Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz

Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz

Siluet raksasa di belakangnya terdistorsi, membesar lalu menyusut, seolah ada dua kehendak yang saling bertabrakan di dalam satu tubuh. Nathan masih berdiri sepuluh meter di depannya. Tenang. Tatapannya lurus. Bukan menekan. Bukan menyerang. Namun justru ketenangan itu yang membuat darah raksasa di tubuh Lubert semakin liar. Ravina mangepalkan kadua tangannya. “Suamiku, hati-hati dia segera akan kehilangan kendali…” bisiknya pelan.
104.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 108 Beses bilang ribut tidak tenang
Read
+Library
Sentuhan Tiga Pria Yang Memanjakanku

Sentuhan Tiga Pria Yang Memanjakanku

Ada sesuatu yang putus dalam ketenangan sore itu. "Siaran apa yang membuatmu heboh begini, Ruth?" Tanya Renata. Ia mencoba menutupi kebingungannya dengan tawa kecil yang dipaksakan. Bibirnya membentuk senyuman tipis, namun matanya segera bergerak mengikuti arah telunjuk neneknya ke televisi.
102.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 91 Beses bilang ribut tidak tenang
Read
+Library
Kebahagiaan Menanti

Kebahagiaan Menanti

Sebaliknya, aku menjawab dengan tenang, "Bukankah kalian mengatakan ingin memutus hubungan denganku? Buat apa kalian kemari?" Ketika aku mau masuk rumah, Zayn menahanku. Zayn berkata dengan marah, "Apa kamu pikir aku dan Jihan hanya main-main? Kuberi tahu, Grup Mahendra memutus hubungan kerja sama dengan perusahaan Tante Anisa. Pak Arya juga menyebabkan perusahaan Tante Anisa mengalami krisis. Kalau krisis ini nggak diselesaikan, perusahaan akan bangkrut."
5.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 169 Beses bilang ribut tidak tenang
Read
+Library
Cintaku Tak Menuntutmu untuk Pulang

Cintaku Tak Menuntutmu untuk Pulang

Saat mendengar erangan kesakitan, Keira pun terkejut dan buru-buru bertanya, “Kamu baik-baik saja, ‘kan?” Ethan menarik napas dalam-dalam untuk beberapa saat sebelum menenangkan diri. Kemudian, dia melambaikan tangannya ke arah Keira. “Nggak apa-apa. Maaf, aku sudah buat buburmu tumpah. Biar aku belikan yang baru untukmu.”
930.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 665 Beses bilang ribut tidak tenang
Read
+Library
Istri yang Kau Tuduh Tidak Perawan Ternyata Kaya Raya

Istri yang Kau Tuduh Tidak Perawan Ternyata Kaya Raya

"Nadine! Kembalikan cucu saya. Kamu ambil cucu saya tanpa ijin saya kan?! Cepat kembalikan!" Di rumah mewah bercat putih, dekat pintu gerbang, kedua security sudah menegur, tapi tidak dihiraukan oleh Rubia. Dia tetap berteriak. Maka Security itu mengusir mereka. Tidak lama kemudian berita itu semakin ramai di berbagai platform. Netizen banyak yang menduga-duga tentang apa yang terjadi pada keributan di hari itu. Banyak yang menyangka, Mama Albert berseteru dengan keluarganya, atau ada yang menduga karena masalah pekerjaan.
103.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 125 Beses bilang ribut tidak tenang
Read
+Library
Hasrat sang PEBINOR

Hasrat sang PEBINOR

Di sisi lain, Rochman merasa pusing, melihat Puput terus mondar-mandir. "Kamu kenapa, Put? Kok dari tadi mondar mandi saja?" tanya Rochman. "Tidak tahu, Mas, tiba-tiba saya teringat sama anak saya," sahut Puput. Rochman seketika merasa bersalah. Dia pun beranjak dari tempat tidurnya, dan mendekati Puput. "Put, anak kamu sudah tenang di sana, kalau kamu merasa tidak ikhlas, justru dia tidak akan tenang di alamnya," nasehat Rochman dengan bijak.
46.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 215 Beses bilang ribut tidak tenang
Read
+Library
Wanita Rebutan

Wanita Rebutan

Anya menangis sambil terus melawan Perkataan Puji. Broto marah dan mererai mereka, “Apa-apaan ini! Bisa-bisanya kalian ribut dihadapan Yuda!” Yuda yang melihat keributan tersebut hanya bisa diam. Baru kali ini ia melihat kekacauan didalam keluarga. Sebab, dari ia masih bayi hingga tumbuh dewasa ia sama sekali tidak melihat kedua orang tuanya atau bahkan dirinya sendiri ribut dengan orang tua.
102.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 72 Beses bilang ribut tidak tenang
Read
+Library
Belum Siap Patah Hati

Belum Siap Patah Hati

Kejadian di lapangan basket tadi benar-benar seperti kaset rusak yang selalu berputar di kepalanya. “Ya ampun, malu banget gue sumpah,” monolog Alexa. Gadis itu benar-benar tidak memiliki nyali untuk keluar apalagi kalau sampai ketemu dengan Kafka. Alexa memejamkan matanya dengan kedua telapak tangan yang menutupi wajahnya. Ia kesal tetapi ada perasaan lain yang menyelinap ke dalam hatinya, semacam rasa suka. Alexa tiba-tiba mengulum senyumnya saat bayangan wajah Kafka melintas di kepalanya.
2.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 84 Beses bilang ribut tidak tenang
Read
+Library
Rumput Tetangga

Rumput Tetangga

Ruby menunjukkan gelas yang berisi susu coklat hangat tadi tinggal setengah. Rania tersenyum lembut. "Anak pintar, hmmm ... gimana kalau Ruby ngerjain pr nya bareng Mama aja. Gimana? Soalnya Mama takut Papa pulangnya kemalaman, terus Ruby ketiduran gimana?"
2.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 83 Beses bilang ribut tidak tenang
Read
+Library
Saat Matanya Terbuka

Saat Matanya Terbuka

“Aku memang mengatakan beberapa hal yang mungkin agak sulit kamu terima, tapi kamu tidak boleh marah. Kalau kamu memang mampu, yang perlu kamu lakukan adalah membuktikan diri dan nggak melampiaskan kemarahan dan frustrasimu kepada kita " "Apa yang kamu katakan, Ayah? Apa kamu mengatakan sesuatu yang buruk di belakang aku?" Ruby menatapnya dengan rasa ingin tahu. Gary langsung merona. "Nggak apa-apa jika kamu nggak mau mendengar! Tuangkan aku sup itu. Biarkan aku mencobanya." "Oh, oke. Kamu mau iga babi juga? Iga babi yang kubeli hari ini rasanya enak."
9.54.8M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 157.1K Beses bilang ribut tidak tenang
Ipakita ang mga Review (1744)
Read
+Library
Juli Anty
ceritanya bagus bgt good job author cm skrg kami dipersulit utk membaca tiap bab nya sedangkan novelnya ribuan bab kpn kami selesai baca klo poinnya makin kecil pdhl udh ntn iklan byk tp gk bisa buka bab please author tlog dipermudah ya biar kami makin semangat membaca novel ini maaf ya author ......
Syamsiah
greget bacanya karna panjang sekali,mau berhenti tapi isi ceritanya selalu bikin penasaran.aku tidak percaya ini sudah hari ke 25 aku membaca novel ini... sedangkan novel yang dibukukan setebal kamus bahasa inggris bisa ku selesaikan baca nya dlm waktu seminggu. novel ini bagus banget tiap bab nya...
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status