Shadow of The Past
Kei tak dapat mendaratkan sentuhan di bibir ranum itu.
“No, I’m not,” sergah Airi. “Semua itu hanya ada di masa lalu, bukan sekarang. Sekarang aku tak punya sedikit pun keinginan untuk bersamamu ataupun merasakan hal khusus padamu. Dan kau …” Airi mengerling, menatap Kei lurus-lurus, ekspresinya kaku. “You don’t love me. It’s not love. Kau butuh menyadarinya—“
“Apa?” potong Kei, benar-benar tak menyangka. “Akulah yang tahu dan sadar pada perasaanku sendiri!”