Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ZahFad

ZahFad

"Nak Zahra ...." Zahra menoleh ke belakang. Disana ada Uztadzah Khasanah. Ia mendatangi orang yang usianya sekitar 40 tahun itu. Zahra mencium tangannya dan tersenyum. Sudah lama senyum itu tidak terlintas didalam hidupnya. "Nak, kamu sedang apa? Celingak-celinguk kaya mencari sesuatu." "Hmm ... saya mencari Marisa, Uztadzah." ya, kata-kata yang sopanlah ia bisa belajar dari Marisa.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as mengusap khuf
Read
+Library
Melahirkan Keturunan Untuk CEO

Melahirkan Keturunan Untuk CEO

Dalam sekali gerakan itu Alby langsung melahapnya tatkala sendok tersebut mengapung di udara. “Harus habis, biar kakak cepet sembuh,” ucap Khalifa kembali menyuapi Alby. “Giliran kamu, Alif.” Alby menggeleng saat ia hendak disuapi namun… “Khalifa?!” Keduanya refleks menoleh saat sebuah suara terdengar. Khalifa, mata perempuan itu melebar sempurna. “Khanza…?” Di sana, tepat di ujung pintu Khanza terdiam setelah pintu ia buka. Mendadak patung tatkala pandangannya jatuh pada Khalifa dan Alby.
1049.5K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as mengusap khuf
Read
+Library
Teman tapi Khilaf

Teman tapi Khilaf

“Itu sebabnya jangan berteriak, Gisca. Lebih baik kamu mendesah seperti pertama kali kita melakukannya. Aku ingin masuk lagi. Sekarang pun milikku udah menegang kalau kamu ingin melihatnya atau … menyentuhnya.” “Mas Barra memang gila. Sumpah demi apa pun aku nggak mau dan jangan paksa aku melakukannya lagi. Aku udah resmi mengakhiri hubungan khilaf kita, jadi jangan pernah ngajak khilaf lagi.”
1029.8K viewsCompletedAdded to Library 923 Times as mengusap khuf
Read
+Library
MENANTU AMBURADUL

MENANTU AMBURADUL

MENANTU AMBURADUL 108 "Tante, Khaity mau pipis." aku buru-buru menurunkan Khaity dari kasur, lalu mengantarkannya ke toilet. Sepertinya ia masih lesu. Mas Yusuf menggendong Sulthan agar berhenti menangis. Sebotol susu sudah kubuatkan untuknya. Daffa masih bingung celingukan di atas kasur. Mungkin sedang mikir, kenapa sepupunya pada di sini semua?
1011.6K viewsOngoingAdded to Library 358 Times as mengusap khuf
Read
+Library
Kafan Hitam

Kafan Hitam

“Kiai.” Kiai mulai terpejam, kemudian mulai membaca lantunan ayat suci. Secara perlahan, kubah pelindung menipis dan tak lama kemudian menghilang. “Tolong lepaskan kami, Man,” pinta Kiai, “kubah pelindungnya sudah hilang. Kamu bisa mendekat sekarang.”
9.775.2K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as mengusap khuf
Read
+Library
Menikah Muda dengan Anak Rentenir

Menikah Muda dengan Anak Rentenir

“Azwa pengen… perut Azwa diusap sama Kak Kahfi.” “Hah?!” Aufal membelalakkan matanya terkejut. “Apa? Kamu pengen apa, Dek?” tanyanya memastikan pendengarannya tidak salah. “Perut Azwa diusap sama Kak Kahfi.” “Apa?! Nggak bisa!” tolak Aufal mentah-mentah. “Tuh kan Mas marah.” Aufal menarik napas dalam-dalam, sabar. “Sama Mas aja, ya. Sini, Mas elusin.” Tangannya terulur hendak menyentuh perut Azwa.
105.0K viewsCompletedAdded to Library 139 Times as mengusap khuf
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status