Hush! No Drama Allowed
jawabku sambil memenuhi piringku dengan beberapa macam sate.
Setelah meminta anak buahnya membuatkan susu jahe, Mbak Winda mengamit lenganku ke salah satu tikar yang sudah diduduki Laras terlebih dulu.
"Aku ke JNM beberapa hari yang lalu, Yu."
"Ada pameran apa, Mbak?"
"Ada pahatan, lukisan, macam-macam lah. Temanya Aerial," jelas Mbak Winda sambil membenarkan ikatan rambutnya. "Lukisan Sam luar biasa, Yu. Banyak yang memuji-mujinya."
Hot Chapters