Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terapis Pijat Laktasi

Terapis Pijat Laktasi

Sahabatku membawaku ke pusat terapi laktasi dan ternyata terapis yang menanganinya itu seorang pria. Dia bukan hanya menggunakan tangan, tapi juga mulut! Yang lebih parahnya, aku malah jatuh cinta pada sensainya.
42.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai menghembuskan udara dari mulut
Baca
+Pustaka
WEDDING ON PAPER

WEDDING ON PAPER

Ketika takdir buruk menggerogoti, lalu kau memvonis Tuhan itu tidak adil, seketika kamu menjadi hamba yang kehilangan rasa syukur. " Yatri Ranaya, hidup di dalam pernikahan yang acap kali membuatnya terluka, rentetan masalah dari berbagai arah, mulai dari kejamnya mertua, tajamnya mulut ipar, hingga suami yang kadang meremehkan. Hingga di tahun ke-5 pernikahannya harus berakhir oleh ketukan palu hakim, kepasrahan Yatri buat dirinya menantang semua ujian menjadi janda beranak dua, disaat duka lara menyandang status tersebut, ada pria berahang kukuh yang tak percaya cinta, dia ingin meminjam rahim Yatri untuk menampung bayi tabung. Dia Rexa pengusaha properti yang mengoleksi berbagai jenis perempuan untuk dijadikan penghibur malam. Janda seperti Yatri ingin menemukan kebahagiaan pernikahan namun dia kembali terjebak dengan pernikahan kontrak demi kesembuhan anaknya. Yatri dan Rexa bagaimana kisah mereka selanjutnya?
1061.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai menghembuskan udara dari mulut
Baca
+Pustaka
Sentuhan Terlarang Dosen Killer

Sentuhan Terlarang Dosen Killer

“Sebaiknya kamu pergi,” kata Garda lirih. Tapi kontras dengan apa yang dikatakan, tangannya justru menahan pinggang Karina. Tubuh pria itu semakin condong ke arah sang gadis. Wajah mereka hanya berjarak beberapa inci hingga Karina menahan napasnya karena gugup tiba-tiba menyerang. “Ah,” desahnya dalam mulut sang pria saat bibir mereka bertemu. Karina mengira malam itu hanya kesalahan bodoh, sedangkan Garda menganggapnya awal sebuah misi berbahaya. Siapa sangka pria dari malam itu adalah dosen yang dianggap killer di kelas yang Karina ambil? Perlahan, tumbuh gairah terlarang di tengah intrik, drama keluarga, dan bisnis gelap. Di balik tatapan, ancaman tersembunyi, dan batas moral yang semakin kabur, Karina dan Garda terjerat dalam hubungan berbahaya.
10887 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai menghembuskan udara dari mulut
Baca
+Pustaka
Aku Bukan Istri Bayangan

Aku Bukan Istri Bayangan

AnnaHN
Menggantikan posisi sang kakak yang telah tiada bukanlah keinginan Anggita Julian. Ia hanya terpaksa memenuhi permintaan keluarga atas nama bayi mungil tak berdosa. "Ini sudah keputusan mutlak dan tidak bisa kamu tolak, Git. Menikahlah dengan masmu!" "Tidak, bagaimana mungkin aku menikahi laki-laki yang tidak kucintai, sementara aku sudah memiliki tambahan hati." Penolakan tersebut nyatanya tidak keluar dari mulut Anggita saja, Haikal Bumantara pun sama adanya. "Jangan salah paham! Aku menyentuhmu bukan karena ingin, melainkan karena terlalu merindukan istriku. Anita." Sama-sama menunjukkan penolakan. Entah akan seperti apa pernikahan yang akan keduanya jalani. Kemungkinan hanya ada dua pilihan. Saling menerima, atau berpisah menjadi akhir kisah mereka.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai menghembuskan udara dari mulut
Baca
+Pustaka
Kekuasaan (Ascendant)

Kekuasaan (Ascendant)

Ruby
Aku mengutuk tempat ini penuh dengan malapetaka. Tanah akan basah dengan darah. Sungai akan penuh warna merah. Udara akan berbau bangkai. Jeritan para pengkhianat akan terdengar. Kau akan memilih membunuh dirimu sendiri daripada tercekik dengan ketakutan. Hingga garis keturunanku mengambil haknya, kau akan terus takut dengan takdir. NOTE! Cover by Pinterest Edit by Canva
106.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai menghembuskan udara dari mulut
Baca
+Pustaka
About Keenan

About Keenan

PROSES REVISI. JANGAN DIBACA DULU. Di tengah riuhnya sorakan penonton, Keenan berdiri tegak, sorot matanya tetap fokus meski di sekelilingnya gemuruh tak henti-henti. ISF Basketball World Schools Championship, ajang ini adalah puncak dari segala kerja kerasnya. Bola di tangannya terasa begitu familiar, seolah bagian dari dirinya. Dengan lincah, ia menggiring, melewati setiap lawan yang mencoba menghalangi. Setiap langkahnya ringan, tapi penuh arti, membawa ingatan pada kerja keras yang tak terhitung. Saat ia mendekati garis tiga angka, seluruh dunia seakan menahan napas. Keenan melompat, bola melayang sempurna di udara, dan saat bola itu menembus jaring dengan mulus, sorak-sorai membahana. Tapi, di tengah semua itu, Keenan tetap tenang. Dia tidak mencari kemenangan demi sorak penonton. Ada sesuatu yang lebih berharga dari sekadar poin. Matanya menyapu kerumunan, mencari wajah yang selama ini selalu ada untuknya, meski tanpa suara. Dan di sana, di antara lautan orang, gadis itu. Gadis yang selalu ada, yang dengan diamnya telah menjadi kekuatan terbesar baginya. Keenan tersenyum kecil, hanya sekejap, lalu dalam hati dia berbisik, lembut tapi penuh makna, "Thanks a lot for always having my back. You have no idea how much your support means to me. This win is ours, not just mine." --- Urutan Baca: 1. About Me: Alshameyzea 2. About Keenan
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai menghembuskan udara dari mulut
Baca
+Pustaka
Zombieing

Zombieing

nadiinath
~ZOMBIEING~ "Bian tuh zombie" ucap Naira bersungut-sungut. Pikirannya melambung membayangkan pertemuan tak mengenakkan dengan iblis itu. "Hah? Maksud lo?" "Uda mati terus bangkit lagi" "Mati suri gitu?" Naira memutar bola matanya malas, kemudian menghembuskan nafas keras. Berbicara dengan Silla memang membutuhkan tenaga ekstra. Sabar-sabar. "Dia uda mati, ilang di telan bumi. Eh tiba-tiba hidup, muncul, dan ngeracau di dunia gue. Sama kayak zombie ngga sih" "Oooh. Emang dia bawa virus? Kok lo namain zombie" "Iyalah. Virus merah jambu. Kan berabe kalo gue terjerat pesonanya lagi" "Ciee, bilang aja belum move on" Silla tertawa geli sambil menyolek gemas dagu sahabat baiknya. Ia langsung menghempaskan tangan Silla dengan kasar. Bukannya Naira belum move on, tapi ia tidak yakin hatinya akan kuat jika terus-terusan bertemu dengan dia. Kalian ingatkan pepatah yang mengatakan bahwa cinta pertama tidak akan pernah pudar? Nah kegalauan itu yang sekarang menyelimuti otaknya. Pepatah dari mana itu? Sepertinya hanya tertera di kamus hidup Naira. Hiks. IG: nadiinath
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai menghembuskan udara dari mulut
Baca
+Pustaka
PRAHARA CINTA PERAWAN TUA

PRAHARA CINTA PERAWAN TUA

Cathalea
"Halo, Perawan Tua!" "Betah banget jadi perawan tua. Nggak ada niat untuk nikah, Bu Naima?" Bukan sekali dua kali Naima mendengar kalimat serupa dari Gala, jadi telinganya sudah cukup kebal meski tak jarang hatinya sedih. "Buruan nikah, Bu. Jangan terlalu pemilih. Ntar lama-lama 'itunya' berubah jadi asam kandis, lho. Hitam dan berkerut. Hahahaha." PLAK! Kesabaran Naima habis. Dia tidak bisa mentolerir lagi perkataan yang melecehkannya, walaupun kata-kata itu keluar dari mulut seorang Gala, lelaki yang sudah dia kenal cukup lama. Namun, takdir seolah mempermainkannya. Satu minggu kemudian Naima dikejutkan dengan kedatangan Gala yang ingin mempersunting dirinya sebagai istri. Naima ingin menolak, tetapi tak berdaya karena kedua orang tuanya sudah menerima lamaran itu dengan suka cita. Apa yang harus Naima lakukan? Apakah Gala benar-benar mencintainya? Atau adakah alasan lain yang membuat Gala tiba-tiba mengakui cintanya pada Naima?
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai menghembuskan udara dari mulut
Baca
+Pustaka
Ikrar Dendam

Ikrar Dendam

Kematian Anita meninggalkan luka yang begitu dalam bagi Abram. Seminggu menjelang acara pertunangannya, Anita ditemukan tergeletak di pinggir sawah milik salah satu warga. Ia meninggal beberapa menit setelah tubuhnya dibawa ke rumah orang tuanya. Anita mati karena dibunuh. Namun yang lebih menyakitkan hati adalah dia diperkosa sebelum menghembuskan nafas terakhirnya. Sejak saat itu, sikap Abram mulai berubah. Dia jadi lebih pendiam dan tertutup. Dendam yang tertanam di jiwanya membuatnya gelap mata. Ia mulai memburu pelaku yang telah membunuh calon tunangannya dan berniat menghabisinya.
10426 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai menghembuskan udara dari mulut
Baca
+Pustaka
Istri Kecil, Tuan Aras!

Istri Kecil, Tuan Aras!

"Uang di kartu debit ini adalah bayaran mu semalam. Sekarang kita impas. Selamat tinggal, Tuan Aras!" Wajah Aras langsung menggelap sempurna. "Teresa!" Teriak Aras marah, menembus udara dan menggemparkan seluruh bangunan. 'Apa dia pikir tubuhnya bisa dijual? Beraninya Teresa menggunakan uang untuk menghinanya!' Kedua tangan Aras mengepal sampai buku-buku jarinya memutih. "Teresa, sebaiknya kau berdoa supaya aku tidak menangkapmu!"
10492 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai menghembuskan udara dari mulut
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
454647484950
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status