Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menjadi Istri Kedua CEO

Menjadi Istri Kedua CEO

“Banyu pasti sangat beruntung karena pernah memiliki kamu. Bodohnya dia melepaskan kamu demi uang yang tidak ada artinya.” “Sejak kapan uang tidak memiliki arti?” Kinar mencibir dengan wajah menahan kantuk. “Jika tidak berarti apa pun, semua orang di seluruh dunia tidak akan bekerja dengan gila. Aku tidak akan berada di sini. Kamu juga tidak memiliki kedudukan meski terlahir dengan sendok emas di mulut. Uang memang bukan pengukur segalanya tapi dengan uang, kamu bisa membeli dan melakukan apa pun. Contoh terdekatnya dan yang paling nyata adalah, kamu membeli hidupku. Kamu membeli rahimku untuk melahirkan anak-anakmu. Kamu masih menyebut uang tidaklah berarti?”
1010.3K viewsCompletedAdded to Library 402 Times as itu bukan uangku
Read
+Library
Aku Tidak Mencuri Uangmu, Bu

Aku Tidak Mencuri Uangmu, Bu

terangnya panjang lebar. Sekarang aku seperti sekedar barang yang dilemparkan ke sana-sini, dipergunakan oleh semua orang demi uang. Entah mengapa, kini makna nilai seorang manusia ternyata sirna, dan yang berkuasa hanyalah uang yang menjajah segalanya. "Jingga, terimalah nasibmu ini. Walaupun saya sudah melarang Dodi untuk tidak menyakitimu karna perintah dari Bos, tapi itu tidak bisa melindungimu dari amukan Ibumu yang sakit jiwa."
106.4K viewsCompletedAdded to Library 223 Times as itu bukan uangku
Read
+Library
Jangan Beri Aku Uang Lagi

Jangan Beri Aku Uang Lagi

"Jangan jadikan uang dan kesejahteraan sebagai tolak ukur kebahagiaan Bunda." "Di mana-mana orang yang punya uang pasti sejahtera, kita sudah hidup dengan baik di tempat ini jadi bunda tidak akan meninggalkannya karena Bunda ingin kalian hidup berhasil dulu," bisikku. "Bunda, apakah yang mengubah Bunda,.Bunda terlihat seperti wanita yang picik yang haus harta padahal itu bukan diri bunda sama sekali."
9.3102.7K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as itu bukan uangku
Read
+Library
Aku Bukan Mesin ATM Pencetak Uang, Mas

Aku Bukan Mesin ATM Pencetak Uang, Mas

AKU BUKAN MESIN PENCETAK UANG MAS! Bagian 03: Tamparan Telak Darahku mendidih, rasanya ingin kucabik-cabik wajah Fany ke Mall tempat dia shoping. Dia tidak tahu betapa susahnya mencari uang itu. Aku rela begadang sampai mata panas di depan layar ponsel demi mendapat uang. Untung saja gawaiku hanya anti goresnya saja yang pecah. Itu juga sudah dicopot suamiku.
4.2K viewsOngoingAdded to Library 149 Times as itu bukan uangku
Read
+Library
Aku Bukan Mesin Pencetak Uang

Aku Bukan Mesin Pencetak Uang

decih Mas Adam dengan wajah kesal. 'Memang ibu cerita apa?' batinku. "Memangnya Ibu menceritakan apa sama Mas Adam?" balasku penasaran. "Semuanya. Jika kamu tidak memiliki uang mengapa kamu memberikan uangmu pada panti asuhan Pak haji. Kamu pikir Mas ngak tau!" decih Mas Adam dengan nada sinis.
106.6K viewsCompletedAdded to Library 212 Times as itu bukan uangku
Read
+Library
KUBALAS HINAANMU DENGAN UANGKU

KUBALAS HINAANMU DENGAN UANGKU

Dan terlihat disana hanya ada beberapa lembar uang lima ribuan. "Mas, aku lagi gak ada duit! Tolong belikan tespeck ya?" pintaku pada Mas Wawan sembari bergelayut di lengannya. "Aku lagi gak ada duit, belum gajian," Dengan gampangnya dia menjawab, seperti tidak punya rasa bersalah ataupun rasa kasihan mendengar keluhanku. "Mas, kamu benar-benar ya. Gak mau keluar uang. Aku minta di beliin testpack aja gak ada!" sungutku penuh amarah sambil melepas tanganku dari lengannya.
1020.6K viewsCompletedAdded to Library 700 Times as itu bukan uangku
Read
+Library
GODAAN SUGAR BABY CENTIL

GODAAN SUGAR BABY CENTIL

"Lalu berdasarkan apa? Harta? Kekuasaan? Jangan bilang kamu percaya pada bualan tentang 'kebahagiaan yang tidak bisa dibeli dengan uang'." "Uang memang bisa membeli kenyamanan, Pak. Tapi tidak bisa membeli ketenangan," balas Chika berani. "Bapak punya segalanya di gedung ini. Tapi semalam, Bapak hampir mati sendirian di atas meja kerja yang harganya mungkin setara dengan rumah saya. Di momen itu, apa gunanya angka nol di saldo bank Bapak?"
107.2K viewsOngoingAdded to Library 224 Times as itu bukan uangku
Read
+Library
Suamiku Bukanlah Milikku

Suamiku Bukanlah Milikku

Baru saja napas ini bisa ku hela dengan tenang, tiba-tiba saja terdengar suara nyaring yang sudah tidak asing lagi bagi telingaku, setelah ku tengok ke belakang ternyata benar dia orangnya. “Apa? Kenapa cuma melotot begitu? Aku tanya, habis dari mana? Kenapa lama sekali?!” “Ayu hentikan! Jangan kamu pikir semua yang ada di dunia ini bisa kamu kendalikan, dan tak semua hal bisa kamu dapatkan dengan mudah, sedangkan usaha mu nihil,” cecar ku padanya. “Ha ha, terdengar sangat lucu, mana duit? Kalau gak mau ngasih makan, setidaknya bagi duit lah, jangan pelit,” ucapnya dengan mudah.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as itu bukan uangku
Show Reviews (22)
Read
+Library
Dita Alya
Gilaa ya Ayu???? bisa²nya minta mawar buat melepas Wijaya untuknya ..., busyeeetttt tu perempuan kayaknya othakknya miring sebelah, bukannya minta maaf karena sudah berselingkuh dengan suami kakaknya ....eeee malah nyuruh mawar buat melepas Wijaya, emang dasar perempuan Sinttiingggg!!!!! sumpah kesel
mamatia21
dih..wijaya bilang apa? dia gak benar2 mau ninggalin mawar katanya?? eleh...rayuan gombal..jelas aja bilang gitu krn dia udah tahu klo ttp Sama ayu dia bakal kehilangan hartanya..itu kenapa Dia jadi pingin balik ama mawar..stop mawar!! jgn pernah kamu terima dia lagi..jgn kasih pintu pokoknya. ......
Read All Reviews
Jebakan Cinta sang CEO

Jebakan Cinta sang CEO

sahutku Belum sempat aku memberi penjelasan secara lengkap pada suamiku, Ibu Susan sudah lebih dahulu kembali ke ruang tamu di mana kami berada. “Ambil ini. Semuanya untuk kamu,” ujar wanita itu. Dia memberikan sejumlah uang tunai dalam bentuk dolar Amerika dan juga kartu debit. “Ma, ini tidak perlu Mama lakukan. Saya tidak kekurangan uang. Rasenda juga memberi saya uang bulanan yang cukup,” ucapku. Ibu Susan tersenyum. “Ini bukan untuk uang bulanan kamu, melainkan untuk tambahan beli saham,” ujarnya.
1028.0K viewsCompletedAdded to Library 785 Times as itu bukan uangku
Show Reviews (4)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Shanum Belle
Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca buku ini. Saya sungguh bersyukur atas dukungan kalian. Ngomong-ngomong, buku keduaku di Goodnovel sudah tayang berjudul Jadilah Pedangku, Sayang! Buku tersebut memiliki nuansa yang jauh berbeda dengan buku yang satu ini. Semoga kalian suka.
Read All Reviews
Suami Pengangguranku Izin Poligami

Suami Pengangguranku Izin Poligami

"Owh uang, ya? Aku jarang bawa uang cash, Bu. Soalnya orang kaya sepertiku selalu bawanya kredit card kemana-mana. Aku nggak suka bawa uang cash karena takut kerampokan." Jawaban Dita membuatku terbelalak kaget. Rasa kantukku jadi hilang. Bisa-bisanya setelah kupuaskan dia malah pelit banget sama ibuku. Nggak ada niatan sema sekali dia balas budiku. Awas kamu, Dita! "Masa uang 100ribu pun tak ada?" Ibuku masih memaksanya memberikan uang. Kasihan ibuku, dia pasti sangat tertekan dengan kebutuhan dapur sepeninggalan istriku Abel.
11.7K viewsCompletedAdded to Library 256 Times as itu bukan uangku
Read
+Library
PREV
123456
...
10

Frequently Asked Questions

Ada sesuatu yang begitu menggigit dari lagu 'Bukan Uangmu' yang bikin aku selalu kembali mendengarnya. Liriknya seolah menusuk langsung ke realitas sosial yang sering kita alami, di mana uang dianggap sebagai segalanya. Aku merasa lagu ini bukan sekadar kritik pada materialisme, tapi juga menggugah kesadaran tentang nilai-nilai manusia yang lebih dalam. Ketika penyanyi berulang kali menegaskan 'bukan uangmu yang bikin aku stay', tersirat pesan tentang loyalitas, hubungan autentik, dan prinsip hidup yang tidak bisa dibeli.

Dari sudut pandangku, lagu ini juga menyentuh fenomena hubungan toxic dimana seseorang merasa bisa mengontrol orang lain hanya karena punya uang. Ada semacam pembalasan yang memuaskan ketika liriknya dengan tegas menolak mentalitas 'uang adalah kekuasaan'. Aku suka bagaimana lagu ini menggunakan metafora sederhana tapi powerful untuk menyampaikan kompleksitas relasi manusia di era kapitalistik.

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status