Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Saat Kupergi, Bunga Bermekaran

Saat Kupergi, Bunga Bermekaran

Di tahun kedelapan pernikahan, aku akhirnya hamil anak Renaldo Santoso. Ini adalah upaya bayi tabung-ku yang keenam dan terakhir. Dokter bilang aku sudah tidak perlu menderita lagi. Aku sangat gembira dan siap menyampaikan kabar baik ini kepadanya. Namun seminggu sebelum ulang tahun pernikahan, aku menerima foto anonim. Di dalam foto, dia sedang menunduk dan mencium perut wanita lain yang sedang hamil. Wanita itu adalah teman masa kecilnya. Wanita lembut, penurut dan tahu bagaimana cara menyenangkan orang tua. Dia bahkan sejak kecil tumbuh besar bersama Renaldo, merupakan menantu perempuan ideal. Yang paling konyol adalah seluruh keluarganya tahu tentang anak itu, hanya aku yang diperlakukan sebagai bahan lelucon. Ternyata pernikahan penuh masalah yang selama ini aku pertahankan, hanyalah tipu daya yang dirancang dengan hati-hati. Sudahlah. Aku sudah tidak menginginkan Renaldo lagi. Anakku tidak boleh lahir dalam kebohongan ini. Aku sudah memesan tiket pesawat untuk pergi, tepat di hari ulang tahun pernikahan kami yang kedelapan. Hari itu, seharusnya dia menemaniku pergi melihat kebun mawar. Itu janjinya sebelum kami menikah, dia akan memberiku sebuah kebun bunga yang khusus untukku. Tapi aku tidak menyangka akan melihatnya memeluk dan mencium teman masa kecilnya yang sedang hamil di kebun mawar. Setelah aku pergi, dia mulai mencariku ke seluruh dunia. Dia memohon padaku. “Jangan pergi, ya?” “Aku bersalah… tolong, jangan pergi.” Dia menanam semua mawar terindah di dunia di kebun mawar itu. Dia akhirnya ingat janjinya padaku. Tapi aku tidak lagi membutuhkannya...
23.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 781 kali sebagai pergi bukan meninggalkan
Baca
+Pustaka
Penyesalan Ayah dan Ibu, Saat Kupergi

Penyesalan Ayah dan Ibu, Saat Kupergi

Setelah terlahir kembali, aku sendiri mengatur setiap kesempatan agar aku selalu melewatkan pertemuan dengan orang tua kandungku. Saat mereka hendak membawa adik angkatku untuk foto keluarga, aku sengaja mandi air dingin agar diriku demam. Saat mereka menyewa feri di luar negeri untuk merayakan ulang tahun adik angkatku, aku sengaja mendaftar lebih awal ke sebuah proyek rahasia, sehingga aku tidak bisa pergi ke luar negeri. Saat mereka mendirikan perusahaan untuk adik angkatku, aku bergegas mengajukan mutasi kerja ke Kota Noran yang berjarak ribuan kilometer, demi menunjukkan bahwa aku tidak akan pernah lagi memperebutkan apa pun. Semua ini kulakukan hanya karena di kehidupan sebelumnya, aku menghabiskan puluhan tahun memperebutkan cinta orang tua dengan adik angkatku, tetapi hanya berakhir dengan aku dicap sebagai orang yang "penuh tipu daya" dan "licik". Semua orang lebih menyukai adik angkatku yang lugu dan ceria, serta muak kepadaku yang pendiam dan jarang bicara. Bahkan, suamiku dan anakku sendiri tidak bisa memahami penderitaanku. "Kita semua ini keluarga, nggak bisakah kamu diam barang beberapa hari saja? Setiap kali pulang, kamu selalu memancing pertengkaran, bikin semua orang nggak tenang. Kamu benar-benar harus introspeksi diri!" Aku pun mati dalam kesepian di atas ranjang rumah sakit. Namun, saat kembali membuka mata, tak disangka aku kembali ke masa ketika aku baru saja diakui dan pulang ke rumah keluarga kandungku. Kali ini, aku tidak ingin berebut lagi. Aku ingin hidup untuk diriku sendiri.
3.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai pergi bukan meninggalkan
Baca
+Pustaka
Kepergian Tanpa Tanggal Pulang

Kepergian Tanpa Tanggal Pulang

Di hari acara pernikahan, tunanganku dan adik perempuanku, Laura Kusuma berhubungan seks di ruang istirahat dan tertangkap basah di tempat. Aku menjadi bahan tertawaan seisi ruangan. Dulu kekasih masa kecilku, Carlos Luke, malah melamarku di depan umum dan melindungiku dengan cara yang mencolok. Setelah menikah, dia sangat patuh kepadaku. Sayang sekali dia tidak bisa melakukannya dan kehidupan seks tidak berjalan lancar. Sampai tahun ini aku baru hamil setelah menjalani program bayi tabung. Setelah itu, dia semakin memperhatikanku. Aku pikir dialah takdirku. Sampai hari itu, aku mendengar percakapannya dengan temannya. “Carlos, kamu sungguh kejam, Nadya Kusuma begitu baik padamu, bagaimana bisa kamu mengganti sel telur dan membiarkan Nadya menjadi ibu pengganti hanya karena Laura takut sakit dan tidak berani melahirkan?” “Lagipula, anak itu akan lahir dua bulan lagi, lalu apa yang akan kamu lakukan?” Dia terdiam sejenak dan mendesah. “Ketika bayinya lahir, aku akan memberikannya kepada Laura dan memenuhi keinginannya.” “Sedangkan Nadya, aku akan memberitahunya bahwa bayinya sudah tiada.” “Aku akan menemaninya selama sisa hidupnya.” Ternyata begitu. Perhatian lembut yang kukira, semua hanya untuk adikku. Aku berbalik dan membuat janji untuk operasi. Anak kotor ini, aku tidak menginginkannya lagi. Pernikahan palsu ini, aku lebih tidak menginginkannya.
5.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai pergi bukan meninggalkan
Baca
+Pustaka
Jangan Sesali Kepergianku

Jangan Sesali Kepergianku

Naima terpaksa menggantikan posisi Naura—adik kembarnya yang sedang koma sebagai pengantin Javran. Buku nikah tertulis nama Naura, begitu pula ijab qobul yang diucap Javran. Praktis—Naima hanyalah orang asing dalam hubungan Naura dan Javran—tapi harus tinggal di sisi Javran—lalu pergi diam-diam setelah Naura bangun dari komanya. Setelah hidup dua bulan bersama Javran—Naima merasakan cinta, kasih sayang pasangan, dan perhatian dari keluarga—hal yang tak pernah dia dapatkan karena sejak kecil dia tumbuh menjadi bayang-bayang Naura yang memiliki fisik lemah. Naima menikmati perannya—tapi juga dihantui rasa bersalah. Ketika dia memutuskan untuk mengakhiri semuanya dan kembali ke Dongyang—China untuk melanjutkan kuliahnya, Naima malah hamil anak Javran. Meski begitu, Naima memilih jadi ibu tunggal dan membesarkan bayinya sendiri. Lima tahun Naima pergi, tanpa tahu kenyataan bahwa : Javran tulus mencintai Naima meski tahu dibohongi. Ternyata Naura sengaja mendekati Javran dengan latar belakang Naima karena ingin mencarikan pasangan untuk Naima yang kesepian—sebagai bentuk penebusan rasa bersalahnya karena kemalangan nasib Naima. Meski dalam prosesnya, Naura malah jatuh cinta pada Javran dan ingin memilikinya. Saat bangun, Naura tahu hati Javran tak lagi ada padanya. Kebohongan soal latar belakang dan identitas milik Naima akhirnya menjadi bumerang. Naura tak bisa memiliki Javran meski statusnya adalah istri sah Javran. Jadi Naura memilih untuk melepaskan. Penyakit yang dideritanya sejak kecil memburuk hingga membuatnya meninggal. Orangtua dan keluarga menyalakan Naima atas kematian Naura. Javran tak sengaja bertemu dengan Naima dan putranya--Zayyan—yang selama ini menetap di Bandung. Javran berusaha mendakti Naima lagi—tapi ternyata Naima sudah akan menikah dengan Akash, pria yang selalu berada di sisi Naima selama 5 tahun terakhir. Javran ingin haknya sebagai papanya Zayyan. Tapi Naima terus mendodorng pergi. Kebenaran terbongkar dan akhirnya Naima kembali pada Javran. Bahwa Akash hanyalah kebohongan yang Naima buat unruk menjauhi Javran. End.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai pergi bukan meninggalkan
Baca
+Pustaka
Bukannya Udah Mantan?

Bukannya Udah Mantan?

Setelah empat tahun kabur, Arana tiba-tiba bertemu dengan mantan suaminya. Anehnya, pria yang telah menyakitinya dalam pernikahan seumur jagung itu, menariknya paksa dan berkata bahwa mereka masih suami istri. Mendengar itu, Arana bingung dan panik. Apa yang sebenarnya terjadi? Bukannya sudah mantan? Kenapa dia masih menjadi suamiku?
1054.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai pergi bukan meninggalkan
Baca
+Pustaka
Menjadi Ibu Bukanlah Hal Mudah

Menjadi Ibu Bukanlah Hal Mudah

Sistem 'Kamu Hebat, Kamu Maju' muncul di dunia. "Kalau kamu merasa seseorang nggak menjalani hidupnya dengan baik, asalkan yang kamu lakukan lebih baik dari orang itu, kamu akan mendapat bonus." Ibu yang menginginkan putrinya sukses, suami yang menghindari tanggung jawabnya, dan putra yang menganggapku memalukan, semuanya mendorongku ke persidangan. Mereka bilang asalkan mereka berada di posisiku, mereka pasti bisa melakukan jauh lebih baik dariku. Jika mereka berhasil melakukannya, maka aku akan dimusnahkan dan menjadi budak mereka. Selain itu, mereka juga akan mendapat bonus puluhan miliar. Siapa sangka, malah aku yang meraup 60 miliar.
7.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 271 kali sebagai pergi bukan meninggalkan
Baca
+Pustaka
Kepergianku Membuatnya Gila

Kepergianku Membuatnya Gila

Pada tahun kelima sejak aku menikah dengan tuan ketua mafia, aku menyadari bahwa jimat pelindung yang dia berikan dan selalu kupakai membuat kepalaku sering terasa pusing. Aku mengeluarkan pil yang tersembunyi di dalam jimat itu lalu membawanya ke rumah sakit keluarga. Dokter menelitinya sejenak, lalu mengatakan bahwa benda itu sama sekali bukan obat penenang, melainkan sejenis racun kronis. Jika dipakai dalam waktu lama, bukan hanya dapat menyebabkan kemandulan, tetapi juga menimbulkan kerusakan serius pada tubuh. Aku langsung runtuh dan berseru, “Nggak mungkin. Ini pemberian suamiku. Namanya Vincent Kora, dia juga pemilik di balik rumah sakit ini.” Dokter itu tampak curiga dan berkata, “Nona, gimana kalau Anda periksakan diri ke bagian psikologi? Aku kenal Pak Vincent dan istrinya. Hubungan mereka sangat baik, dan belum lama ini sang istri baru saja melahirkan. Sekarang mereka sedang di ruang VIP lantai atas buat jenguk anak mereka. Sambil berkata demikian, dia membuka foto di ponselnya. Di dalam foto, Vincent mengenakan setelan jas hitam khas keluarganya sambil menggendong seorang bayi di lengannya. Di sampingnya berdiri seorang wanita .... Aku mengenalnya, namanya Claudia. Dialah adik angkat yang selalu disebut-sebut oleh Vincent.
9.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 272 kali sebagai pergi bukan meninggalkan
Baca
+Pustaka
Rahasia Dibalik Kepergian Istriku

Rahasia Dibalik Kepergian Istriku

"Empat tahun! Kau memisahkanku dari putraku selama 4 tahun!" "Kau tidak menginginkannya." "Dan dari mana kesimpulan lancang itu berasal? Aku akan melawanmu di pengadilan dan memastikan bahkan hakim sekalipun tidak akan bisa memihakmu meski kau ibunya!"
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai pergi bukan meninggalkan
Baca
+Pustaka
Suamiku Bukanlah Milikku

Suamiku Bukanlah Milikku

Anestya Mawar Chahyani, wanita yang sangat tangguh tidak ada kata menyerah dalam hidupnya, walaupun cobaan terus-menerus menghadang pada hidupnya. Dia pernah terluka karena dikhianati suami dan juga adik kandungnya sendiri, sampai membawanya pada kesedihan yang begitu mendalam. Menjadi seorang janda tentunya bukanlah hal yang mudah, terlebih lagi banyak sekali laki-laki mengantri untuk mempersunting dirinya, menunggu masa iddah selesai, Mawar hanya menyibukkan dirinya dengan beribadah, tidak untuk menggoda laki-laki lain di luaran sana. Berusaha untuk menjaga nama baiknya, tetap saja ada orang yang dengan kejam memfitnahnya ini dan itu sepanjang perjalanan Mawar sebagai janda tanpa adanya anak. Jangankan untuk bahagia kembali, hidup tenang pun tak bisa, lalu bagaimanakah Mawar menghadapi semua itu?
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai pergi bukan meninggalkan
Tampilkan Ulasan (22)
Baca
+Pustaka
Dita Alya
Gilaa ya Ayu???? bisa²nya minta mawar buat melepas Wijaya untuknya ..., busyeeetttt tu perempuan kayaknya othakknya miring sebelah, bukannya minta maaf karena sudah berselingkuh dengan suami kakaknya ....eeee malah nyuruh mawar buat melepas Wijaya, emang dasar perempuan Sinttiingggg!!!!! sumpah kesel
mamatia21
dih..wijaya bilang apa? dia gak benar2 mau ninggalin mawar katanya?? eleh...rayuan gombal..jelas aja bilang gitu krn dia udah tahu klo ttp Sama ayu dia bakal kehilangan hartanya..itu kenapa Dia jadi pingin balik ama mawar..stop mawar!! jgn pernah kamu terima dia lagi..jgn kasih pintu pokoknya. ......
Baca Semua Ulasan
Kepergian Istri Ketua Membuatnya Gila

Kepergian Istri Ketua Membuatnya Gila

Aku sudah menikah dengan Axel selama tiga tahun. Semua orang takut pada kekejamannya, tapi dia selalu lembut padaku. Namun, segalanya berubah sejak Ella tertembak saat melindungi Axel dalam baku tembak enam bulan lalu. Pria itu selalu mengatakan bahwa Ella terluka demi menyelamatkannya, jadi aku harus mengalah. Di gala keluarga paling bergengsi, suamiku, Ketua Axel datang dengan sekretarisnya, Ella, dengan menggandeng lengannya. Di dada Ella, tersemat bros rubi yang melambangkan posisi nyonya keluarga. "Ella terkena peluru demi menyelamatkanku. Dia suka bros itu, jadi kubiarkan dia pinjamkan sementara. Gimana pun juga, kamulah satu-satunya nyonya di sini. Jaga sikapmu." Aku tidak membantah. Aku hanya melepaskan cincin pernikahanku dan mengeluarkan surat cerai. "Karena dia sangat menyukainya, untuk dia saja. Termasuk posisi di sisimu. Itu juga kurelakan." Axel menandatanganinya tanpa ragu, senyum dingin terukir di wajahnya. "Permainan manipulatif macam apa yang sedang kamu mainkan sekarang? Kamu yatim piatu, terpisah dari keluargamu, kamu nggak akan bertahan tiga hari di Silia. Aku akan menunggumu kembali sambil memohon padaku." Aku mengeluarkan sebuah ponsel satelit terenkripsi yang sudah tiga tahun tidak kugunakan. Axel tidak tahu bahwa sebenarnya aku adalah putri bungsu keluarga mafia tertua di Eroka. Namun, keluarga kami dan keluarga Axel selalu bermusuhan. Demi menikah dengannya, aku mengganti namaku dan bahkan memutus hubungan dengan ayah serta kakakku. Panggilan itu tersambung. Aku menarik napas dalam-dalam dan berbisik, "Ayah, aku menyesal. Kirim seseorang untuk menjemputku dalam dua minggu."
9.452.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai pergi bukan meninggalkan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
454647484950
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status