Putra Putri Bunga
jawab Dio tanpa mengalihkan perhatian.
“Salah? Bukankah itu tempatnya? Kenapa harus diturunkan?”
Dio pun menoleh dan mengernyit menatap Arga. Setelah lukisan tuan terdahulu mendarat dengan selamat, dia menjawab, “tentu saja untuk menggantinya dengan tuan yang baru.” Dio mengendikkan dagu ke arah belakang Arga, lalu Arga melihat beberapa pelayan pria datang membopong figura besar yang masih terbungkus kain putih. Ketika kain mereka singkap, Arga terkesiap melihat lukisanya sendiri, mengenakan jas hitam bermutu tinggi, lengkap dengan pin mawar putih sebagai lambang Erlangga. Dia ingat dulu Paman Yoga pernah memintanya berpose di depan seorang pelukis, katanya untuk keperluan administrasi. Dio
Capítulos Populares