Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perceraian Aku dan Kakak Kembarku

Perceraian Aku dan Kakak Kembarku

Aku dan kakak kembarku menikah dengan saudara kembar dari keluarga bermartabat pada waktu yang sama. Dia menikah dengan kakak laki-laki Leo, yang merupakan seorang hakim federal, sementara aku menikah dengan adik laki-lakinya Sam, yang merupakan seorang dokter bedah. Ketika aku dirawat di rumah sakit untuk melindungi janinku, aku malah diculik perampok dan ditahan untuk minta tebusan. Perampok menggunakan ponselku untuk menghubungi suamiku Sam. Tapi dalam 32 kali panggilan, semuanya ditolak. Akhirnya perampok itu sangat marah sehingga memukul perutku dengan tongkat bisbol untuk melampiaskan amarahnya. Aku mencoba melindungi bayi di dalam perutku, tetapi aku tetap kehilangan anakku. Perampok itu akhirnya menelepon Sam dan setelah panggilan tersambung, Sam berteriak, “Annie hampir keguguran, aku hanya menemaninya untuk pemeriksaan, bisakah kamu berhenti menelepon dan mencoba menarik perhatianku!” Perampok yang melihat bahwa mereka tidak bisa mendapatkan uang tebusan, mengikatku dan melemparku ke kolam renang untuk melampiaskan amarah mereka sebelum pergi. Ketika aku hampir mati, kakak datang untuk menyelamatkanku. Melihat aku yang keguguran dan hampir meninggal, dia buru-buru menelepon suaminya yang merupakan seorang hakim. Namun, yang didapat adalah pesan suara dingin, "Sedang membantu Annie menghukum pembunuh yang hampir menyebabkan kegugurannya, mohon jangan ganggu." Saat ingin menelepon polisi, ponsel kehabisan baterai. Kakak terpaksa mengendarai mobil dan membawaku pergi. Namun dalam perjalanan pulang, badai salju tiba-tiba melanda, terjadi tanah longsor dan mobil pun mogok. Akhirnya kami tidak dapat bergerak maju dan terjebak di dalam mobil serta menggigil kedinginan. Untungnya, patroli hutan menemukan kami tepat waktu, jadi aku dan kakak tidak mati kedinginan. Setelah tersadar di rumah sakit, reaksi pertamaku dan kakak adalah kami ingin bercerai bersama.
6.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai pantun minta wa
Baca
+Pustaka
Adikku Merebut Posisiku di Altar Pernikahan

Adikku Merebut Posisiku di Altar Pernikahan

Pada hari yang seharusnya menjadi hari pernikahanku, pengantinnya malah bukan aku. Upacara yang sudah kutunggu selama lima tahun berubah menjadi lelucon ketika Valentina, adik perempuanku, melangkah menyusuri lorong marmer dengan gaun pengantin putih. Lengannya melingkar di lengan Luca, pria yang seharusnya berdiri menungguku di altar. "Maafkan aku, Bianca," kata Valentina pelan. "Tapi hari ini kamu bukan lagi pengantinnya." Kemudian, dia menyentuh perutnya, matanya berkilat penuh kemenangan. "Aku hamil anak Luca." Kata-katanya meledak di dalam kepalaku dan seluruh duniaku seolah-olah mendadak sunyi. Seakan-akan takut aku tak akan memercayainya, dia mengangkat sesuatu yang mengilap ke arah cahaya. Gambar USG hitam putih. Tertulis jelas, usia kehamilan 12 minggu. Mataku terasa panas dan perih. Dengan mata berkaca-kaca, aku menoleh ke arah Luca, mati-matian mencari apa pun. Penyangkalan, penjelasan, ataupun penyesalan. Namun, dia hanya menghela napas, lelah dan pasrah. "Bianca, aku minta maaf," katanya tak berdaya. "Valentina nggak punya banyak waktu lagi. Pernikahan ini ... adalah permintaan terakhirnya." "Aku akan menebusnya," tambahnya. "Kita bisa mengadakan pernikahan lain nanti." Ayahku, Moretti, berdiri di belakangnya dengan ekspresi dingin yang sama seperti yang selalu dia tunjukkan sepanjang hidupku. Aku tak pernah melihatnya tersenyum kepadaku, bahkan sekali pun. "Bianca," katanya tajam. "Adikmu sekarat. Biarkan dia yang menikah hari ini." Kakak laki-lakiku mengangguk tanpa mengatakan sepatah kata pun, seolah-olah itu sudah cukup sebagai jawaban yang tegas. Sepanjang hidupku, mereka selalu memilih dia. Air matanya, keinginannya, kebutuhannya, semuanya lebih penting daripada aku. Hari ini pun tidak berbeda. Sesuatu di dalam diriku ada yang retak. Baiklah. Jika tak ada seorang pun di keluarga ini yang peduli padaku, aku akan pergi.
7.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 265 kali sebagai pantun minta wa
Baca
+Pustaka
Terlahir Kembali: Tumbal Kekejaman Suami Bengis

Terlahir Kembali: Tumbal Kekejaman Suami Bengis

Menjelang hari perkiraaan lahir, pembukuan senjata Keluarga Gumar tiba tiba mengalami kebocoran besar. Petinggi keluarga langsung mengambil keputusan. Mereka menyuruhku, istri pemimpin yang katanya tidak ada kerjaan, pergi sendiri ke gudang senjata untuk melakukan pemeriksaan. Aku kira itu hanya tugas rutin biasa. Tak kusangka, adik angkat suamiku, Mikha, memanfaatkan kesempatan itu untuk meledakkan seluruh gudang senjata. Ledakannya memekakkan telinga dan kobaran api menelan seluruh langit. Aku tertindih di bawah reruntuhan yang roboh, rasa sakit di perutku seperti disayat pisau. Namun, aku tidak menghubungi Justin lewat jalur pribadinya yang berprioritas paling tinggi. Aku malah memilih mengirim sinyal minta tolong kepada ayahku. Karena di kehidupan sebelumnya, pada detik pertama ledakan terjadi, aku menggunakan jalur prioritas itu untuk menghubunginya. Anakku akhirnya selamat. Namun, Mikha hancur tak bersisa dalam ledakan itu. Justin memang berkata tidak menyalahkanku. Dia mengatakan bahwa Mikha hanyalah orang luar, tidak sepenting ahli waris. Dia bahkan menghabiskan sejumlah besar uang untuk mendatangkan ahli kandungan yang menjagaku 24 jam dan menyuruhku tenang menunggu persalinan. Namun, tepat pada hari aku melahirkan. Dia sendiri yang mengunci aku dan anakku di dalam gudang kosong yang disiram bensin, lalu membakar kami hidup-hidup. Sebelum kesadaranku lenyap, lewat kobaran api yang menjulang tinggi, aku melihat wajahnya yang kejam seperti iblis. "Kalau bukan karena kamu sengaja mengulur waktu, Mikha nggak akan mati. Kamu pikir kamu bisa menipuku dengan pura-pura jadi korban tak bersalah? Mimpi!" "Kamu suka bermain api, 'kan? Baik, akan kubiarkan kamu merasakan sendiri keputusasaan terakhir Mikha!" Saat aku membuka mata lagi, aku sudah kembali ke lokasi ledakan gudang senjata itu.
3.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai pantun minta wa
Baca
+Pustaka
Cinta Tanpa Gema

Cinta Tanpa Gema

Seluruh dunia tahu bahwa Fian Prasada adalah seorang maestro piano yang memiliki kemampuan untuk mengenali nada tanpa bantuan apa pun. Namun, tidak ada yang tahu Fian tidak bisa mengenali suara istrinya sendiri, yang sudah dinikahinya selama lima tahun. Saat bulan madu, aku terpisah dari rombongan dan tidak membawa ponsel. Aku meminjam ponsel orang untuk menghubungi Fian, tetapi Fian langsung membentakku, "Penipu!" dan langsung menutup teleponnya. Aku berjalan kaki selama tiga jam sebelum akhirnya sampai di hotel. Fian sudah menunggu di lobi. Saat itu untuk pertama kalinya, Fian kehilangan kendali dan terlihat sedih di depan umum. Suatu kali, aku menyelinap untuk menonton konsernya. Saat acara berakhir, aku terjatuh karena terdorong oleh para penggemarnya yang fanatik. Aku berteriak minta tolong di belakang Fian dengan sekuat tenaga. Namun, hingga aku jatuh pingsan, Fian tidak pernah menoleh sekalipun. Saat itu Fian tidak tidur dan tidak beristirahat di samping tempat tidur rumah sakit. Dia menemaniku selama tiga hari penuh. Begitu melihatku tersadar, dengan mata memerah, Fian mengangkat sebuah alat perekam suara dan mengucap janji dengan sungguh-sungguh, "Aku akan merekam semua suaramu. Lain kali … aku pasti akan mengenali suaramu." Hingga suatu saat, aku menemaninya mengikuti sebuah acara televisi. Tim produksi merekam 20 sampel suara yang mirip, termasuk suaraku. Hanya dengan satu suara saja, Fian langsung bisa mengenali suara kekasih impiannya yang sudah bertahun-tahun tidak dia temui. Baru pada saat itulah aku mengerti …. Alasan Fian tidak bisa mengingat suara adalah karena suara untuk diingatnya ... sudah ada pemiliknya sendiri. Kali ini, adalah kali ke-99 Fian tidak mengenali suaraku.
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai pantun minta wa
Baca
+Pustaka
Affair Cinta Sang Vokalis

Affair Cinta Sang Vokalis

Ray terhenyak, dia tak bisa berkata-kata lagi, video viral itu membuat band yang dia bangun bersama Ben, John dan sang vocalis Manthis kini di ujung tanduk. Botol minuman yang ada ditangannya langsung di lempar Ray ke dinding dan pecah berantakan. Ingin rasanya dia berteriak sekencang-kencang. "Whyyyyy.....!" teriak Ray, sambil berteriak melihat tayangan infotaiment yang siang malam memberitakan skandal sang vocalis Manthis De Jong. Manthis yang kini sudah ditetapkan tersangka, hanya bisa menunduk, nasi sudah jadi bubur...ancaman hukuman sampai dengan 7 tahun kurungan penjara membayang di matanya. Manthis hanya bisa pasrah, dia terjerembab di saat karirnya sedang berada di puncak. Video affairnya dengan Vina, Hana dan Gerald telah bocor kemana-mana. Saat di sidang, Manthis hanya bisa menunduk, saat wajah sang leader menatapnya dengan penyesalan dan kemarahan luar biasa. "Kau ku pecat...! desis Ray, saat berselisihan dengan Manthis yang sedang di giring dua petugas kejaksaan dan membawanya ke dalam bus tahanan, lalu mengantarnya ke penjara. Pergantian vocalis menghancurkan band yang sempat menjulang tinggi ini, ciri khas Manthis tak tergantikan vocalis manapun, sudah 5 orang vocalis yang keluar masuk, tapi sambutan penggemar mereka sangat dingin. Album The Stollen's jeblok parah. 5 tahun dalam penjara, Manthis pun bebas! Dia harus memulai semuanya dari nol, semua produser mencibirnya, Manthis terpaksa menempuh cara tak di awal karirnya, dia gunakan aplikasi musik di internet...pelan tapi pasti karirnya naik lagi...The Stollen's masih terseok-seok, Manthis makin berkibar. Penggemar fanatik mereka minta Manthis dan Ray 'rujuk' kembali. Akan kah kedua orang ini mau menurunkan ego...demi The Stollen's dan jutaan penggemar fanatik mereka...? Copyright cover: freepik.com
109.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai pantun minta wa
Baca
+Pustaka
The Miracle is You

The Miracle is You

sun10uni
Deril mencari di setiap ruangan, mulai dari kelas 1 hingga kelas 3, di ruang praktek dan ruang latihan drama, namun gadis itu tidak ada disana. terakhir pemuda itu menemukannya di ruang loker. Hana masih terlihat serius mengecek isi lokernya sebelum pulang. Deril sangat senang dan segera mendekatinya. “Hay…!” ucap Deril sambil berjalan mendekati Hana Tanpa melihatnya Hana sudah tahu bahwa seorang yang sedang menyapanya adalah Deril. Hana mencium aroma parfum bercampur keringatnya yang masih sama sejak setahun lalu. Tentu itu adalah parfum mahal yang dia beli di toko-toko berkelas. “Hay … Deril Batara Sandrian,” jawab Hana. Gadis itu tahu betul bahwa seorang brandal seperti Deril tidak mungkin menemuinya tanpa maksud. “Sepertinya ada urusan yang sangat penting hingga anda menyempatkan diri menemuiku.” Tanya Hana langsung pada pokok permasalahan. “Ehmmm…aku tahu ini memang konyol. Tapi aku membuthkan bantuanmu” ucap Deril sedikit ragu “Great..!” Hana tersenyum bangga saat Deril mengucapkan permintaan tolong padanya. “Ya..apa kita bisa latihan drama bersama setelah pulang sekolah?, aku tidak yakin untuk memintamu, namun aku ingin pementasan nanti berjalan dengan baik” ucap Deril Hana mengangguk. “Oke…aku akan membantumu. Kita akan latihan bersama dengan satu sayarat” ucap Hana “Oke…No paroblem, sebutkan saja apa yang kamu minta” jawab Dilan penuh percaya diri “Kita akan latihan bersama asal kamu mau berjanji tidak akan jatuh cinta padaku” Hana berucap dengan sangat serius. Deril tersenyum mengolok. “ Never “ jawab Deril cepat. Bagi dirinya tidak mungkin jatuh cinta pada gadis biasa seperti Hana, tentu dia sama sekali bukan tipe Deril. Pemuda itu masih tidak percaya jika Hana seyakin itu.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai pantun minta wa
Baca
+Pustaka
Semangkuk Bubur Menyadarkan Betapa Tidak Layaknya Suamiku

Semangkuk Bubur Menyadarkan Betapa Tidak Layaknya Suamiku

Setelah berhasil menegosiasikan proyek senilai 200 miliar untuk perusahaan, aku bersiap menerima bonus 600 juta untuk mengganti mobil baru. Namun, suamiku yang seorang presdir, Xavian, malah datang membawa semangkuk bubur hangat dan slip gaji dengan angka nol di depanku. "Maaf ya, Sayang. Kerugian perusahaan benar-benar terlalu besar. Anggap saja bubur yang kubuat ini hadiah karena kamu berhasil dapatin proyek itu. Kalau kondisi keuangan perusahaan membaik, aku pasti beliin kamu mobil baru." Tak lama kemudian, aku melihat unggahan di media sosial adik kelasnya, Astrid. Suamiku yang biasanya sangat pelit ternyata bukan hanya memberikan bonus khusus 600 juta kepadanya, tetapi juga menghadiahinya sebuah BMW baru senilai 400 juta. [ Performa kerja jelek juga nggak apa-apa. Kakak kelasku pasti tetap manjain aku habis-habisan. ] Jadi ternyata, tidak punya uang hanyalah kebohongan suamiku karena dia tidak rela mengeluarkan uang untukku. Aku tidak marah ataupun membuat keributan. Aku hanya diam-diam memberi like dan komentar pada unggahan itu. [ Semoga langgeng. ] Tak lama kemudian, telepon dari Xavian masuk. Nadanya panik saat menjelaskan, "Jangan salah paham. Ibunya Astrid kena kanker, jadi aku kasih bonus khusus itu demi hubungan lama kami." "Mobil itu juga kubelikan supaya dia lebih mudah bolak-balik rumah sakit dan mengurangi waktu perjalanan, jadi dia bisa bekerja lebih baik. Semua ini kulakukan demi kepentingan perusahaan." "Gara-gara komentar sembaranganmu, semua orang jadi salah paham dan ngira Astrid pelakor. Cepat hapus komentarnya dan jelaskan semuanya. Soal bulan madu yang selama ini kamu minta, aku bakal bawa kamu pergi kok." Aku merobek slip gaji bertuliskan angka nol besar itu sampai hancur berkeping-keping. "Nggak jadi pergi. Lebih baik langsung urus perceraian di pengadilan negeri."
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai pantun minta wa
Baca
+Pustaka
Sahabat Beda Gender 《LyBi》

Sahabat Beda Gender 《LyBi》

PikeLan
Ketika kasih berlabuh pada orang yang salah. Memendam dan mengungkapkan akan menjadi opsi mutlak yang harus dipilih. Gadis polos yang tergila-gila akan sepak Bola. Nascherly Aurora Oshi, itulah namanya. Ia adalah gadis bar-bar yang akan bertransformasi menjadi gadis manja jika bersama Bian. Lyshi hanya gadis biasa yang diliputi keberuntungan. Beruntung karena bisa bersahabat dengan Bian Putra Mahadewa. Lelaki sedingin es dan sehangat pelukan jika bersama Lyshi. Dua insan berbeda gender yang menjalin hubungan persahabatan, istilah klisenya friendshit. Tapi, bukankan hubungan friendshit selalu berakhir sama? Mari kita lihat akhir dari hubungan Lyshi dan Bian. Akankah berakhir bahagia? Atau malah sebaliknya. "Bian! Tungguin Lyshi!" gadis itu berlari mengejar lelaki di depannya dengan napas terengah-engah. Bian berhenti, kemudian menoleh ke arah Lyshi. Melihat itu Lyshi langsung berlari dan mencengkeram seragam bagian belakang Bian. "Bian! Kamu tuh jahat banget, masa nyuekin Lyshi terus dari tadi. Dasar manusia jahat!" cerocos gadis berambut panjang itu. Tangan Bian terulur menghapus bulir keringat di dahi Lyshi. "Udah ngomelnya?" Lyshi mendengus kesal. "Belum. Lyshi nggak akan berhenti ngomel sebelum Bian nurutin permintaan Lyshi," ujarnya bergebu-gebu. "Kamu mau apa? Yakult? Novel? Baju? Bakso mercon? Kucing?" tanya Bian menyebutkan hal-hal yang disukai Lyshi. "Nggak. Lyshi nggak mau itu." Dahi Bian berkerut, "Terus maunya apa?" Lyshi menatap maniak hitam Bian dengan serius. "Lyshi cuma minta Bian selalu ada buat Lyshi. Bian nggak boleh pergi ninggalin Lyshi apapun yang terjadi," tuturnya mengangkat jari kelingking. Bian meneguk ludah kasar melihat raut keseriusan di mata Lyshi. "Siap!" timpal Bian mengangkat jari kelingkingnya, lalu menautkan dengan kelingking milik Lyshi. "Tapi aku nggak bisa janji, Ly. Aku takut kamu yang akan pergi ninggalin aku setelah kamu tau semuanya," batin Bian
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai pantun minta wa
Baca
+Pustaka
Upik Abu Mertua

Upik Abu Mertua

"Tega! Kamu biarkan aku mengurus keluargamu dan kamu bermain wanita di luar sana dengan alasan aku tak menarik lagi di matamu, salahku apa Mas?" Mereka bertengkar di dalam mobil bersama suaminya yang baru ketahuan selingkuh ketika dirinya baru melahirkan anak pertama mereka. "Hentikan amarahmu, Hafizah! Kamu tak akan bisa menghentikan aku berselingkuh. Semua ini adalah jalanku karena kamu sudah tidak mau mengurusku seperti pertama kali kita bertemu, lihat penampilanmu memang tak menarik, lusuh dan dekil, normal sebagai seorang laki-laki dewasa aku menginginkan wanita yang lebih menarik darimu. Banyak sekali salahmu, termasuk selalu mengungkit apa yang kamu berikan pada Ibu dan Adikku." "Jadi kamu menyalahkan aku sepenuhnya? Di mana kamu saat aku membutuhkan uangmu? Nafkah yang kamu berikan saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah, apalagi untuk mempercantik diriku ini, sebagai laki-laki dewasa kamu juga paham kalau kamu seharusnya bisa memenuhi kebutuhan istri dan anakmu dulu, apalagi dicampur oleh keluargamu yang setiap hari minta ingin dinafkahi." "Cukup, Hafizah! Jangan pernah membawa keluargaku atas pertengkaran kita. Selama ini aku salah memiliki Istri sepertimu! Kamu harusnya bisa paham, aku anak laki-laki Ibuku yang menggantikan Ayahku untuk menafkahi mereka berdua, apalagi Adik perempuanku, dia masih membutuhkan aku." "Seharusnya mereka juga paham kamu sudah menikah! Kamu wajib memenuhi Istrimu dan anakmu dulu!" Jalanan kota Istanbul (Turki) menjadi saksi pertengkaran hebat mereka berdua, apalagi Hafizah membawa bayinya yang baru dua hari dilahirkan. 'Brukkkkk!' Mobil terguling-guling di tengah jalan karena Hamid telah bertabrakan dengan mobil lain, mobilnya melaju sangat cepat disebabkan emosinya pada Hafizah yang terus menyudutkan keluarganya. Hafizah merasakan seluruh tubuhnya tertimpa benda berat karena dia terjebak di dalam mobil dengan sabuk pengaman mobil yang masih melekat di tubuhnya.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai pantun minta wa
Baca
+Pustaka
Anak Kembar yang Kau Tinggalkan

Anak Kembar yang Kau Tinggalkan

"Anak saya baru berusia enam belas tahun, dan dia hamil! Saya minta pertanggungjawaban nak Diaz!"  Seorang lelaki berumur kisaran empat puluh tahun terduduk dengan wajah kusut dan tatapan penuh luka juga kecewa. Karena anak gadisnya yang selama ini dia jaga telah terenggut kesuciannya oleh kakak kelas di sekolahnya. "Anak saya menghamili putri, Anda?" Ibu dari Diaz tersenyum smrik dengan tatapan meremehkan. Dia tidak akan menyangkal, sebelumnya Diaz memang sudah mengakui kesalahannya yang menodai seorang gadis demi taruhan bersama teman-temannya. Ibu Diaz menatap gadis muda yang terduduk dengan kedua tangan gemetar, saling mengait dan bertumpu di paha. wajahnya kusut dengan mata sembab. Penampilannya begitu sederhana, memakai kaus pendek dengan bawahan rok selutut. Rambutnya sebahu yang tergerai semrawut, namun tidak mengurangi aura cantik dan manisnya.  "Baik, kami akan bertanggung jawab!" Ibu Diaz mengambil sebuah amplop dari dalam tas yang sudah dia siapkan.  "Amplop ini berisi uang dengan jumlah yang tidak sedikit. Saya memberikannya secara cuma-cuma, terserah kalian akan gunakan untuk biaya menggugurkan kandungan atau untuk melahirkan anak itu! Yang jelas, Diaz tidak akan menikahi anak Anda!" tegas Ibu Diaz. "A--apa?  Bagaimana mungkin Anda tega melakukan ini? Bagaimana pun benih yang anak saya kandung adalah cucu, Anda!"  "Hey, Orang Miskin! Kamu pikir saya tidak tahu? Kalian menuntut tanggung jawab agar anak saya menikahi dia demi keuntungan kan? Jangan mimpi bisa hidup enak karena menjebak orang kaya untuk menikahi anakmu! Sekarang pergi!" usir wanita itu dengan wajah garang dia bahkan menyuruh seorang satpam untuk menyeret si gadis dan bapaknya keluar rumah.  "Pergi!" titah satpam dengan mendorong mereka sampai terjatuh di pelataran rumah.  "Bapak? Ba--pak, kenapa, Pak?" Gadis itu menangis histeris ketika melihat bapaknya tiba-tiba sesak napas lalu tak sadarkan diri.  "Bapaaak!" 
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai pantun minta wa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
212223242526
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status