Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menjadi Selingkuhan Suamiku

Menjadi Selingkuhan Suamiku

(Area 21+) Bijaklah dalam memilih bacaan. Kayla, atau biasa disapa dengan Key, memergoki suaminya berselingkuh dengan seorang perempuan di sebuah hotel berbintang. Tak terima dikhianati, ia pun berencana untuk membuat suami dan perempuan jalang tersebut tewas dalam sebuah kecelakaan. Namun apesnya, hari sial tak pernah ada di dalam kalender. Bukannya membuat suami dan sang pelakor tewas, Key justru mengalami kecelakaan tunggal hingga menyebabkan dirinya tewas di tempat. Sayangnya, Key tidak menyadari jika dirinya sudah mati. Sebab pasca insiden maut itu terjadi, ia justru terbangun dan tahu-tahu sudah berada dalam sebuah kamar hotel bersama suaminya. "Morning, sayang. Maaf ya, aku tadi harus balas pesan dari istriku dulu," terang Brayan seraya menyapu wajah Key dengan bibirnya. "Istri?" Key terkejut mendengarnya. Seingatnya, sebelum kecelakaan terjadi, dia dan Brayan sudah menikah resmi secara agama dan negara. Itu artinya, ia adalah istri sahnya Brayan, kenapa tiba-tiba berganti menjadi ani-ani? Menyadari jika ia berubah menjadi perempuan selingkuhan suaminya sendiri, Key pun memanfaatkan keadaan. Satu persatu rahasia tentang Brayan pun akhirnya terbuka. Mulai dari alasan sang suami berselingkuh, hingga penyebab kecelakaan Key yang ternyata ulah sosok misterius yang selama ini menjadi duri dalam rumah tangga Key dan Brayan. Lalu, apa yang akan Brayan katakan saat ia tahu jika yang menjadi selingkuhannya adalah istrinya sendiri? Sampai kapan Key akan bertahan dalam tubuh selingkuhan suaminya? Apakah ia akan kembali hidup dalam tubuhnya, atau justru mati seperti saat kecelakaan terjadi?
Rumah Tangga
101.5K VuesEn cours
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Forced By The Mafia King

Forced By The Mafia King

He slid a paper across the table, his eyes cold. " Sign it." She blinked, confused. "Why?" "It’s our marriage certificate." He spoke as if discussing the weather. "I’ve already signed it. Your turn." Siya froze. **Marriage?** To a man like him? Her? A whore. Pregnant. She looked up at him, pleading. "I-I can be your maid. Do anything. Just… don’t hurt my baby." Her voice trembled, careful, trying to bargain with the devil himself. But Abhimanyu’s gaze was relentless, unmoved. His tone cut like ice. "I want you to sign it right now." Her heart hammered in her chest. "But… how… why me?" She stuttered, breaking. "I don’t want to marry you." She stood, defiance shaking her body. The word **marriage** tasted like ash, reminding her of someone she loathed beyond reason. Abhimanyu leaned in, his smile devoid of warmth. "You **will** marry me. Or…" The room fell silent, thick with the unspoken threat. **The world knows** what he is capable of. "Plea.se," she whispered. Her voice was barely a breath. Siya’s legs screamed to run. But there was nowhere to go. His voice low, lethal. "Listen to me, TweetyBird. If I can save you, I can ruin you too.' His eyes darkened. "Sign it. And you’ll be mine." "Why me?" Her voice broke. ************ Siya laid on the bed on her fours, her hands tied together with a handcuff as Abhimanyu thrusted slowly from her back. He changed their position making her completely under his mercy. As the sun rose in the sky, he uncuffed her. "Scream my name!" He groaned going faster than before. But his pace didn’t slacken at all. He had turned into a needy beast, who was ruining every ounce of sanity left in Siya. *********** ***********
Mafia
102.6K VuesEn cours
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Her Bloom Isn’t Red Anymore

Her Bloom Isn’t Red Anymore

Post - Apocalyptic Horror | Action | Yuri Harem | 18+ | Rated R | Mature Content | Slow Pace It started with a kiss I don’t remember giving. A rooftop. A moan. Someone’s fingers buried in my hair like they belonged there. A mouth on my throat that said I tasted like something they lost in another life. I wasn’t dreaming. The city was already cracking beneath me. Power grids flickering like dying stars. Tech failing. Screens static. The sky bruising in strange new colors. Everyone said it was coincidence. Collapse. Noise. But I knew better. The moment I felt her breath on my skin — even if I couldn’t see her — I knew the end had already arrived. And I had something to do with it. Ten butterflies followed me after that. Not literal ones. Not always. They shimmered in my periphery. Each the wrong color. Each too vivid. Each drawn to me like heat to blood. They touched me in dreams. They watched me when I undressed. They whispered without words. I could taste their want. Some called me cursed. Broken. Unstable. But the truth is simpler. I’m blooming again — and they all feel it. They don’t love me. They remember me. They remember what I used to be — what I still am, underneath the silence. One of them burned me with just a kiss. One broke my spine with kindness. One slid her hand under my shirt like it was always hers. One cries when she touches me. One never speaks, but her eyes dig. One wants to keep me. One wants to ruin me. And one just wants to finish what we started. They think I’m choosing. I’m not. My body already did. And now the bloom inside me is turning darker.
LGBTQ+
961 VuesEn cours
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Cinta Itu Tidak Datang Tiba-Tiba

Cinta Itu Tidak Datang Tiba-Tiba

Griselle Dayoung dan David, hidup di dua dunia yang berbeda. Griselle sebagai pewaris tunggal HANSENG group milik keluaranya. Di sisi lain David seorang pria misterius yang memulai segalanya dari nol. Griselle yang acuh dan bebas bertemu dengan David yang dingin dan selalu menghitung langkah dalam bertindak. "Bukannya tadi aku bertanya apakah tubuhmu baik-baik saja?" Jawab David sambil melirik ke arah Griselle. "Iya, lantas apa hubungannya antara tubuhku baik-baik saja dengan kamu mengantar makan siang ke kantorku?" Tanya Griselle dengan wajah bingung, hatinya merasa sedikit tidak nyaman. "Hari ini, aku sedang bereksperimen dengan menu baru. Karena nggak ada yang menjadi kelinci percobaan, walau dengan berat hati, aku pergi mengantar makanan buatanku ke kantormu. Menurutku setidaknya, di sana ada banyak pegawaimu yang bisa menjadi kelinci percobaan." Jawab David dengan santai. Griselle terdiam saat mendengar perkataan David, saat ini di dalam hatinya timbul keinginan yang sangat besar untuk menarik keras rambut dan menggigit daun telinga pria di depannya ini. Ternyata kebaikan David tadi siang hanya untuk menjadikan dirinya dan pegawainya sebagai kelinci percobaan. Rupanya dia mau membalas dendam, maki Griselle di dalam hati. "Melihat kamu kembali baik-baik saja, aku merasa sedikit tenang, artinya makananku masih layak untuk dimakan." David melanjutkan perkataannya masih dengan nada tenang, tanpa menyadari perubahan di wajah Griselle yang sudah menghitam. Wajah Griselle yang awalnya kelam, tiba-tiba berubah dengan cepat menjadi wajah penuh kelicikan. Perubahan wajah Griselle secepat membalikkan telapak tangan, dengan wajah penuh senyuman manis, dia berkata, "Tetapi aku tetap harus berterima kasih loh."
Romansa
336 VuesEn cours
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
My Ex-Fiancé's Regret

My Ex-Fiancé's Regret

“Don’t tell me you’re starting to get scared again,” he whispered before returning his lips to my sensitive nipples. His hand slid lower, shifting my panties aside, the fabric brushing against my skin. “Someone might walk in,” I managed to say, though my voice was barely audible. “Forget everyone and focus on us,” he murmured. His fingers began to tease me, running over my clit with a deliberate slowness that made my breath hitch. “I love how you’re always so wet for me,” he said, his tone filled with raw desire. As his pace quickened, his words urged me on. “Don’t hold back your moans. I want to hear all of it.” The knowledge that his office was soundproof was the only reassurance I had, but even then, I couldn’t trust my own voice. My body arched in response as he trailed kisses along my neck, his fingers moving with an intoxicating rhythm. “I love how your body reacts to my touch,” he murmured against my skin. “I could fuck you all day.” “Yes,” I moaned, unable to stop myself. “Yes, what?” he teased, his fingers moving even faster, pushing me closer to the edge. “Don’t stop, Alex,” I gasped. ********************************************************** Six years ago, Alex broke me, leaving me humiliated, pregnant, and abandoned. He chose Camila, his flawless childhood friend, while I was left to pick up the shattered pieces of my life. But I survived, and for my son, I built a life I’m proud of. Now, Alex is after me, but stunned by the woman I’ve become, and the son who bears his resemblance. When he asked about his father, my son’s innocent reply said it all: "Mommy said he's dead." I couldn’t have said it better myself.
Romance
105.3K VuesEn cours
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
My Fierce Secretary

My Fierce Secretary

R_Quella
“When Destiny brings you into a game.“ MEET ALBYAZKA STEVANO__ He's the perfect man. Muda, tampan, kaya, multitalent, hingga mendapat gelar the perfectionist boss. Membuat Alby selalu menganggap mudah segala hal termasuk wanita. Namun, tidak lagi setelah pertemuanya dengan seorang wanita galak bernama Alessia Mikhayla. Seorang yang sanggup membuat Alby tertantang dan merasa tertarik untuk pertama kali pada seorang wanita hanya karena sebuah julukan Bedebah darinya. MEET ALESSIA MIKHAYLA__ seorang 'secret agent' berparas cantik yang terkenal galak dan keras kepala. Wanita bebas dan tidak suka diatur apalagi dikekang sepertinya sangat membenci banyak hal. Termasuk, Albyazka Stevano. Sejak pertemuan pertama mereka yang tidak bisa di katakan baik juga pertemuan-pertemuan tidak terduga lainnya yang banyak meninggalkan kejadian buruk membuat ruang gerak Alessia menjadi terbatas. Alessia membencinya. Membenci kehidupannya yang bahkan terasa seperti seekor burung peliharaan karena ulah pria itu yang sesuka hati mengklaim dirinya sebagai kekasih di hadapan media. Setelah segala hal yang terjadi, mana mungkin Alessia membiarkannya? Menjadikanya mainan pria itu? Well.. Albyazka Stevano perlu tahu kalau Alessia bukan wanita yang mudah dikalahkan. Wait for the time .. Alessia akan membuktikannya. Lihat saja.. BLURB️ "Kau tidak bisa seenaknya padaku, Darling." "I can, who will stop me?" Alessia kemudian menciumnya sekali lagi, hanya kecupan singkat dan ia kembali tersenyum. "Sudah cukup." Alby menaikkan alis. "Apa maksudmu?" "Kau tidak dengar? Cukup. Artinya berhenti. Aku tidak akan melakukan hal lain selain berciuman." gumam Alessia menjelaskan. "Tinggalkan saja nomor rekeningmu." "Buka matamu, Darling. Kau perlu melihat siapa aku untuk kembali mendiskusikan tentang uang." "Tidak perlu repot-repot, aku tidak peduli kau siapa." _________ "Kau milikku, tidak ada jalan kembali untukmu pergi." -Albyazka Stevano.
Romansa
915.8K VuesComplété
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Cinta untuk Tabitha

Cinta untuk Tabitha

AYA RAYA
Tabitha tersenyum sinis ke arah Rino. “Kenapa? Lo kaget lihat gue, Rin? Nggak menyangka ya kalo ternyata gue ada di sini juga? Dan gue sudah dengar semuanya! Semua obrolan kalian berdua! Gue baru tahu kalau ternyata ada ya cowok yang sejahat lo, Rin! Jadi begitu rupanya? Lo anggap gue itu cuma sebatas cewek taruhan buat lo? Nggak ada artinya lagi kah gue selain itu, Rin? Menurut lo ... gue cewek kampungan? Culun? Kutu buku? Nggak cukup menarik ya buat lo? Nggak bisa bikin lo ‘naik’? Sorry ya, Rin! Sebelum lo menganggap diri lo itu cowok paling hebat yang bisa menaklukkan hati semua cewek, asal lo tahu aja ... lo nggak sehebat itu! Andai lo itu barang, dikasih gratis aja gue nggak mau terima, apalagi disuruh bayar! Karena buat gue, lo itu cuma cowok brengsek, jahat, nggak punya otak, yang pantasnya dibawa ke tukang loak terus ditukar sama piring! Tahu lo? Piring aja lebih berharga dan lebih berguna buat gue, daripada cowok kayak lo! Gue menyesaal ... banget pernah dekat sama lo, Rin! Cowok brengsek! Cowok nggak punya otak! Otak lo yang lo pikir cerdas bisa ngebodohin gue itu ternyata nggak lebih besar dari biji kwaci tahu nggak!” maki Tabitha, sebelum melangkah keluar dari warung kopi dan berlari menjauh. Rino melongo. Pemilik warung kopi bengong. Pemuda yang duduk di sebelah Rino bangkit berdiri sambil menahan tawa. “Kasihan lo, Rin! Udah otak lo cuma segede kwaci, lo mau dibawa ke tukang loak lagi! Ditukar sama piring!” Pemuda itu tertawa tergelak. "Diam lo!" bentak Rino. Malu. Pemuda itu semakin tertawa tergelak.
Romansa
103.7K VuesComplété
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Om Duda!

Om Duda!

"Mommy!" seorang bocah laki-laki menghampiri Disya yang sedang duduk menikmati es krim bersama dengan ketiga sahabatnya di salah satu caffe. Disya tentu saja membelalakkan matanya, yang benar saja bocah laki-laki di depannya memanggil Disya dengan sebutan 'Mommy' padahal Disya masih duduk di bangku kuliah semester tujuh, dan lagipula Disya belum menikah, bagaimana mungkin dia sudah mempunyai anak? Kailash, nama bocah laki-laki itu. Rupanya dia salah mengira Disya Mommynya. Hingga akhirnya seorang lelaki menghampiri meja mereka. Disya sampai membelalakkan matanya, mulutnya menganga ketika melihat lelaki tampan itu. Devan, lelaki yang dipanggil 'Daddy' oleh Kai. Baru pertama kali bertemu saja, rasanya Disya langsung jatuh cinta. Memejamkan kedua matanya, sedikit membenarkan posisi duduknya, lalu menengadahkan kedua tangannya di depan dada. "Ya Tuhan... jodohkanlah hamba dengan Pak Devan, kalo Pak Devan masih ada istri, ambil saja istrinya!" "Astaga, Disya omogan kamu ih!" pekik ketiga sahabatnya berbarengan. Mereka tentu saja syok mendengar ucapan sembarangan yang diucapkan Disya beberapa detik yang lalu. "Sejak kapan kamu suka sama om-om hah?!" "Sejak hari ini!" Berbeda dengan Disya yang langsung terpikat, Devan malah melihat Disya dengan tatapan tidak suka. Namun, Disya akan tetap bertekad, dia harus mendapatkan hati Devan. Setelah menjadi detektif dadakan untuk mengamati Devan. Sebuah fakta yang berhasil membuat Disya merasa sangat senang. Devan hanya tinggal berdua dengan Kai, yang artinya Devan adalah seorang duda bukan? Benar! Tentunya itu adalah kesempatan besar untuk Disya mendapatkan hati Devan. Tidak perlu mengambil hati Kai—bocah itu sudah menyukai Disya sejak pertemuan pertamanya. Tugas Disya hanya mencari cara untuk mengambil hati Devan. Akankah Disya berhasil? "Otw jadi Mommy Kai." — Nadisya Queensa Fatyavia. "Ck! Gadis kecil!" — Devano Zayn Ganendra. ***
Romansa
9.871.9K VuesComplété
Afficher les avis (27)
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Anaa
Hai temen-temen^^ Sebelumnya aku mau ngucapin makasih banyak buat yang selalu nunggu novel ini. Aku ngerasa bersalah udah bilang mau update tiap Kamis dan Sabtu, padahal kadang suka engga di tepatin, sorry ..., aku usahain update di hari itu, tpi kalau engga ya mngkin di up di hari berikutnya yaa ...
Michael Sanjaya
sumpah deh...baru x ini baca novel tentang keluarga dan perceraian tp ujung"nya ttp hrs berpisah jg. hahahaha.... uda gt kasian keluarga si cowok yg boleh di blg hancur, si cowok mo rujuk berujung ggal sedangkan adik tnpa pengetahuan kluarga atau si kakaknya hdupnya jg hancur. mantap, ceritanya unik
Lire tous les avis
Dernier
1
...
5678910
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status