Filtrar por
Status de atualização
TodosEm andamentoConcluído
Ordenar por
TodosPopularRecomendaçãoAvaliaçõesAtualizado
Kukira Dia Cinta, Ternyata Pemberi Luka

Kukira Dia Cinta, Ternyata Pemberi Luka

Pada hari ketika Erni Lousa, pujaan hati suamiku yang sedang mengidap penyakit mematikan, melahirkan anak untuk suamiku, Riko Fosa, ayah dan ibu mertuaku memanggil sepuluh pengawal untuk berjaga di depan ruang bersalin hanya untuk mencegah aku datang dan membuat keributan. Namun, hingga proses persalinan berakhir, aku sama sekali tidak muncul. Ibu mertua menggenggam tangan Erni dengan sangat emosional sambil berkata, "Erni, selama kami ada di sini, Nisa nggak akan punya kesempatan menyakitimu atau anak dalam kandunganmu!" Sementara itu, Riko menatap Erni dengan wajah penuh kasih sayang, menemaninya dengan setia di ruang bersalin sambil menyeka keringat di dahi Erni. "Tenang saja, Ayah sudah membawa orang-orang untuk berjaga di depan rumah sakit. Kalau Nisa berani datang mengacau, kami akan segera mengusirnya!" ujar Riko. Ketika mereka menyadari aku tidak kunjung muncul, Riko akhirnya merasa lega. Dia tidak mengerti. Padahal dia hanya ingin memenuhi keinginan terakhir Erni untuk menjadi seorang ibu, kenapa aku harus "berbuat onar" dan mempermasalahkannya? Saat menatap bayi mungil yang menangis di pelukan perawat, Riko tersenyum lega. Dalam hati, Riko berpikir jika besok aku datang dan meminta maaf kepada Erni, dia tidak akan mempermasalahkan semua pertengkaran di antara kami. Dia bahkan bersedia membiarkan aku menjadi ibu bagi anak ini. Namun, yang tidak Riko ketahui adalah aku baru saja mengajukan laporan keberangkatan ke Perserikatan Bangsa-Bangsa. Seminggu kemudian, aku akan mencabut kewarganegaraanku dan menjadi seorang dokter lintas batas. Sejak hari itu, tidak akan ada lagi pertemuan antara aku dan dia, bahkan hingga ajal memisahkan.
6.0K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 139 Vezes como pantun permohonan maaf
Ler
+Biblioteca
Kamulah Jodohku, Alyana!

Kamulah Jodohku, Alyana!

##Penyakit Alayana Imano membuat hidupnya tersisa tidak lama lagi. Semenjak saat itu, Alyana sadar bahwa di hadapan hidup dan mati, semuanya hanyalah ilusi. Alyana tidak mau lagi menoleransi keluarganya yang egois dan bagai parasit itu! Dia juga tak mau lagi bertahan dengan tunangannya yang semula berlutut melamarnya, tapi malah berselingkuh dengan adiknya itu! Dia kehilangan segalanya, tapi dia akhirnya bebas .... Lama kelamaan, rumor tentang Alyana pun mulai bermunculan. Alyana yang mengandalkan pria kaya! Alyana sedang jalan-jalan dengan pria berondong! Kekayaan Alyana meroket, belanja sepuasnya! Serta ada juga berbagai rumor lainnya Kemudian, setelah orang-orang yang ditinggalkannya itu mengetahui kebenarannya, mereka menangis dan berlutut memohon maaf pada Alyana! Orang tuanya yang serakah berkata, "Kamu selamanya adalah putri kesayangan kami, pulanglah bersama kami, ya?" Sementara mantan pacarnya yang berengsek berkata, "Aku hanya mencintaimu seorang, kumohon berikan aku satu kesempatan lagi!" Sayangnya, mereka semua terlambat! Seorang pria mengadang mereka semua, sambil berkata dengan ekspresi dingin, "Siapa pun yang berani mengganggu Nona Alyana lagi, akan dipatahkan kakinya." Pada akhirnya, seorang pria yang sangat unggul dan berkuasa berlutut dengan satu kaki di hadapan Alyana dan berkata kepadanya, "Tak peduli hidup atau mati, kamu adalah milikku." Nathan Moran tak pernah merasa dirinya adalah orang baik, sebagai kepala dari sebuah keluarga terkemuka, selalu bertindak tegas dan kejam. Setiap langkah dan tindakan yang diambilnya, dapat membuat orang gemetar ketakutan. Namun, siapa yang akan menyangka, sosok bagaikan jelmaan dewa yang tak bisa disinggung ini, ternyata menyukai seorang gadis secara diam-diam selama delapan tahun lamanya. Semua kelembutan yang pria itu miliki, hanya diberikan kepada gadis itu seorang.
1064.0K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 2.3K Vezes como pantun permohonan maaf
Ler
+Biblioteca
Winter's Tale

Winter's Tale

cahya46
Angel membawa semua jiwaku pergi saat kematiannya. Kami saling mencintai tapi Tuhan lebih mencintainya. Aku tidak bisa menggantikannya dengan siapa pun. Aku benci menjadi pria tidak berguna, bahkan tidak bisa menyembuhkan penyakitnya. Atau mengurangi rasa sakit yang dideritanya. Penyakit Kanker serviks stadium akhir. Mengantarnya pada keabadian. Sampai gadis ceroboh tapi ceria mengusik ketenanganku... Aku sangat membencinya karena membuatku terpengaruh akan kehadirannya. Bahkan dia masih sangat belia...apalagi statusnya yang masih saudara sepupu dari iparku membuatku enggan menjalin hubungan dengan gadis itu. Aku berusaha mengabaikan kehadirannya, tapi semakin kuhindari dia seperti lintah menempel disisiku terus... Dasar gadis ceroboh keras kepala. Austin Gerald Klein Aku melihatnya dengan kekasihnya, wanita yang cantik dengan binar kebahagiaan di manik matanya, dia selalu tersenyum diantara kondisinya yang tidak sempurna, wanita itu bahkan duduk diatas kursi roda dan yang kudengar sedang sakit. Aku mencintai Austin sejak pertama kali bertemu. Tapi aku bukan gadis perusak suatu hubungan, aku tahu batasanku walau aku masih belia. Jadi kurasa aku hanya MENGAGUMI. Aku tidak mau bersaing dengan wanita yang bahkan sedang berjuang demi kesembuhannya, dan dia membutuhkan Austin untuk kesembuhannya. Aku berdoa untuk kebahagiaan mereka. Aku pergi menjauh membawa rasa patah hatiku. Cintaku harus layu sebelum berkembang. Amanda Patricia Dexter Aku bersyukur di sisa hidupku aku bisa melaluinya dengan orang yang paling kucintai. Aku merasa tidak pantas untuknya.... Tapi aku ingin egois untuk terakhir kalinya. Aku tak akan melepasmu Austin. Aku membutuhkanmu.... Aku tahu ada satu gadis yang harus patah hati karena kebersamaan kita. Maaf Amanda aku menyayangimu tapi aku akan mengakhiri hidupku bersama Austin . Hanya untuk sisa umurku, bersabarlah... Amanda - Austin. Angela Jennar
102.7K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 79 Vezes como pantun permohonan maaf
Ler
+Biblioteca
Terlahir Kembali: Menagih Utang Penyesalan

Terlahir Kembali: Menagih Utang Penyesalan

Aku selalu hidup dalam bayang-bayang kakakku, Nadina. Dia adalah wanita yang sejak kecil selalu diperlakukan bak permata oleh para pewaris keluarga mafia. Dia tidak tahu bahwa aku telah terlahir kembali. Sama seperti kehidupan sebelumnya, dia tersenyum lembut dan manis, membiarkan aku memilih calon pasangan pernikahan lebih dulu. Seolah-olah dia begitu pengertian dan berbesar hati. Namun, kali ini aku menolak. Di kehidupan lalu, dengan polosnya aku percaya bahwa dia bermaksud baik. Aku menikah dengan lelaki yang direkomendasikannya, Darel. Darel adalah seorang pewaris yang konon lumpuh setelah diserang dalam sebuah penyergapan. Aku melepaskan hak untuk mewarisi keluarga, menjadi perawatnya, menjadi tongkatnya, dan menjadi obat yang mengusir kesepiannya. Namun, sebanyak apa pun kehangatan yang kuberikan, aku tetap tidak mampu mencairkan hatinya. Hingga hari perayaan kehamilan kakakku, kebenaran itu tersingkap dengan nyata di hadapanku. Saat seorang pembunuh dari keluarga musuh mengarahkan senjata ke perut kakakku, lelaki yang bertahun-tahun tidak pernah berdiri itu tiba-tiba bangkit. Dia mendorongku ke arah moncong senjata itu. Tujuh peluru menembus rahimku. Di detik terakhir ketika aku jatuh, aku melihat dia memeluk Nadina dengan erat dan menggunakan tubuhnya untuk melindungi Nadina dari peluru terakhir. Saat itulah, aku akhirnya mengerti. Dia tidak pernah lumpuh. Dia juga tidak pernah ditinggalkan oleh keluarganya. Karena Nadina memilih pria lain, dia berpura-pura sakit agar tidak perlu menikah denganku. "Maaf, Ravina, aku menipumu. Tapi aku nggak bisa membiarkan Nadina kehilangan pewaris di kandungannya." "Utangku padamu ... akan kubayar di kehidupan berikutnya." Ketika membuka mata lagi, aku kembali ke hari ketika ayahku menuntut kami memilih calon pasangan pernikahan. Kali ini, aku tidak memilih siapa pun. Namun, malah merekalah yang memohon mendapatkan cintaku.
17.7K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 425 Vezes como pantun permohonan maaf
Ler
+Biblioteca
Cinta Terdalam yang Menghancurkan

Cinta Terdalam yang Menghancurkan

Aku menyuntikkan obat pemicu ovulasi seratus kali untuknya dan akhirnya mengandung anaknya. Selama lima tahun, seluruh harapanku hanya tertumpah pada suntikan itu, hanya demi melahirkan seorang anak untuk Yosef. Yosef adalah pemimpin mafia, seorang pria yang tenang dan terkendali, juga sangat perhatian. Aku ingin melahirkan seorang anak untuk pria seperti itu. Semua orang iri pada cinta kami. Namun, ketika aku menyerahkan hasil pemeriksaan, perawat tiba-tiba mendongak. Suaranya ragu-ragu saat bertanya, "Maaf ... apa hubunganmu dengan Pak Yosef? Dalam sistem sudah ada catatan pemeriksaan kehamilan istrinya." Aku tertegun. Nama yang tampil di layar adalah Zoey. Itu adalah istri dari kakak Yosef yang sudah meninggal. Pada kolom pasangan, tertulis nama Yosef. Saat itu, bahkan bernapas pun terasa seperti sebuah celaan. Aku tidak menangis, juga tidak bertanya. Aku hanya pelan-pelan melepaskan cincin pernikahan dan memasukkannya ke tas. Aku menekan nomor yang kusimpan di dasar laci. Suara yang keluar sangat tenang sampai membuatku sendiri terkejut. "Aku setuju. Jemput aku tiga hari lagi." Kepergianku bukan untuk membalas dendam, tetapi karena akhirnya aku mengerti bahwa rasa sakit baru bisa berhenti saat benar-benar melepaskan. Tiga hari kemudian, Yosef pulang ke kamar tidur yang kosong. Di meja samping ranjang, tergeletak cincin itu, sementara di sebelahnya adalah surat perjanjian cerai yang sudah berlaku serta pemberitahuan kehamilanku. Malam itu, dia duduk di lantai, berulang kali mengusap cincin pernikahan itu. Penyesalan datang seperti gelombang pasang, menenggelamkan semua hal yang dulu dia kira tak akan pernah runtuh. Barulah dia menyadari bahwa cinta yang terdalam pun bisa menghancurkan seseorang.
3.6K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 139 Vezes como pantun permohonan maaf
Ler
+Biblioteca
Adikku Merebut Posisiku di Altar Pernikahan

Adikku Merebut Posisiku di Altar Pernikahan

Pada hari yang seharusnya menjadi hari pernikahanku, pengantinnya malah bukan aku. Upacara yang sudah kutunggu selama lima tahun berubah menjadi lelucon ketika Valentina, adik perempuanku, melangkah menyusuri lorong marmer dengan gaun pengantin putih. Lengannya melingkar di lengan Luca, pria yang seharusnya berdiri menungguku di altar. "Maafkan aku, Bianca," kata Valentina pelan. "Tapi hari ini kamu bukan lagi pengantinnya." Kemudian, dia menyentuh perutnya, matanya berkilat penuh kemenangan. "Aku hamil anak Luca." Kata-katanya meledak di dalam kepalaku dan seluruh duniaku seolah-olah mendadak sunyi. Seakan-akan takut aku tak akan memercayainya, dia mengangkat sesuatu yang mengilap ke arah cahaya. Gambar USG hitam putih. Tertulis jelas, usia kehamilan 12 minggu. Mataku terasa panas dan perih. Dengan mata berkaca-kaca, aku menoleh ke arah Luca, mati-matian mencari apa pun. Penyangkalan, penjelasan, ataupun penyesalan. Namun, dia hanya menghela napas, lelah dan pasrah. "Bianca, aku minta maaf," katanya tak berdaya. "Valentina nggak punya banyak waktu lagi. Pernikahan ini ... adalah permintaan terakhirnya." "Aku akan menebusnya," tambahnya. "Kita bisa mengadakan pernikahan lain nanti." Ayahku, Moretti, berdiri di belakangnya dengan ekspresi dingin yang sama seperti yang selalu dia tunjukkan sepanjang hidupku. Aku tak pernah melihatnya tersenyum kepadaku, bahkan sekali pun. "Bianca," katanya tajam. "Adikmu sekarat. Biarkan dia yang menikah hari ini." Kakak laki-lakiku mengangguk tanpa mengatakan sepatah kata pun, seolah-olah itu sudah cukup sebagai jawaban yang tegas. Sepanjang hidupku, mereka selalu memilih dia. Air matanya, keinginannya, kebutuhannya, semuanya lebih penting daripada aku. Hari ini pun tidak berbeda. Sesuatu di dalam diriku ada yang retak. Baiklah. Jika tak ada seorang pun di keluarga ini yang peduli padaku, aku akan pergi.
7.7K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 161 Vezes como pantun permohonan maaf
Ler
+Biblioteca
Bukan Lagi Budak Cintanya

Bukan Lagi Budak Cintanya

Semua orang di pergaulan kami tahu kalau aku sangat bucin pada Nathan hingga titik menyedihkan. Tiga belas tahun mengejarnya, aku memaksa diriku belajar habis-habisan, dari seorang anak haram keluarga kaya yang bahkan tak lulus SMP, hingga berhasil meraih gelas master ekonomi dari kampus bergengsi, hanya demi menarik hati ibunya dan menjadi istri Nathan. Namun setelah menikah, aku tak lagi mencampuri urusan perusahaan Nathan, apalagi memasak untuknya. Saat dia bergadang mengerjakan draf proposal demi cinta idamannya, aku malah asik mengajak teman-teman keliling dunia. Saat dia menemani cinta idamannya menonton peragaan catwalk di Pars, aku santai di rumah merayakan ulang tahun kucingku. Itu semua karena aku sadar bahwa pernikahan bisnis tidak akan pernah mendatangkan perasaan tulus. Semuanya hanyalah khayalanku semata. Di kehidupan sebelumnya, aku membantunya menangani konflik internal perusahaan, tapi dia malah mengerutkan kening dan membentak, “Kamu terlalu jauh mencampuri urusanku.” Aku belajar memasak sup demi penyakit lambungnya, tapi dia malah memberikan semuanya pada si cinta idaman yang sedang lembur, sambil berkata acuh tak acuh, “Dia lebih capek daripada aku.” Hingga di hari aku kecelakaan, dia masih sibuk menyalakan kembang api di seluruh penjuru kota hanya demi membuat cinta pertamanya tersenyum. Aku berlutut memohon padanya, tapi dia malah menatapku rendah dari atas. “Yuna, hubunganmu dan aku hanyalah sebuah transaski.” Begitu membuka mata kembali, aku sudah berada di pesta pertunangan kami. Dia pergi di tengah acara demi menghibur si cinta sejati yang baru saja putus cinta. Kali ini, aku tak mengejarnya. Aku malah mengambil mikrofon di depan semua tamu undangan dan berkata, “Mohon maaf semuanya, pertunangan aku dengan Nathan dibatalkan.”
2.8K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 73 Vezes como pantun permohonan maaf
Ler
+Biblioteca
Because of you

Because of you

MI's sweet
Niken memilih menolak ajakan Alka untuk menikahi dirinya, ia lebih memilih membesarkan Zeera anaknya seorang diri. Bukan tanpa alasan Niken menolak keinginan Alka dan keluarganya. Niken merasa Sakit hati atas hinaan yang pernah Alka lontarkan kepada dirinya Pada saat Niken meminta pertanggung jawaban Alka yang telah mengambil kesuciannya, Pada saat Niken menghadiri acara reunian rekan sekolah SMK dimana Niken bersekolah dahulu. Malam itu Alka sedang menenangkan diri setalah kekasihnya menolak ajakan Alka untuk menikah. Di waktu yang Sama Nikenpun menghadiri acara itu bersmaan Anna sahabatnya yang merupakan saudara sepupu dari Alka, malam itu Niken dipaksa meneguk minuman soju yang tanpa Niken ketahui bahwa minuman itu adalah minuman beralchol. Anna mengajak Niken untuk menginap di Villa milik Alka yang letaknya tak jauh dari tempat acara dimulai gelar. Setelah mengantarkan Niken kekamar Anna kembali ke tempat acara meningalkan Niken seorang diri. Tanpa sepegetahuan Anna ternyata Alka Pada malam itu berada dikamar yang Sama dengan Niken. Kejadian dimana mahkota keperawanan milik Niken yang ia jaga dengan baik pun terenggut dengan paksa. Mass setalah kejadian itu Alka menghilang Dan tak mau bertangung Jawab dikarenakan hubungannya dengan kekasih yang sangat ia cintai kembali terajut. Tanpa sepegetahuan Alka ternaya Niken Hamil garis keturunannya. Alka berusaha membujuk Niken untuk menikah setelah hubungan dengan kekasihnya Kandas kembali Dan ia mengetahui Niken telah melahirkan anaknya. Akan kah ada maaf untuk Alka dan akankah Niken rela melupakan Sakit hatinya demi Zeera yang selalu meminta bertemu dengan Ayahnya seperti rekannya yang memiliki orang tua lengkap ikuti ceritanya yah... Semoga suka
9.52.1K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 77 Vezes como pantun permohonan maaf
Ler
+Biblioteca
Aku Minta Diceraikan, Dia Malah Mewek-mewek

Aku Minta Diceraikan, Dia Malah Mewek-mewek

Sejak awal, pernikahanku dan Ardi Wijaya memang dirahasiakan. Tiga tahun kami menikah secara diam-diam, aku bagaikan istri gelapnya saja. Di mata orang lain, dia itu dokter bedah terbaik di Mogowa. Dia dihormati dan disanjung banyak orang. Dia cuek dan sombong, juga tidak memedulikan orang lain. Sedangkan aku ini hanyalah seorang dokter magang anestesi biasa yang tidak berarti apa-apa baginya. Setiap malam, aku berdiri di balkon yang dingin sendirian menunggu dia pulang. Aku mengira kalau aku berusaha lebih keras dan belajar bersikap lebih lembut, suatu saat nanti dia akan tergugah melihatnya. Akan tetapi, kenyataan yang aku terima, bagaikan sebuah tamparan keras bagiku. Aku bertanya padanya dengan suara memeras sambil memohon dan menarik ujung bajunya, "Bisakah kamu tidak pergi mencari wanita itu lagi?" Dia tertawa ringan dan mencerca, "Ini hanya kawin kontrak saja. Apa kamu ketagihan berakting jadi Nyonya Wijaya?" ... Hari demi hari, aku menyaksikan bagaimana dia memperlakukan wanita itu dengan lembut. Aku tidak ingin bertengkar dengannya, juga tidak ingin mempermasalahkan apa pun yang dia lakukan. Aku meninggalkan selembar surat perceraian dan pergi. Hari itu, Kota Nowa diguyur hujan lebat. Di tengah hujan, Ardi sang dokter bedah yang tersohor itu berlutut. Dengan mata merah sembap, dia memohon untuk rujuk, "Istriku, kita tak usah bercerai, ya?" Bagiku, tetesan air matanya sudah tidak berarti sama sekali. Aku tersenyum tipis, "Jangan-jangan Dokter Ardi juga berwatak dramatis? Maaf, aku tak ada waktu buat menemanimu bermain sandiwara. Masa berlaku kontrak kita sudah habis. Kalau ingin mengejarku, silakan antre dulu."
9.3427.6K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 9.0K Vezes como pantun permohonan maaf
Show Reviews (86)
Ler
+Biblioteca
lisa lisa
Yang bilang cerita ini bikin emosi, dia belum baca cerita edward dan clara. isinya the real sungguh bikin emosi jiwa. bahkan edward sosok misterius yg dicap sebagai tukang selingkuh yg minta disantet. di sini ardi masih mending karna selalu bela istrinya meski dia suka cemburu dan disalahpahami.
Eko kurniawan Asfarianto
nah mampus kau dr Ardi, akhirnya stephen unjuk gigi. dari dulu ga mau ngakui raisa, malah orang luar yang akhirnya memanjakan dan ngejar cinta raisa. sementara Ardi dpat barang rusak. walaupun emang berkat Ardi pura pura cinta Zelda raisa bebas dr penculik. tapi dah telat. dulu pamer kemesraan terus
Read All Reviews
Menikahi Mantan Suami Arogan

Menikahi Mantan Suami Arogan

Asyima Handayu
"Tolong bantu aku, Mas. Aku berjanji akan melakukan apapun untukmu. Aku berjanji Mas," Aisha berlutut. Ini sudah kelima kalinya Aisha memohon bantuan pada Adnan. Sebanyak itu pula Adnan menolak untuk membantunya. Aisha memiliki nama lengkap Rumaisha Azzura, merupakan CEO dari salah satu perusahaan properti yang sangat sukses di Ibu Kota. Sekitar satu tahun lalu, perusahaannya mulai mengalami krisis karena masalah finansial. Aisha sudah mencoba berbagai cara untuk menyelamatkan perusahaannya, namun usahanya mencapai kebuntuan. Aisha tidak punya cara lain selain meminta bantuan pada Adnan. "Aku tidak akan berubah pikiran Aisha. Jujur saja, tidak ada alasan bagiku untuk membantumu! Apalagi mengingat perbuatan Bapakmu beberapa waktu lalu. Apa kamu lupa?" "Aku ingat apa yang terjadi di masa lalu, Mas. Karena itu, aku merasa sangat bersalah dan meminta maaf berkali-kali padamu. Aku tahu, aku juga sangat bersalah di masa lalu. Tapi, tolong bantu aku satu kali ini saja Mas. Aku akan melakukan apapun yang kamu mau. Tolong bantu aku, Mas." "Hoh.. Coba katakan apa yang bisa kamu berikan untukku?" Tanya Adnan. Aisha berpikir keras, ia sama sekali tidak memiliki harta dalam bentuk apapun lagi. Satu satunya yang ia miliki hanya rumah yang ia tinggali sekarang, yaitu rumah almarhum Ibunya. "Aku tidak punya harta ataupun uang Mas. Aku hanya punya sebuah rumah kecil yang aku tinggali sekarang. Menjadikan rumah itu jaminan tidak mungkin, harganya saja sangat kecil dari uang dan bantuan yang aku butuhkan." "Hahaha.. Kamu sudah tahu jika sekarang dirimu sangat miskin dan tidak berdaya. Lalu mengapa seolah-olah kamu memiliki sesuatu untuk diberikan kepadaku? kamu terlalu percaya diri hingga berani datang kesini!"
9.62.8K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 85 Vezes como pantun permohonan maaf
Ler
+Biblioteca
ANTERIOR
1
...
313233343536
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status