Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suami yang Aku Nikahi Ingin Menghabisi Nyawaku

Suami yang Aku Nikahi Ingin Menghabisi Nyawaku

Suami yang baru aku nikahi ingin menghabisi nyawaku. Saat ini, dia sedang memegang pisau dan memojokkan aku di balkon. Senjata tajam itu menusuk jantungku, lalu dia mengulurkan tangannya dan mendorongku dari lantai dua puluh. Di saat yang bersamaaan, aku melihat air mata jatuh dari sudut matanya. Dia berkata, "Sehat selalu, kekasihku yang sempurna."
9.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai pacar toxic
Baca
+Pustaka
Ambisi Ibu Tiri

Ambisi Ibu Tiri

Saat pertama kali Ibu Tiri memasuki rumah kami, aku juga menerima uang bulanan yang dikirim ayahku di kampus. Tak disangka, pertemuan pertama kami berubah menjadi mimpi buruk. Di depan seluruh mahasiswa dan dosen, dia menarik rambutku dengan kasar dan memukulku tanpa ampun. "Dasar perempuan nggak tahu malu! Masih muda, mau saja jadi simpanan orang, bahkan berani menggoda pria beristri!" Aku terdiam tanpa bisa membela diri, sementara orang-orang di sekitar menatapku dengan penuh hina. Tidak ada satu pun yang membantuku. Aku dipukuli sampai harus dirawat di rumah sakit, barulah Ibu Tiri tahu siapa aku sebenarnya. Namun, dia tetap tidak peduli, malah berkata, "Aku adalah wanita yang paling dicintai ayahmu, dan mulai sekarang aku adalah ibumu. Ibu memukul anaknya itu hal yang wajar." Dia tidak tahu bahwa cinta sejati ayah sepanjang hidupnya hanyalah ibuku. Ayah menikah lagi hanya karena takut aku merasa kesepian setelah ibu meninggal, dan menggunakan alasan itu untuk mencari pengasuh bagiku.
8.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 221 kali sebagai pacar toxic
Baca
+Pustaka
Menolak Semua Setelah Kehilangan

Menolak Semua Setelah Kehilangan

Setelah aku jatuh saat hamil, anakku yang berusia enam tahun, Kenan, tidak menolongku. Ketika aku sadar lagi, anakku sudah tiada. Di samping ranjangku, dia bersembunyi di belakang suamiku, Arsen, sambil bergumam pelan, "Aku kira Ibu pura-pura pingsan untuk cari perhatianku!" "Ibu sebelumnya beberapa kali pura-pura pingsan supaya aku tidak pergi bermain dengan Tante Sabrina!" Arsen menambahkan dengan dingin, "Kamu selalu memainkan trik untuk menarik perhatian. Kenan bahkan tidak lagi memercayaimu." "Kamu perlu merenungkan dengan baik, kenapa Kenan lebih suka bersama Sabrina daripada denganmu." Hatiku hancur berkeping-keping. Keesokan hari setelah keluar rumah sakit, aku pulang dan mengemas semua barangku. Aku hanya meninggalkan satu surat perjanjian perceraian dan satu surat pemutusan hubungan ibu-anak.
6.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai pacar toxic
Baca
+Pustaka
Kirana, Cinta Sejatiku

Kirana, Cinta Sejatiku

Ada pertanyaan di forum, "Bagaimana rasannya menikah dengan orang yang nggak kita cintai?" Suamiku menjawab, "Berhubungan seks dengannya seperti rutinitas dan setiap hari rasanya hanya ingin bercerai." Wanita yang menempati hati Sendra Wijayanto, Kirana Larasati, sudah kembali dari luar negeri. Keduanya beradu adegan panas di tempat tidur. Kirana bersikap sok di depanku dan ingin aku mundur. Aku melemparkan surat cerai dengan dingin ke arahnya. "Kalau bisa, buat dia menandatangani surat cerai ini. Kalau nggak, aku hanya akan meremehkanmu."
4.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai pacar toxic
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Pembunuh Bayaran

Terjerat Cinta Pembunuh Bayaran

Niat hati ingin menyewa pacar sewaan untuk memanasi sang mantan, Eliana justru malah bertemu dengan seorang pria pembunuh bayaran. Berawal dari Eliana yang salah menduga. Dia mengira pacar sewaannya telah tiba, jadi dia segera mengajak pacar sewaannya itu ke acara pertunangan mantannya tanpa memindainya lebih dulu. Tidak disangka, pertemuan tidak sengajanya justru malah menjerumuskannya ke dunia gelap namun penuh cinta.
10511 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai pacar toxic
Baca
+Pustaka
Kehidupan Pernikahan Tak Seindah Lamaran

Kehidupan Pernikahan Tak Seindah Lamaran

Seberapa besar dulu suamiku mencintaiku? Demi bisa menikahiku, dia melakukan lamaran sampai 99 kali. Pada lamaran ke-100 kalinya, aku akhirnya luluh oleh kegigihannya. Aku pun menjadi Nyonya Wirawan yang membuat semua orang di Kota Haidar iri. Pada hari pernikahan kami, aku memberinya 99 kupon rujukan. Kami berjanji, selama kupon-kupon itu belum habis digunakan, aku akan selalu berada di sisinya. Selama lima tahun pernikahan, setiap kali dia pergi menemani cinta pertamanya, satu kupon rujukan akan terpakai. Saat dia menggunakan kupon rujuk ke-97, suamiku tiba-tiba menyadari bahwa aku telah berubah. Aku tidak lagi menangis atau membuat keributan, juga tidak lagi memintanya untuk tinggal. Ketika dia kehilangan kendali karena sekretarisnya yang sok polos itu, aku diam-diam bertanya padanya, "Kalau kamu pergi menemaninya, bolehkah aku menggunakan satu kupon rujukan?" Pria itu tertegun sejenak, lalu untuk pertama kalinya, hatinya melunak. "Oke, toh baru terpakai 60-an kupon sekian. Kalau kamu mau pakai, pakailah." Aku hanya menggumam pelan, lalu membiarkannya pergi. Dia tidak tahu, bahwa itu adalah kupon rujukan ke-97 yang digunakannya. Dan kupon rujuk kami ... kini hanya tersisa dua lembar terakhir.
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai pacar toxic
Baca
+Pustaka
Runtuh di Tangan Karma

Runtuh di Tangan Karma

Saat suamiku yang seorang CEO, sedang menemaniku menjalani program bayi tabung untuk kedua belas kalinya, tiba-tiba dia menerima panggilan dari nomor tak dikenal. Dia melirik layar ponselnya sekilas, sorot matanya langsung berubah tegang. "Ada rapat darurat dewan direksi." Dia berdiri sambil merapikan ujung lengan jasnya, gerakannya begitu tenang dan terkendali, seolah sudah berulang kali melakukannya. "Ada kendala di proyek akuisisi lintas negara. Kamu lanjut dulu sendiri ya, nanti kalau rapatnya udah selesai aku balik lagi temanin kamu." Pintu ruang pemeriksaan tertutup lagi. Perawat yang memegang berkas medis tampak ragu saat menatapku. "Nona Wanda, proses pencairan embrionya udah dimulai. Apa mau tetap dilanjutin?" Aku menunduk, menatap lembar persetujuan yang sudah aku genggam hingga kusut. Rapat darurat? Keluarga Linarta adalah investor terbesar di perusahaan milik Yansen Suwira. Jika memang ada rapat darurat, bagaimana mungkin aku, sebagai putri sulung Keluarga Linarta, tidak mengetahuinya?
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai pacar toxic
Baca
+Pustaka
Aku Tidak Ingin Apapun, Hanya Mama

Aku Tidak Ingin Apapun, Hanya Mama

Seminggu sebelum hari raya, William memberiku libur selama tujuh hari dan menyelipkan tiket ke Stokwov ke dalam tasku. Aku pikir dia akhirnya mulai belajar bagaimana cara peduli. Lalu, aku mendengarnya sedang berbicara dengan putra kami di tangga. "Pa, apa Papa benar-benar akan menikah dengan Tante Viona? Bagaimana dengan Mama?" Rian memegang mobil mainannya, mencoba terdengar berani. William terdiam sejenak. “Ini hanya pernikahan secara hukum saja. Mario sudah meninggal. Viona dan Sofi dalam posisi terancam, dan Papa tidak bisa membiarkan mereka seperti itu. Mereka membutuhkan nama marga Degarda untuk perlindungan.” “Apa Mama sudah tahu?” “Dia tidak boleh tahu.” Suaranya melembut. “Rahasiakan ini dari mamamu, Rian. Di hari ulang tahunmu nanti, Papa akan membelikanmu model mobil balap yang kau inginkan itu.” Jadi tiket itu bukanlah hadiah. Itu adalah cara untuk menyingkirkanku dari kehidupannya. Jika dia bisa menggunakan marga keluarganya untuk wanita lain, meskipun hanya untuk formalitas, maka aku juga bisa mengambil kembali harga diri dan ambisi yang telah kukubur dalam pernikahan ini. Kali ini, ketika aku pergi, aku tidak akan pernah kembali lagi.
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai pacar toxic
Baca
+Pustaka
Karena Ganti Kunci, Aku Menceraikannya

Karena Ganti Kunci, Aku Menceraikannya

Istriku selalu tidak suka membawa kunci. Namun kali ini, dia mengganti kunci pintu rumah dari kunci sandi menjadi kunci model lama yang harus diputar dengan anak kunci. Bahkan saat mandi pun dia akan mengunci pintu rumah. Setiap kali aku pulang, aku harus meneleponnya dulu, setelah dia membukakan, barulah aku bisa masuk. Aku tidak bisa menerima penghinaan seperti ini. Di acara kumpul keluarga, aku pun mengeluarkan surat perjanjian cerai. Semua orang mengira aku hanya mabuk dan sedang bercanda. Istriku menampar wajahku dengan keras, lalu menatapku dengan penuh amarah. "Cuma menelepon dulu saja, susah sekali? Bukankah dulu kamu berjanji akan menghormatiku seumur hidup!" Aku menatapnya dengan dingin, lalu tersenyum sinis. "Kalau sudah bercerai dan aku langsung nggak pulang lagi, bukankah itu justru lebih menghormatimu?"
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai pacar toxic
Baca
+Pustaka
Pertemuan Adalah Alur Takdir

Pertemuan Adalah Alur Takdir

Pada hari ketika aku dikonfirmasi menderita kanker, suamiku menampar wajahku dan berkata, “Kau begitu keji dalam hatimu, bahkan ingin merebut penyakit adikmu.” Anak kami berteriak, “Mama sangat jahat, aku benci Mama.” Aku tidak menangis dan tidak membuat keributan, hanya diam mengemas lembar pemeriksaan, sambil memilihkan liang kubur untuk diriku sendiri. Lima belas hari lagi, aku akan pergi dari kota ini, menyelip ke dalam sunyi, seperti bayangan yang menghilang. Saat semuanya berakhir, aku ingin bahkan penyesalan mereka pun tak sempat menemukan aku.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai pacar toxic
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
1920212223
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status