Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
THE CURSED MIKO (INDONESIA)

THE CURSED MIKO (INDONESIA)

Psychopath Tender
Tersegel selama kurang lebih 500 tahun di dalam sebuah kerangkeng suci adalah mimpi buruk paling menyebalkan bagi Kyeo, iblis kelelawar yang mulai merasakan kegilaan karena benci dengan keadaan yang sedang menimpanya. Salah satu sayap iblisnya telah lenyap akibat pertarungannya dengan seorang gadis miko, sang penjaga kuil yang bertentangan dengan dunianya. Iblis itu sudah lama menunggu kebebasannya, hingga kemudian semua penantiannya terbayar saat Rin, gadis penjaga kuil yang menyimpan amarah terhadap keluarga yang telah menjadikannya tumbal kutukan, membebaskan sang iblis kelelawar dari penjara yang mengurungnya. Kebebasan Kyeo itu tentu saja tidak gratis, ada harga mahal untuk menebusnya yaitu dengan cara melakukan perjanjian darah. Kyeo pun setuju dan menandatangani kontrak dengan sang anak manusia. Tanpa tahu, jika kelak keputusan mereka itu akan membuat jalinan takdir yang luar biasa kuatnya. Kyeo pun jatuh cinta dengan gadis manusia yang mampu membuatnya berubah menjadi tak terkendali, hingga mengakibatkan sang iblis berani melanggar perjanjian dengan penguasanya. Cinta telah membutakan mata sang iblis kelelawar, hingga jalan sulit pun akan ia lakukan demi kebahagiaan sang gadis. Kisah Rin dan Kyeo yang pelik ini pun, dimulai.
Fantasi
1019.7K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Un Beso Apasionado

Un Beso Apasionado

Mi nombre es Addison Calder. Durante mi primer celo como mujer lobo adulta, Morgan Flint, de la nada, me dijo que quería terminar. No pude dejar de llorar; y no fue por tener el corazón roto, sino porque el tormento de mi ciclo de apareamiento me estaba consumiendo. Me aferré a su manga y me acerqué a él, intentando calmar la tensión con un beso. Impaciente, Morgan me empujó hacia su hermano mayor, Tucker Flint. —A Addie se le pasaron las copas y está fuera de sí. ¿Me ayudas a calmarla? Mientras Tucker se acercaba, Morgan se inclinó y le dijo en voz baja: —Cuídamela bien. No dejes que se le acerque nadie. Solo voy a terminar con ella por un rato. En cuanto me aburra de divertirme por ahí, regreso con ella. Tucker asintió y me subió con cuidado al auto. —¿Te duele? Abrumada por el dolor, me aferré a su corbata mientras las lágrimas me corrían por la cara. —Por favor… ayúdame. Las pupilas de Tucker se contrajeron y su voz sonó profunda. —¿Y exactamente cómo quieres que te ayude? En un instante, me incliné y pegué mis labios a los suyos. —Bésame… o deja que te bese. Nuestro beso apasionado disipó gran parte de la tensión que me carcomía. Al ver que las orejas de Tucker estaban rojas, volví a tomarlo de la corbata. —¿Me llevas a casa?
Baca
Tambahkan
Cinta untuk Tabitha

Cinta untuk Tabitha

AYA RAYA
Tabitha tersenyum sinis ke arah Rino. “Kenapa? Lo kaget lihat gue, Rin? Nggak menyangka ya kalo ternyata gue ada di sini juga? Dan gue sudah dengar semuanya! Semua obrolan kalian berdua! Gue baru tahu kalau ternyata ada ya cowok yang sejahat lo, Rin! Jadi begitu rupanya? Lo anggap gue itu cuma sebatas cewek taruhan buat lo? Nggak ada artinya lagi kah gue selain itu, Rin? Menurut lo ... gue cewek kampungan? Culun? Kutu buku? Nggak cukup menarik ya buat lo? Nggak bisa bikin lo ‘naik’? Sorry ya, Rin! Sebelum lo menganggap diri lo itu cowok paling hebat yang bisa menaklukkan hati semua cewek, asal lo tahu aja ... lo nggak sehebat itu! Andai lo itu barang, dikasih gratis aja gue nggak mau terima, apalagi disuruh bayar! Karena buat gue, lo itu cuma cowok brengsek, jahat, nggak punya otak, yang pantasnya dibawa ke tukang loak terus ditukar sama piring! Tahu lo? Piring aja lebih berharga dan lebih berguna buat gue, daripada cowok kayak lo! Gue menyesaal ... banget pernah dekat sama lo, Rin! Cowok brengsek! Cowok nggak punya otak! Otak lo yang lo pikir cerdas bisa ngebodohin gue itu ternyata nggak lebih besar dari biji kwaci tahu nggak!” maki Tabitha, sebelum melangkah keluar dari warung kopi dan berlari menjauh. Rino melongo. Pemilik warung kopi bengong. Pemuda yang duduk di sebelah Rino bangkit berdiri sambil menahan tawa. “Kasihan lo, Rin! Udah otak lo cuma segede kwaci, lo mau dibawa ke tukang loak lagi! Ditukar sama piring!” Pemuda itu tertawa tergelak. "Diam lo!" bentak Rino. Malu. Pemuda itu semakin tertawa tergelak.
Romansa
103.6K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
The Devil's Gift

The Devil's Gift

Shafazana
[KONTEN DEWASA 21+] “Saya ingin mengajukan permintaan kepada Anda. ” Raveena berlutut di atas permukaan lantai yang dingin. Kedua tangannya bertumpu pada lantai, sedangkan kepalanya di angkat tinggi sehingga kedua matanya mampu memandang iblis di hadapannya dengan jelas. Iblis itu lantas tertawa, “Permintaan seperti apa yang kau inginkan?” “Selamatkan saya dari neraka ini dan lenyapkanlah tempat ini hingga tak bersisa.” “Aku tidak melakukannya dengan gratis,” Iblis itu berkata, “Hadiah apa yang akan kau berikan kepadaku?” “Segalanya.” “Segalanya?” “Ya, jiwa dan raga saya akan seutuhnya menjadi milik Anda.” Iblis itu lantas melangkahkan kakinya mendekati Raveena, dia mengangkat dagu wanita itu begitu tinggi sampai mata mereka bertemu. “Maka selamanya kau akan menjadi milikku, Raveena Hesper.” • • • • • Cerano Acheron merupakan seorang Underboss dari organisasi mafia Acheron Familia yang berbasis di Italia dan menyebar hingga ke seluruh wilayah Eropa. Dia dikenal sebagai seseorang yang bertangan dingin, tidak mengenal ampun terhadap musuh yang berani mengusik organisasinya. Suatu ketika, Cerano terlibat pertikaian dengan seorang ketua Kartel Meksiko yang telah mengusik bawahannya. Dia sampai harus pergi ke Philadelphia untuk menuntaskan masalahnya. Tak disangka, kepergiannya ke Philadelphia menghantarkan Cerano kepada Raveena Hesper yang menganggapnya sebagai seorang iblis dan meminta bantuan Cerano untuk membebaskannya dari kekangan rumah bordil yang selama bertahun – tahun menahannya. Di mata Cerano, Raveena merupakan seorang wanita yang tak mengenal takut. Ia bahkan tak pernah menurunkan pandangannya meski Cerano telah menatapnya dengan tajam. Raveena bahkan tak gentar walau tahu Cerano memiliki ribuan anak buah yang selalu diselimuti oleh aroma darah. Cerano selalu membawa kematian, tetapi Raveena tidak takut akan kematian. Takdir macam apa yang akan mengikat mereka nantinya?
Romansa
105.5K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
A Filha Que Eles Gostariam Que Nunca Tivesse Nascido

A Filha Que Eles Gostariam Que Nunca Tivesse Nascido

Antes de completar dezoito anos, eu era a adorada princesa da família Moretti. Tudo mudou no meu décimo oitavo aniversário, quando meu pai trouxe para casa uma garota órfã chamada Carina. — Ela precisa de um lar. — Disse meu pai. — Você cuidará dela, como uma irmã. A partir daquele momento, nada foi igual. Meu irmão, que antes me adorava, tornou-se frio e distante. E meu noivo... o amor dele por mim parecia se reduzir pela metade da noite para o dia. A família elogiava Carina por ser dócil e obediente, chamando-a de uma filha muito melhor do que eu, sua própria carne e sangue. Depois de muito ser deixada de lado por Carina, finalmente desabei e segurei a manga do meu pai. — O sangue não significa nada? — Perguntei. A fúria do meu pai se acendeu. Ele abrigou Carina em lágrimas atrás dele, e diante de toda a família, deu-me um tapa no rosto. — Seu desperdício egoísta. Eu devia nunca ter tido você. — Você traz vergonha a esta família. — A voz do meu irmão Marco soou fria como uma lâmina. — Saia. E meu noivo, Vincent, olhou para mim com desapontamento: — Se ao menos eu estivesse noivo da Carina desde o início. Eles achavam que eu me curvaria aos pés deles, como sempre fizera. Mas não disse uma palavra; apenas fui até o cofre da família, retirei os documentos oficiais e risquei meu nome com um único traço. Tirei o anel de noivado do dedo e o coloquei sobre a mesa. Dei a Carina tudo aquilo que eles achavam que eu não merecia. Afinal, eu tinha apenas mais vinte e quatro horas de vida. Mas eles não faziam ideia, naquele momento, de que — em meio às ruínas da família Moretti — um dia se ajoelhariam na chuva implorando pelo meu retorno.
Cerita Pendek · Máfia
3.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Três Súplicas ao Pai Bilionário

Três Súplicas ao Pai Bilionário

Eu fui forçada a trocar meu coração com o primeiro amor do meu marido. Depois disso, morri no corredor do hospital particular que ele mesmo criou. Antes de eu morrer, meu filho de seis anos, Otávio Júnior, chorou e implorou a pai dele três vezes. Na primeira vez, Otávio segurou a mão daquele homem e disse que eu estava vomitando sangue. Ele riu com desprezo: — Dessa vez ela finalmente aprendeu algo, até ensinou você a mentir. Em seguida, ele mandou os seguranças expulsarem Otávio do quarto. Na segunda vez, Otávio agarrou a manga de sua camisa e disse que eu estava delirando de dor. Ele franziu a testa: — É só uma troca de coração. Os médicos já disseram que ela não vai morrer. Mais uma vez, os seguranças puxaram Otávio para fora. Na terceira vez, Otávio se jogou no chão, segurou firme a barra da calça dele e chorou dizendo que eu já estava inconsciente. Dessa vez, ele perdeu a paciência. Ele agarrou Otávio pelo pescoço e o jogou para fora do quarto: — Eu já disse que Heloísa Dias não vai morrer. Se você vier aqui incomodar o descanso da Bianca Nunes de novo, eu juro que vou expulsar vocês dois deste hospital. Desesperado para me salvar, Otávio penhorou seu escapulário, algo que ele considerava um tesouro, para uma enfermeira: — Tia, eu não quero viver cem anos. Só quero que minha mamãe continue viva. A enfermeira aceitou o escapulário e se preparou para me transferir para o último quarto disponível. Mas o primeiro amor do meu marido, Bianca, bloqueou a porta com seu cachorro no colo e disse: — Sinto muito, garotinho. Seu pai está preocupado que eu me sinta sozinha sem o meu cachorro. Este quarto foi reservado para meu cachorro.
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status