalu Santia memberikan handuk kering kepada Vitaloka. Kemudian, menuntun perempuan itu masuk lebih dalam lagi. "Mandi dulu, gih. Biar enggak demam," kata Santia dengan lembut.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 114 Times as clean slate
Read
+Library
SUPERCUT

SUPERCUT

Sebelum ponsel Neil berbunyi, menampilkan satu notifikasi dari kontak bernama Her Majesty Lehnserr. Dengusan geli menyeruak sebelum isi pesan tersebut dibaca dengan tak sengaja, ekspresi Mave kembali serius. Ada konflik yang terjadi dalam kepala serta hati saat sebuah buku bersampul kulit tampak sudah terbuka di dekat ponsel si sekretaris. Hanya saja, halamannya menunjukan angka 145. Mendengar keributan semakin berisik, Maverick buru-buru menyusul Neil menuju ruang para karyawan, Fr: Her Majesty Lehnserr
3.8K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as clean slate
Read
+Library
Revansha

Revansha

Namun, kesempatan tidak akan datang dua kali. Eca menghela napasnya berat. "Eca mandi dulu ya, tunggu di dalam aja." Evan mengangguk, seulas senyum tipis tercetak di wajah mulusnya. Meski tidak pernah perawatan di salon, wajah Evan memang mulus tanpa jerawat. Ini mungkin efek dari hidupnya yang terbilang sehat. Cowok itu mengangguk.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as clean slate
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status