Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
NONA JANDA TERJERAT BERONDONG

NONA JANDA TERJERAT BERONDONG

"Mbak, mau ditolong nggak?" "Kalau ditolong mau, tapi kalau diculik saya nggak mau." "Kalau saya halalin?" "Saya janda loh." Bagi Boram yang menyandang status janda muda, omongan melantur cowok SMA yang sedang membantunya menghindar dari area tawuran itu membuatnya geli. Meski dia tidak membantah jika sosok Samudra Arkana, si tukang tawuran itu memanglah lebih dari sekedar good looking.Meskipun cowok itu terang-terangan ngegombal pada gurunya sendiri, memiliki hubungan dengan siswa didiknya yang berondong tidak pernah terbayangkan dalam pikirannya. Karena sebagai janda, memiliki hubungan dengan sosok Arbian Rasyid, duda mapan yang sedang berusaha keras menarik perhatiannya itu jauh lebih masuk akal.Tapi tingkah menggelikan dan gombalan Samudra Arkana lebih membuatnya bisa tersenyum lebar. Padahal, sudah ada seseorang yang menggandeng tangan cowok berondong itu lebih dulu, yang tentu saja seumuran dengannya. Entahlah, Boram bingung. Dua-duanya bikin pusing. Di samping gunjingan dan cemohan banyak pihak terkait status jandanya, ada dua lelaki beda generasi yang sedang mengejarnya.
9.87.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 260 kali sebagai nggak nanya
Baca
+Pustaka
Undian yang Menentukan Pernikahan

Undian yang Menentukan Pernikahan

Setiap malam Natal, pewaris Keluarga Mafia Marsa, Adrian Marsa, harus mengikuti tradisi keluarga, yaitu mengundi sebuah nama untuk menentukan apakah dia diizinkan menikah denganku. Karena aku, Irene Karsa, bukan keturunan mafia. Jika dia tidak menarik kertas undian bertuliskan namaku, dia tidak boleh menjadikanku istrinya. Selama empat tahun, Adrian sudah melakukan undian itu empat kali dan tidak sekali pun namaku yang terambil. Aku selalu mengira dia bertengkar dengan keluarganya karena aku, bahwa dia rela mempertaruhkan posisinya sebagai bos mafia hanya untuk memilihku. Setiap kali dia gagal, dia akan memelukku erat dan berbisik, "Nggak apa-apa. Masih ada tahun depan." Aku mencintainya sampai rasanya menyakitkan. Begitu sakitnya, sampai aku bersedia menunggu ... tahun demi tahun. Tahun ini, aku berkata pada diriku sendiri, "Kalau dia masih juga nggak menarik namaku, aku akan diam-diam menukar hasil undian itu." Aku menyelinap ke depan pintu ruang kerja Adrian, lalu mendengar adik laki-lakinya bertanya, "Bos, setiap tahun sebenarnya kamu menarik nama Irene. Kenapa kamu pura-pura nggak menarik namanya? Apa karena kamu masih belum bisa melepaskan Sera?" Namun, Adrian hanya menjawab dengan suara datar, "Sera membutuhkanku untuk urusan mendesak. Lakukan seperti biasa, tukar nama Irene dengan kertas kosong." Dia pergi tanpa menoleh. Alih-alih menukar, adiknya justru membuang kertas kosong itu ke tempat sampah, meninggalkan kertas bertuliskan namaku di atas meja, lalu bergegas menyusul Adrian. Aku masuk ke dalam. Mengambil kertas kosong dari tempat sampah dan menggantinya dengan kertas yang bertuliskan namaku. Membuang kertas bertuliskan namaku sendiri ke tong sampah. Adrian, aku tidak ingin menunggu dan menikah denganmu lagi. Aku akan memberimu pilihanmu.
8.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai nggak nanya
Baca
+Pustaka
Memainkan Taruhan Berbahaya Bersama Tunanganku

Memainkan Taruhan Berbahaya Bersama Tunanganku

Pada malam pesta pertunanganku, aku mendapati sahabatku sedang memainkan permainan berbahaya dengan tunanganku. Aku menemukan mereka di kasino di kapal pesiar pribadi milik keluarga kami. Klara duduk di pangkuan tunanganku, Kafi, pewaris Keluarga Fadilla. Kafi memegang belati keluarga yang tajam, ujungnya mengait tali tipis gaun Klara. Mata pisaunya menelusuri sepanjang tulang selangkanya. Sedikit saja tekanan, kain sutra itu bisa robek. Pemandangan itu terlihat berbahaya sekaligus intim. Aku melangkah maju sambil mengerutkan kening, tetapi Kafi hanya mendengus. "Ini cuma permainan kecil buat meramaikan suasana, Tuan Putri. Nggak usah tegang begitu." Mata Klara menyipit, suaranya manis dibuat-buat. "Kami cuma main permainan tradisional keluarga. Permainan pisau. Kamu nggak keberatan, 'kan, say?" Aku hendak bicara, tetapi ekspresi Kafi mengeras. "Kita baru saja bertunangan dan kamu sudah mau mengatur aku?" Jadi aku tidak mengatakan apa-apa. Aku hanya menarik pistol buatanku dari sarung di pahaku. "Jadi ini permainan?" tanyaku. "Kalau begitu, kita main dengan taruhan sungguhan."
4.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai nggak nanya
Baca
+Pustaka
Di Balik Latihan Tari Malam itu

Di Balik Latihan Tari Malam itu

"Ugh .... Pak Calvin, aku nggak tahan lagi ditekan begitu kuat." Di ruang latihan menari, dosen tariku yang bernama Calvin sedang mengoreksi posturku. Tangannya mencengkeram bagian dalam kakiku dan menekannya dengan kuat. Setelah itu, sensasi menggelitik di tubuhku pun mencapai puncaknya. Pada saat yang sama, gangguan adiksiku membuat area di antara kakiku basah, hingga membasahi tangannya.
29.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 579 kali sebagai nggak nanya
Baca
+Pustaka
Fall In Love | Dua Arah Hati

Fall In Love | Dua Arah Hati

Lisa Anindya Seda, cewek ceria dan penuh semangat, rela ngelakuin apa aja demi bisa dapetin hati Edward Dikara—cowok cuek, misterius, dan dingin kayak es batu. Dari rayuan absurd sampai aksi nekat, semua udah dia coba. Tapi ada satu hal yang selalu jadi batu sandungan: Aluna Renjala, si cewek manis-manisan yang hobi bikin drama dan playing victim. Saat Lisa mulai merasa perjuangannya sia-sia, ucapan Edward nyakitin hatinya lebih dari apapun. "Gue jijik sama lo, Lisa." Dan saat itu juga... Lisa berhenti. Dia mundur. Tapi justru di saat Lisa mulai menjauh, Edward sadar—dia kehilangan satu-satunya cahaya dalam hidupnya. Sayangnya, posisi itu udah mulai digantikan Raja Senandika—si cowok konyol yang selalu ada, selalu tulus, dan nggak pernah nyakitin. Sekarang hati Lisa ada di dua arah: kembali ke cinta pertamanya, atau buka lembaran baru sama orang yang nggak pernah bikin dia nangis? Di antara cinta, luka, dan penyesalan—Lisa harus memilih. Tapi... gimana kalau semua pilihan datang terlambat??
457 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai nggak nanya
Baca
+Pustaka
Penolakan Ke-99 Kali yang Membekas

Penolakan Ke-99 Kali yang Membekas

Ketika suamiku, Rocco dari Keluarga Fauzian, menutup teleponku untuk ke-99 kalinya, aku menyeret tubuhku yang sudah berada di tahap akhir leukemia melangkah masuk ke kantor penasihat hukum keluarga. "Selamat siang, saya ingin mengajukan perceraian." Namun, sepuluh menit kemudian Rocco sudah menerima kabar itu dan menerobos masuk bersama keluargaku. Pemimpin keluarga itu baru masuk, lalu langsung menamparku. "Demi mengacaukan pesta kenaikan jabatan Sofia, kamu menyalahgunakan nomor komunikasi darurat? Otakmu taruh di mana?" Laporan diagnosis yang kugenggam, direbut paksa oleh ibuku. Dia melirikku lalu mencibir sambil tertawa sinis. "Pura-pura sakit untuk cari simpati, cuma supaya kami memperhatikanmu. Claire, dari kecil sampai besar, berapa banyak kebohongan yang sudah kamu buat?" Sofia menarik lengan Rocco sambil menahan tangis. "Maafkan aku, Kak Claire. Aku seharusnya nggak menerima kenaikan jabatan itu. Kumohon, jangan sakiti dirimu dan Rocco lagi!" Aku menyeka darah yang terus mengalir di sudut bibirku, lalu kembali menghadap pengacara. "Aku sudah nggak punya keluarga lagi. Demi tidak menunda proses kremasi jenazahku tiga hari lagi, tolong bantu selesaikan proses perceraian secepatnya."
8.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 250 kali sebagai nggak nanya
Baca
+Pustaka
SEPEDA TUA WARISAN KAKEK

SEPEDA TUA WARISAN KAKEK

Ayah mendapatkan warisan sepeda tua dari Kakek. Sesuatu yang nggak berharga di mata mereka, tapi saat semua sudah ku poles hingga menjadi sesuatu yang indah. Justru rasa dengki yang tersembunyi kini membakar jiwa mereka. Haruskah aku membeli kesombongannya? Yuk, baca cerita baru ini. Semoga terhibur, ambil baiknya dan buang jauh yang buruk! Luv u 🖤
1036.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai nggak nanya
Baca
+Pustaka
Belahan Jiwa untuk Naya

Belahan Jiwa untuk Naya

Ayzahran
Kisah penuh drama yang menceritakan perjalanan hidup Naya dan Dylan. Naya yang berprofesi sebagai aktris ibukota tidak sengaja bertemu dengan Dylan seorang fotografer, pria yang mencintainya tanpa syarat dan menerima semua kekurangan Naya. Follow ig Author @Ayzahranqyute Naya "Aku nggak mungkin jodoh kamu! Kita hanya kebetulan bertemu...." Dylan "Aku yakin kamu jodoh aku, karena takdir mempertemukan kita dengan menyamar sebagai kebetulan."
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai nggak nanya
Baca
+Pustaka
Sahabat Istriku yang Memikat Hasrat

Sahabat Istriku yang Memikat Hasrat

"Sis, tolong bantu aku puasin suamiku, aku benar-benar sudah nggak tahan lagi." Istriku belakangan ini tidak sanggup menahan gempuran dariku, dia menangis lalu lari mencari sahabatnya untuk mengadu. Demi meredakan hubungan antara aku dan istriku, sahabatnya datang sendirian ke rumahku. Dia mengenakan gaun pendek ketat yang seksi, lekuk dadanya tampak jelas menonjol. "Dengar-dengar kamu ganas sekali, ya? Biar kucoba dulu, besar atau nggak."
91.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai nggak nanya
Baca
+Pustaka
Assalamualaikum, Ex-Husband!

Assalamualaikum, Ex-Husband!

Anjani Rahma (32 th) tidak akan pernah mengira bisa menjadi janda di usia seperti ini. Mana diselingkuhin itu nggak enak banget! Tapi, tetap dong hidup harus berlanjut. Hingga ia harus menghadapi salah satu pesona janda, mantannya pingin balikan! Bersediakah Anjani? Atau justru dia terjebak pesona laki-laki lain yg ganteng, kaya, tapi galaknya minta ampun? Yuk baca, romance comedy ini!
1020.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 564 kali sebagai nggak nanya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
2728293031
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status