Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Takdir Yang Tertunda

Takdir Yang Tertunda

Menekan kepalaku agar bibirku tidak bisa lepas dari lumatannya. Kurasakan lidahnya yang panas semakin dalam mempermainkan lidahku. Nafas kamisemakinm memburu. Aku lupa siapa diriku. Kunikmati cumbuan itu. Semakin dalam semakin menjadi, seolah-olah setiap sentuhannya adalah sentuhan Farhan, laki-laki yang 6 tahun menjadi kekasih virtualku.
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 416 kali sebagai my virtual girlfriend
Baca
+Pustaka
My Game Boyfriend

My Game Boyfriend

Ia merasa seperti pemula yang sedang belajar langkah pertamanya, penuh hati-hati namun penuh semangat. "Melati," panggil Arthur pelan, suaranya lembut memecah keheningan sore itu. Ia menoleh menatap wanita di sampingnya, matanya berbinar tulus. "Kamu tahu kan... hidupku selama ini hampir sepenuhnya ada di dalam dunia maya. Di depan layar, memegang stik atau papan ketik, berhadapan dengan lawan dari seluruh penjuru dunia. Di sana, aku tahu apa yang harus aku lakukan, aku tahu strategi apa yang harus dipakai untuk menang. Semuanya terukur, semuanya pasti."
493 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai my virtual girlfriend
Baca
+Pustaka
Fake Identity

Fake Identity

jawabnya. "Game apa?" "Virtual Dragon Pak! Seru!" jawabnya. "Wah sudah sampai level berapa? Saya pernah coba sih tapi masih level awal!" ujar Jason. "Level 69 Pak!" ujar Ziyan. "Wah kamu pasti ketularan Pak Daniel ya? Kamu sering sopirin dia kan ya?" "Pak Daniel ga suka ngegame Pak! Saya yang suka!" ujar Ziyan masih seru main game.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai my virtual girlfriend
Baca
+Pustaka
Kacamata Penakluk

Kacamata Penakluk

Cairan kental mengalir di antara pahanya, membasahi kain daster tipisnya. Aku tersenyum puas. Jari telunjukku masih melayang di atas liangnya yang berdenyut, memastikan bahwa kenikmatan yang baru saja ia rasakan adalah murni hasil sentuhan virtualku. "Nah, sekarang. Kau akan menunjukkan kepada mereka semua, betapa haus dan laparnya dirimu."
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai my virtual girlfriend
Baca
+Pustaka
Di Balik Kemudi Sang Pemegang Kendali

Di Balik Kemudi Sang Pemegang Kendali

Masih tanpa berpaling, Catelyn menjawab, “Main game.” “Game apa?” “Game pacar virtual.” Langkah Ethan terhenti. Ia menatap Catelyn dengan mata semakin menyipit. “Pacar… apa?” Catelyn mengangkat bahu dengan malas. “Pacar virtual.” Tanpa suara, Ethan mendekat, lalu dengan gerakan cepat dan tak terduga, ia menyambar ponsel dari tangan Catelyn. “Hei!” Catelyn langsung protes, berusaha merebutnya kembali. Namun, Ethan sudah lebih dulu mengangkat ponsel itu tinggi-tinggi, di luar jangkauan gadis itu.
1011.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 267 kali sebagai my virtual girlfriend
Baca
+Pustaka
Penguasa Dunia Virtual

Penguasa Dunia Virtual

Orang-orang yang diperbudak saat Dunia mereka dikalahkan di dalam dunia Virtual dan dunia nyata, dengan itu mereka diperjualbelikan sebagai properti untuk membuat game baru, dan menjadikan mereka sebagai NPC game. Ingatan mereka banyak dihapus dan dibersihkan, dan saat ini, di benak mereka memiliki ingatan bahwa dunia mereka saat ini sedang mengalami krisis, dan petualang dari dunia lain datang untuk membantu, seperti konsep game pada umumnya.
1018.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 558 kali sebagai my virtual girlfriend
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Legend of BlueBlue
maaf karena pergi selama satu bulan, saya tahu ini salah, dan tidak benar jika dilihat dari sudut manapun sebagai author ada beberapa kesibukan di akhir tahun kemarin, bahkan mau nulis di waktu senggang susah banget karena selalu terganggu dan bikin nulis stuck berkali-kali
Sijini Go
sebulan ga ada update..... Semoga author senantiasa diberi kesehatan, kemudahan dan kelancaran dalam segala urusan, serta diberi banyak ide cemerlang, sehingga bisa segera melanjutkan kisah Sang Penguasa Kota Garuda. Semangat, Thor!!!
Baca Semua Ulasan
Kacamata Penakluk Wanita

Kacamata Penakluk Wanita

Eva terkekeh, suaranya kini terasa lebih intim, memenuhi rongga kepalaku dengan kehangatan yang aneh. "Kacamata itu akan terasa seperti aksesori biasa sekarang. Dia hanya akan menempel kuat dan mengunci sarafmu ketika kau masuk ke Mode Virtual." "Mode Virtual?" "Ya, seperti yang baru saja kita lakukan. Kau akan berada di dunia yang sepenuhnya bisa kau atur. Di sana, kau adalah adminnya. Kau bisa menciptakan ruang, mengubah waktu, dan tentu saja... memodifikasi perempuan mana pun untuk menjadi pelayan pemuas nafsumu."
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai my virtual girlfriend
Baca
+Pustaka
Bestlovefriend

Bestlovefriend

Cevin mendelik tajam kearahnya sambil melirikkan matanya kearah Nessa seakan kode kalo ini cuma buat nyenengin sahabatnya itu doang. " Ihh! Kan seru Van!" Seru Nessa gak mau kalah, ia pun duduk diantara Cevin dan Cavan dengan tatapan serius ke layar laptop yang kini menampilkan gadis kecil dengan kekuatannya yang membekukan apapun. Sesekali mereka tertawa dengan ulah rusa gembil ataupun tingkah tokoh Anna yang kocak abis ditambah boneka salju yang hidup itu. " Kalo gue punya boneka salju idup gitu mau gue rebus rasanya." Cevin berkomentar asal . Nessa langsung mencubit lengannya." Apaan sih Ness?"
5.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai my virtual girlfriend
Baca
+Pustaka
Mantan Bos

Mantan Bos

timpal Zora membuat tawa Eros meledak. “Sudahlah, aku hanya ingin mengingatkan bahwa hari ini kita menginap di rumah orangtuaku.” Baru saja Zora akan menutup teleponnya, pria itu langsung mengeluarkan suara bass nya. “Kau melupakan seusatu Sayang,” ucap Eros. “Apa? Sepertinya tidak,” jawab Zora meskipun sebenarnya ia sendiri ragu. “Kiss virtualnya Sayang. Kau melupakan kiss virtualmu.” Jawab pria itu dengan suara seperti sedang merajuk.
1027.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 927 kali sebagai my virtual girlfriend
Baca
+Pustaka
Penyintas

Penyintas

] Pats! Matanya yang semula melihat pemandangan dari ruang kerja pribadinya, dalam sekejap kini berubah menjadi sebuah ruangan konferensi yang luas dan mewah. Ya, inilah yang disebut-sebut sebagai dunia virtual realita. Tidak tahu teknologi ini akan disebut dengan nama apa di masa kalian. Di tengah-tengah ruangan, berdiri sebuah meja besar yang membentuk lingkaran bila dilihat dari atas, dengan dua puluh avatar yang duduk mengelilinginya. Dengan memerintahkan sistem secara langsung dari otaknya, ia mengendalikan avatar miliknya itu untuk terbang mendekati satu-satunya kursi yang masih kosong.
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai my virtual girlfriend
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status