Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kehormatan Yang Terenggut

Kehormatan Yang Terenggut

Tapi, ia sudah terlanjur terjerumus di lembah hitam. Lumpur itu terlalu dalam menjeratnya. Marini cukup kesulitan membersihkan dosa-dosanya. Baginya, nasi sudah menjadi bubur. Tak mungkin ada jalan untuk bertobat. Ia juga tidak siap hidup melarat. Dengan melayani pria itu, kehidupan dunianya bisa terjamin.
1014.7K viewsCompletedAdded to Library 530 Times as succumbing
Read
+Library
Zombieing

Zombieing

Uhuk uhuk Rahim basah? Oh my god. Kenapa frontal sekali ucapan Wilona itu. Kalau sampai terdengar oleh objek ghibah kan berabe. Duuuh, bisa tercemar otak polosnya gara-gara sering mendengar ucapan nyeleneh Wilona. "Tapi gue denger dari anak keuangan, katanya CEO baru itu macem iblis. Cuma katanya sih" "Iblis? Mana ada iblis ganteng"
2.2K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as succumbing
Read
+Library
RUSAK

RUSAK

Mungkin jiwanya tak akan selamat, jika selamat pun Safa akan mengalami kelumpuhan. Safa memejamkan matanya rapat-rapat, tubuhnya bergetar hebat, merasakan gelap semakin mencengkam menghadapi eksekusi yang menantinya. "Apakah besok aku bisa melihat matahari bersinar lagi?" "Mimpiku... haruskah semuanya aku ikhlaskan berakhir?" Rintihnya dalam hati, meneteskan buliran bening yang terus menggeliat di kelopak matanya.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as succumbing
Read
+Library
Pilihan yang Menghancurkan

Pilihan yang Menghancurkan

Suaranya sempat terdengar rapuh sejenak, lalu kembali dingin. "Dan satu hal lagi. Berikan pada Kayla obat sterilisasi baru yang dimiliki rumah sakit itu." Suara Dokter Willi bergetar. "Bos, obat itu … Nyonya baru saja melahirkan bayi yang mati. Tubuhnya sangat lemah. Dia bisa mandul. Permanen."
25.7K viewsCompletedAdded to Library 924 Times as succumbing
Read
+Library
SACRIFICE

SACRIFICE

First yang asik dengan ponselnya hanya menjawab tanpa menatap Thana. "Setelah diperhatikan dengan benar. Ternyata kau cukup manis." First langsung tersedak, bahkan dirinya terbatuk hebat. Thana yang melihat itu panik. Takut jika temannya benar-benar mati akibat tersedak. First melotot seraya menepuk pelan dadanya untuk meminimalisir rasa sesak, bahkan matanya berkaca-kaca dan tenggorokan terasa sangat perih.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as succumbing
Read
+Library
Shadow

Shadow

_____ Keesokan harinya, mading kelas yang biasanya sepi kini sangat ramai dan bahkan papan besar itu tertutup tubuh-tubuh manusia yang berkumpul. "Ada apa sih? Rame banget," ucap salah satu siswi penasaran yang tak sengaja Mauryn dengar karna gadis itu juga penasaran. "Gak jelas sih, tapi kata yang udah liat itu ada berita si Justin anak kelas dua tiga meninggal. Mayatnya ditemuin di sungai," jawab siswi lainnya membuat Mauryn yang ikut mendengar terkejut. "Dia si bad boy itu kan? Baguslah. Jadi sekolah ini aman karna pembullynya udah mati," sahut siswi lainnya merasa puas atas kematian salah satu siswa SMA Bina Bangsa.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as succumbing
Read
+Library
Slave

Slave

Berulang kali mulut Ayesha mengucapkan kata tidak dan kepalanya yang terus menggeleng sebagai isyarat jika ia tidak mau. "H-hasan ku mohon berhenti!" teriak Ayesha tanpa menoleh ke belakang dan .... BRUKKK. Ayesha terjatuh saat langkah kakinya yang mundur ke belakang tak seimbang menabrak sebuah batu kecil. "Awhh!" ringis Ayesha merasakan sakit pada kakinya. Hasan yang melihat itu pun terlihat sangat panik dan buru-buru menghampiri Ayesha yang terus meringis.
10.0K viewsCompletedAdded to Library 309 Times as succumbing
Read
+Library
Cintaku T'lah Mati

Cintaku T'lah Mati

"Tunggu di sini saja, sebentar lagi selesai." Mark seperti tidak sabar ingin memutus semua hubungan denganku. Dia melangkah cepat dan segera menghilang setelah membuka pintu. Aku duduk lemas di sofa. Di kantor yang sunyi sampai terasa menakutkan ini, aku teringat ucapan dokter. Leukemia stadium akhir, mungkin tidak ada kesempatan untuk transplantasi sumsum tulang belakang. Aku menghela napas, menatap pintu tempat Mark menghilang tadi. Mungkin dia memang tidak pernah peduli.
10.9K viewsCompletedAdded to Library 303 Times as succumbing
Read
+Library
Tenggelam Dalam Keheningan yang Membunuhku

Tenggelam Dalam Keheningan yang Membunuhku

Adikku mengidap autisme. Para dokter menyebutnya "kelebihan rangsangan sensorik yang parah". Aturannya sederhana. Tidak boleh ada suara yang tiba tiba. Sama sekali tidak boleh. Jadi, sepanjang hidupku harus dijalani dalam keheningan. Aku tidak pernah memakai sepatu hak tinggi. Aku tidak pernah meninggikan suara. Aku bahkan tidak diizinkan tertawa. Semua itu demi mencegah adikku mengalami krisis emosi. Ayahku, Victor, kepala Keluarga Chaniago, sering menggenggam bahuku. Wajahnya dipenuhi rasa bersalah saat berkata, "Sera, kamu anak baik Ayah. Melindungi adikmu adalah tanggung jawab kita. Kamu sehat dan kuat. Kamu pasti bisa sedikit berkorban demi dia, bukan?" Hari itu, aku berada di teras lan
2.8K viewsCompletedAdded to Library 74 Times as succumbing
Read
+Library
Kesempatan Kedua Untuk Menghancurkanmu

Kesempatan Kedua Untuk Menghancurkanmu

Laura hanya bisa menatap kepergian Vino, air matanya tak berhenti mengalir, kini luka di hatinya benar-benar telah membusuk, menyisakan perasaan dingin yang mampu membuat seluruh tubuhnya bergetar. Pria yang dulu selalu melindunginya kini telah tiada, yang tersisa hanyalah Vino yang kejam, bersamaan dengan itu, cintanya pada pria itu pun mulai mati. Laura menggeliat, ia berusaha untuk bangkit, tapi karena tubuh yang terikat ditambah kondisi tubuh yang melemah, Laura kesusahan untuk bergerak, ia akhirnya membiarkan dirinya tetap dalam posisi tersungkur, kini ia mulai merasa dingin, tubuhnya juga terasa lengket karena darah ayam yang menempel di sekujur tubuh, dari darah ayam itu tercium bau a
456 viewsCompletedAdded to Library 14 Times as succumbing
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status