Hati yang Kau Sakiti
"Aku tidak bisa membiarkan istriku pergi tanpa membawa bunga dari suaminya. Lagi pula, aku ingin melihat wajah ceria kalian semua."
"Ya ampun, so sweet banget." Intan menggoda lagi, kali ini dengan tawa kecil yang diikuti oleh Desi.
Kiran mengambil buket mawar dari tangan Arka. "Terima kasih, Sayang," katanya lembut, menatap dalam ke mata suaminya.
Arka mengangkat bahu. "Sama-sama, Sayang. Aku cuma ingin memastikan kamu tahu betapa spesialnya kamu buat aku."