Skandal Sang Ceo
Dewa menghembuskan nafasnya kasar, setelah menutup telp dari Rebeca, punggungnya di sandarkan pada bagian kepala tempat tidurnya, lalu perlahan mengusap wajahnya menggunakana kedua tangannya.
"Pasti respon keduanya sama," tebak Gendhis yang terlebih dulu mengakhiri sambungan telpku dan Bagas.
"Ya begitulah," jawab Dewa singkat.
Keduanya lalu sama-sama terdiam, larut dalam lamunan masing-masing.
"Hooaaa." Gendhis menguap panjang.
Dan memang ia merasa sangat ngantuk dan capek hari ini, setelah melewati banyak drama penggrebekan hingga pernikahan dadakan yang begitu menguras tenaga, pikiran juga air mata.
Hot Chapters