REINKARNASI
Raden Kamandraka segera mendekati pusaka tersebut, lalu mengudari kain penutupnya.
Ketika dipegang olehnya, pusaka itu bereaksi dengan bergetar-getar sendiri dengan menyala-nyala. Sepertinya keris dan tongkat tersebut sangat mengenali sosok siapa yang kini sedang memegangnya.
“Oh, sepertinya kedatanganku disambut,” ucap Raden Kamandraka tersenyum. “Ayo, bantulah aku untuk mengalahkan kekejian Sang Iblis!” ucapnya kepada kedua pusaka tersebut. Kemudian tiba-tiba terjadilah hal yang spektakuler, yaitu kedua pusaka terbang memutar-mutar di atas kepala Raden Kamandraka.