Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bukan Milkku

Bukan Milkku

Dia menghapus jejak minuman di bibirnya menggunakan telapak tangannya, Dan menaruh kembali minumannya di atas meja. Lalu dia membuka ponselnya, untuk memesan menu utama untuk marathon kali ini. Pasti kalian sudah tahu ... betul sekali! Ayam Goreng!! Dia memesan secara online, mungkin kurang lebih 30 menit, pesanannya akan sampai. Sana menyimpan kembali ponselnya di atas meja dan fokus menonton film yang sudah terputar di layar tv
1.9K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as mark my words
Read
+Library
Hasrat Terkuat Marko yang Melegenda

Hasrat Terkuat Marko yang Melegenda

Dalam sekali hentakkan, Marko berhasil membenamkan batangnya ke dalam liang Amber. "Nona, orang-orang yang pernah meremehkanmu pasti menyesal. Karena kau sangat nikmat di bawah sini," ucap Marko membiarkan kejantanannya yang sudah sebesar botol cola diam sebentar di dalam kewanitaan Amber. Amber tersipu mendengar ucapan Marko. "Aku sangat senang mendengarnya, Marko." Marko ikut tersenyum, kemudian dia mengangkat pantat Amber dan mulai menggerakan pinggul Amber untuk memuaskan dirinya.
1022.0K viewsCompletedAdded to Library 637 Times as mark my words
Read
+Library
Memories

Memories

Rasa gugup mulai merambati batinku tiba tiba. Aku memberanikan diri berjalan menerobos kerumunan. “Permisi….” Kataku pada salah seorang gadis yang ada di kerumunan paling luar. Dia tiba tiba terkejut melihatku dan mulai menjerit .“Sofia disini teman-teman!” Ugh.. Suaranya sangat kencang, telingaku mingki sempat berdenging selama sepersekian detik. Seketika kerumunan itu menoleh kearahku. Meski aku tergolong tinggi berdasarkan rata rata tinggi badan untuk siswi disekolahku, aku tetap saja tidak bisa melihat dengan jelas di depan. Mereka kemudian membuka jalan untuk kedepan. Beberapa suara tertangkap oleh telingaku seperti ‘minggir minggir, beri jalan’ dan berbagai format kalimat lainnya deng
9.74.6K viewsOngoingAdded to Library 146 Times as mark my words
Read
+Library
Unforgettable

Unforgettable

Semua pertemuan dan peristiwa yang mereka alami sampai saat ini akan selalu tersimpan dan tak akan bisa terlupakan. Di pertengahan acara, terlihat Brandon yang sedang berjalan mendekati Anna sambil membawa kotak merah kecil yang berisi cincin di tangannya. “Ann, maukah kau menikah denganku?” tanya Brandon yang sudah mempersiapkan untuk melontarkan dialog tersebut dari jauh-jauh hari. Anna yang reflek segera mengangguk sambil menutup mulutnya tak percaya dengan apa yang baru saja ia dengar.
1010.2K viewsCompletedAdded to Library 254 Times as mark my words
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status