PEREMPUAN YANG DISEBUT SUAMIKU
Ada sebuah kesejukan yang menguasai tubuh saat mulut mungilnya berkali-kali mengagungkan Nama-Nya.
Setelah puas, ia membuka mushaf yang selalu dibawa di dalam tas. Melantunkan ayat-ayat suci dengan suara pelan tapi tetap saja terdengar jika ada orang. Karena malam sangat sepi dan hening.
Marwah yang terbiasa melakukan hal yang sama pun, menuju mushola yang sama dengan yang Isna tempati saat ini. Setelah mengambil wudhu dan mukena di lemari pojok belakang, ia mulai khusyuk melakukan empat rakaat tahajud. Dalam sujudnya, ia meminta agar diberi keikhlasan melepas pria yang sangat dicintainya itu. Selama sholat, Marwah mendengarkan lantunan ayat suci yang dibacakan Isna. Entah kenapa, ia merasa
Hot Chapters