Can I Call You BABY ?
Aku semakin panik saat Ina seperti akan muntah.
"Kenapa tuh?"
Itu Predi, dia datang dengan membawa buku yang dipeluk erat. Saat itu juga, bukunya ambyar terjatuh ke lantai. Tapi Predi tidak memperdulikannya, ia membantuku menepuk-nepuk punggung Ina agar apa yang ingin dikeluarkan oleh Ina bisa segera keluar.
Oek oek
Dengan beberapa tepukan, Ina sudah berhasil mengeluarkan cairan hijau kental yang aku perkirakan itu adalah jus alpukat yang tadi diminumnya.