Istri yang Tak Diinginkan dan Kembaran Rahasianya
Bayangan tubuh bergerak di sudut-sudut ruangan, cahaya biru tua membuat segalanya terasa sedikit tidak nyata.
"Selamat datang di surga," bisik Starla sambil menggenggam tanganku. Dia tampak sangat percaya diri saat melangkah melewati pembatas beludru dalam balutan gaun ketatnya. Banyak kepala menoleh ketika kami lewat. Seorang penari dengan kilau emas di tubuhnya melintas, gerakannya mengikuti irama lampu yang berpendar.
"Ya ampun," gumamku pelan, tiba-tiba menyadari betapa terlindunginya hidupku selama ini.