Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
No One

No One

Mungkin lain kali saja aku berteman dengan Cia. Singkat cerita kami semua sampai ditempat tujuan dengan selamat. Aku turun dari bus dengan hati yang amat sangat senang. Pertama kalinya aku menjalani ospek di sebuah taman bermain hahaha kampusku memang aneh. Kami para maba UNIBIM segera diarahkan ke sebuah tempat yang luas. Hari ini kegiatan kami adalah uji kekompakkan dan kerjasama tim. Panitia ospek telah menyebarkan bendera hitam di beberapa tempat di taman bermain ini dan kami secara berkelompok harus mencarinya, bagi tim yang memiliki bendera paling banyak akan mendapatkan tiket freepass hari terakhir ospek alias hari evaluasi ospek yang terkenal kejam dan menakutkan itu. Kelompokku sang
102.7K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as one o'clock
Read
+Library
Kuserahkan Suamiku Kepada Pelakor

Kuserahkan Suamiku Kepada Pelakor

Sayup-sayup terdengar bunyi mesin mobil di luar rumah. Itu pasti Mas Deno. Kucoba mengusap mataku yang terasa perih dan tak kunjung bisa dibuka. Pandanganku tertuju ke jam dinding yang melingkar, dan aku terperanjat. ‘’Jam 01.00? Ya Allah! Apa aku salah lihat kali, ya?’’ gumamku sambil terus mengusap mata. Namun, angka 01.00 tetap terpampang di sana.
118.9K viewsCompletedAdded to Library 566 Times as one o'clock
Read
+Library
Office Hour!

Office Hour!

Keringatku mulai mengucur. Dan butuh waktu lama untuk sampai di lantai 11, karena lift berhenti di setiap lantai. Saat akhirnya lift sedikit lega, aku menggeser posisiku dan menarik nafas panjang. Ting! Akhirnya, lantai 11 juga! Saat keluar lift, ada dua tanda panah. Kiri adalah firma hukum dan kanan tempat Lotus berada. Aku belum menentukan langkahku saat seseorang menepuk bahuku.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as one o'clock
Read
+Library
The First and Only One

The First and Only One

Ia harus menunggu hingga waktunya obat itu bekerja dan ia bisa melancarkan rencananya untuk bisa memiliki Andrea. Sementara Dimas yang sedari tadi mengawasi Erlan mengernyit saat pemuda itu memandang ke satu arah. Ia mengikuti arah pandang Erlan dan ia menemukan Erni berdiri di sana. Keduanya cukup lama saling menatap satu sama lain hingga ia melihat Erni mengangguk pelan pada Erlan seakan memberi isyarat pada pemuda itu. Isyarat?
107.2K viewsOngoingAdded to Library 271 Times as one o'clock
Read
+Library
(Not) One Night

(Not) One Night

Sulit untuk percaya lagi setelah kepercayaan yang diberikan di hancurkan begitu saja. Alan menghela nafas pelan lagi lalu menengok ke arah jam dinding di kamarnya. Jarumnya sudah menunjukkan pukul 10 malam. Alan tak bisa mendengar suara apapun lagi dari kamar sebelah. Entah mereka masih terjaga atau sudah terlelap. Yang jelas, kantuk belum menghampiri Alan.
1.7K viewsCompletedAdded to Library 33 Times as one o'clock
Read
+Library
ONE MORE TIME!

ONE MORE TIME!

Mau takhayul atau tidak, pokoknya Eriska membenci angka tersebut. Dan, sialnya lagi, hari ini adalah hari Senin. Hari Senin yang jatuh pada tanggal empat di bulan ini. Hari Senin yang sudah membuat Eriska gondok setengah mati dan percaya bahwa dia akan terkena kutukan entah oleh siapa. Coba saja perhatikan keadaan di rumahnya saat ini.
6.7K viewsOngoingAdded to Library 266 Times as one o'clock
Read
+Library
After One Night Stand

After One Night Stand

Pria itu perlu mengikuti ayahnya untuk masalah pekerjaan. Lynette menghabiskan satu minggu tanpa Lake dengan kegiatan kampusnya, ia tidak menghubungi Lake sebelum pria itu menghubunginya karena ia tidak ingin mengganggu kegiatan Lake. Ponsel Lynette berdering, Lynette yang sebelumnya tidur kini membuka matanya. Ia meraih ponselnya dan melihat siapa yang memanggilnya di waktu seperti ini. “Amora?” “Nona, saya adalah pelayan di klub Imperial. Saat ini pemilik ponsel ini mabuk. Bisakah Anda datang menjemputnya?”
1045.6K viewsOngoingAdded to Library 1.1K Times as one o'clock
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status