Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mate

Mate

Mas Wira menatapku yang sedang mendongak. “Teduh?” tanya Mas Wira masih menatapku. Aku mengangguk. Jelas saja teduh. Postur tubuh Mas Wira yang tinggi dan berukuran lebih dari dua kali lipat dariku tentu saja melindungi tubuh mungilku dari pantulan sinar matahari. Cekrek! Hafiz memotret kami berdua yang masih saling menatap satu sama lain. “Memang kita nggak perlu mengeluh atas fisik kita, karena percayalah akan ada yang sangat berterima kasih atas lahirnya kita seperti ini.”
103.8K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as foto mark
Read
+Library
MAAF

MAAF

Yuni yang merasa terancam hanya bisa melangkah menjauh ke belakang dan menempelkan tubuh kecilnya di dinding belakang lift. Wanita itu memamerkan beberapa kissmark yang berceceran di buah dadanya bagian atas, sangat banyak sampai Yuni pun merasa jijik jika harus menghitungnya secara terang-terangan. Meski belum pernah melakukan apa pun, Yuni bukanlah gadis bodoh yang tidak mengetahui hal semacam itu di usianya yang sekarang ini. Dia hanya bisa menunduk agar tidak sampai melihat semua itu,
103.4K viewsOn holdAdded to Library 92 Times as foto mark
Read
+Library
MATE

MATE

Sudah beberapa kali para maid dan penjaga berusaha mengajakku untuk kembali ke kamarku, namun aku mengabaikan mereka dan sibuk dengan pikiranku yang kalut Dave, hanya dia yang di pikiranku. Aku terus berlari sambil mengedarkan pandanganku. Berharap aku segera menemukan pria bermata dark grey itu. Namun, sampai saat ini aku sama sekali belum melihatnya. Langkahku segera terhenti saat melihat sosok yang aku kenali. Mark, Pria itu tampak terkejut saat melihatku. Perban membungkus tubuh pria itu, membuatku teringat dengan perkataan Alice beberapa waktu yang lalu. “Luna, bagaimana ...”
109.4K viewsCompletedAdded to Library 290 Times as foto mark
Read
+Library
MAWAR

MAWAR

Fabio meletakan laptop itu di atas pangkuan Mawar. "Tekan tombol itu," tunjuk Fabio pada tuts untuk memutar Video. Mawar menurut, karena sedikit penasaran dia pun langung menekan tombol pemutar video. Kedua netranya melebar saat melihat sebuah video yang memperlihatkan rumah besar, terlihat indah.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 147 Times as foto mark
Read
+Library
MARCO-POLO

MARCO-POLO

Irina menatap wajah Polo penuh selidik saat pria itu mengatakan hal yang menarik perhatiannya tentang sosok Marco dan kemampuan yang dimilikinya. Mata Irina kembali ke tablet yang menangkap pergerakan Marco saat ia mengendap ke balik semak tanpa diikuti oleh dua pria yang menjaganya. Mata Irina melebar ketika ia melihat pergerakan kameranya seperti sempat kabur beberapa detik lalu kembali jelas dan berubah kabur saat Marco bergerak.
1014.8K viewsOngoingAdded to Library 578 Times as foto mark
Read
+Library
MAAF CINTAKU

MAAF CINTAKU

Farhan mendongak melihat langit yang gelap. "Han, apa pohon itu masih ada?" tanya Stela. Pohon, Farhan sedikit tidak mengerti pohon apa yang Stella maksud. "Farhan... " Panggil Stella yang tidak mendengar jawaban dari Farhan. "Pohon?" "Iya pohon yang ada di poto Kamu bersama ayahmu. Tadi Ayahmu menunjukan poto kalian berdua, di belakangnya ada sebuah pohon tua. Apa pohon itu masih ada?"
101.1K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as foto mark
Read
+Library
Fake

Fake

gumamnya sebelum melangkah pergi dari sana. *** Anasthusa Laura Banuska merapatkan jaket yang dia kenakan, dia berdiri di depan jalan besar tak jauh dari rumahnya. Ketika dia menunggu angkot datang, sebuah motor besar berhenti tepat di hadapannya. “Morning neng Naura, butuh tumpangan?” sapa Abi, ketika telah melepas helm full facenya.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as foto mark
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status