Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bukan Sekadar Figuran

Bukan Sekadar Figuran

"Aku harus apa? Bu Laras tadi bilang aku gak bisa ikut semester kalo belum lunas pekan ini. Uang dari mana coba?" "Gak coba kamu tawarkan hasil gambar kamu ke penerbit, Shei. Pasti lumayan hasilnya. Bisa ke sua ... ke si Naren maksudku." Intan menyarankan, sekaligus meralat sebab hampir salah ucap. Intan tahu Sheilla pandai membuat gambar. Bisa dikatakan Sheilla ini cocoknya jadi ilustrator buku gambar bercerita, misalnya. Gambar Animenya juga bagus-bagus. Beberapa kali Sheilla mendapat tawaran kerjasama tapi ditolaknya.
10924 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai public figure
Baca
+Pustaka
ARTUR

ARTUR

ucap tuan Arfan >> Di pendapa akademi 5 orang murid sedang membicarakan murid yang baru di angkat oleh guru mereka. "Apa kau sudah dengar bahwa guru besar baru mengangkat murid baru" "ya aku sudah mendengarnya kelihatanya guru besar sangat tertarik dengan orang bernama Artur itu sampai-sampai dia menjadi murid nomer satunya dan dia sendiri yang mengajarnya" "kita lihat saja seberapa hebat orang itu"
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai public figure
Baca
+Pustaka
Jangan Menangis, Nona! Tuan Muda Akan Memanjakanmu

Jangan Menangis, Nona! Tuan Muda Akan Memanjakanmu

Matanya menyisir setiap figura dan berhenti pada sesuatu yang tidak asing. Sebuah figura dengan bingkai berwarna hitam. Di sana ada hasil gambar yang tidak bisa ia sebut bagus karena bentuknya tidak sepenuhnya jelas. Gambar yang merujuk pada sosok seseorang, seorang pria lebih tepatnya. Digambar dengan mengenakan jas, berdiri membawa boneka kelinci. Boneka kelinci yang hingga hari ini Samantha simpan di dalam kamarnya.
9.534.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai public figure
Baca
+Pustaka
ESCAPE

ESCAPE

Gadis itu berlarian menuju toilet dan memuntahkan seisi perutnya. “Aku tak pernah seperti ini biasanya,” ucap Ranti mengelapi keringat yang bercucuran di dahinya. “Mau ku buatkan teh hangat?” tanya Bian yang tiba-tiba saja muncul dan menawarkan diri untuk membuatkan Ranti secangkir teh. “Aku sudah terlambat untuk bekerja,” sahut Ranti namun Bian menggeleng pelan.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai public figure
Baca
+Pustaka
BROKEN

BROKEN

Bibir Dev melengkung lebar dengan mata berselimut kaca. The End
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 347 kali sebagai public figure
Baca
+Pustaka
Handa

Handa

Flashback off Pandangan Satria jauh keluar jendela, tampak senyuman tersungging di bibirnya yang ia sentuh dengan ibu jari tangan kirinya, sedangkan tangan kanannya masih menggengam cincin pernikahan Hanin. ***
1034.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai public figure
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status