Dewa Perang Tak Tertandingi
Andre Samudra, direktur RS Pertama, bersama dengan dua wakil direktur dan beberapa dokter spesialis THT terkemuka, berjalan dengan hati-hati mendekati salah satu prajurit
Dengan rasa takut, Andre bertanya dengan hati-hati, "Kalian dari unit mana dan siapa pemimpin kalian? Apa 'Kuil Dewa Perang' itu? Kami belum pernah mendengar nama itu sebelumnya."
Prajurit muda itu menjawab dengan dingin, "Jangan banyak bertanya. Fokus saja pada tugas kalian. Jika berhasil menyembuhkan istri Dewa Perang, kalian akan mendapatkan hadiah yang pantas." Andre cepat-cepat mengangguk, tidak berani berkata-kata lagi, punggungnya basah kuyup oleh keringat dingin.