Choice
“Ok, Mama ngaku salah. Mama minta maaf dari lubuk hati yang paling dalam. Mama hanya nggak mau kamu bernasib sama kayak Mama. Rasanya sakit kalau sampai memperjuangkan cinta yang salah dan menyia-nyiakan cinta yang benar. Mama mau kamu bahagia dalam hidup ini. Mama Minta maaf, ya, Sayang. Jawab dong.”
“Gimana anakmu mau jawab Mbak, kalau mulutnya ditutup?” Ucap Diana.
Livia segera melepas tangannya dari mulut Shafira. Mereka berpelukan.
“Aku juga sayang Mama.”
“Besok antarin Mama ketemu sama Doni dan keluarganya. Mama mau minta maaf. Sekalian Mama mau lamar Doni buat kamu.”
“Yang benar?” Shafira melepaskan pelukannya. “Ini nggak kayak sinetron yang ada udang didalam bakwan?”
Hot Chapters