MARTIN AND BIANCA
Ia membuka pintu dengan perlahan.
Hal pertama yang Martin lihat adalah lukisan-lukisan yang terpampang di dinding. Mereka memenuhi satu dinding penuh. Mulai dari lukisan bayi, anak kecil, sepasang anak laki-laki dan perempuan, bunga, malaikat dengan sayapnya dan masih banyak lagi. Martin berdiri di sana, mengagumi keindahan tangan yang menciptakan lukisan indah itu. Tatapannya tertuju pada salah satu lukisan paling besar yang sengaja diletakkan di tengah-tengah dinding. Sebuah lukisan bayi perempuan yang tidak memakai baju sama sekali. Bagian sensitifnya tertutup pahanya yang montok, di sudut bawah lukisan tersebut, sebuah foto kecil sengaja di selipkan di sana.