My Game Boyfriend
Ia merasa seperti pemula yang sedang belajar langkah pertamanya, penuh hati-hati namun penuh semangat.
"Melati," panggil Arthur pelan, suaranya lembut memecah keheningan sore itu. Ia menoleh menatap wanita di sampingnya, matanya berbinar tulus. "Kamu tahu kan... hidupku selama ini hampir sepenuhnya ada di dalam dunia maya. Di depan layar, memegang stik atau papan ketik, berhadapan dengan lawan dari seluruh penjuru dunia. Di sana, aku tahu apa yang harus aku lakukan, aku tahu strategi apa yang harus dipakai untuk menang. Semuanya terukur, semuanya pasti."