Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MISTERI RINTIHAN DI RUANG KERJA SUAMIKU

MISTERI RINTIHAN DI RUANG KERJA SUAMIKU

Nilam mendengar rintihan di dekat ruang kerja suaminya, tapi setiap kali ia masuk ke dalam ruangan itu suara rintihan tak terdengar begitupun dengan kondisi ruang kerja yang biasa saja tak mencurigakan membuat Nilam semakin aneh. Aksan-suami Nilam senantiasa bersikap biasa tapi jika sudah disinggung soal ruang kerja dia akan terlihat berbeda sikapnya sama seperti Bi Jum-yang tak lain pembantu mereka yang sudah bekerja dengan Aksan bertahun-tahun. Sikap Bi Jum dan Aksan membuat Nilam semakin curiga dan ingin mencari tahu kebenaran soal rintihan yang selalu ia dengar di ruang kerja suaminya.
1085.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai puisi suara demokrasi
Baca
+Pustaka
Terpikat Pesona CEO Duda

Terpikat Pesona CEO Duda

Lili
"Nona, anda sudah minum terlalu banyak alkohol," bartender mengingatkan Karen. Gadis yang sedang berada disebuah bar. "Apa peduli mu?" Karen berteriak pada bartender itu sambil melihat dengan mata sayu, "tidak ada seorang pun yang peduli tentang perasaanku..." "Robin... Kau sungguh kurang ajar, sialan, jalang, aku akan membalasmu!" Karen berteriak memaki seorang bernama Robin, suara teriakan Karen ternyata menarik perhatian seorang pria. Netra pria itu menatap Karen sambil tersenyum sinis. Ia berjalan menuju Karen dan mengajaknya keluar, meninggalkan bar itu. "Siapa kau?apa kau sama dengan si Robin sialan itu?"
9.813.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 346 kali sebagai puisi suara demokrasi
Baca
+Pustaka
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

Penemuan batu kuno di lereng Gunung Salak mengubah hidup Arjuna Wisangjati, arkeolog muda idealis. Suara misterius dari artefak itu membangkitkan ingatan masa lalu yang bukan miliknya—membuka jalan menuju dunia tersembunyi antara manusia dan roh. Arjuna terpilih sebagai keturunan terakhir Sapta Raksa Rasa, penjaga keseimbangan antara Sekala dan Niskala. Tapi kebangkitannya memicu perang antara roh leluhur dan manusia modern yang ingin menaklukkan rasa. Di ujung perjalanan, Arjuna belajar bahw dia kekuatan sejati bukan pada kuasa, tapi pada kesadaran. “Sangkan Paraning Rasa teu meunang pareum.” (Asal dan tujuan rasa tak boleh padam.) 
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai puisi suara demokrasi
Baca
+Pustaka
Di Ujung Kabut Itu, Dia Tak Kembali

Di Ujung Kabut Itu, Dia Tak Kembali

Di tahun ketiga pernikahan Marissa Pranaya dan Arka Kivandra, ada sebuah kabar baik. Akhirnya, Marissa bisa meninggalkan laki-laki itu. "Satu bulan lagi kakakmu akan pulang. Selama sebulan ini, teruslah berpura-pura menjadi dirinya dengan baik." Di ujung telepon, suara Bu Elvira Pranaya terdengar dingin seperti biasanya. "Setelah semua ini berakhir, aku akan kasih kamu 60 miliar, agar kamu bisa menjalani hidup yang kamu mau." "Aku mengerti," jawab Marissa pelan, suaranya tenang bagaikan air yang tiada bergelombang. Setelah menutup telepon, Marissa menengadah, menatap foto pernikahan berukuran raksasa yang terpajang di dinding.
11.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 398 kali sebagai puisi suara demokrasi
Baca
+Pustaka
Bad Princess (I Found You)

Bad Princess (I Found You)

Warning ⚠️⚠️⚠️ Adult romance (21+) Bijaklah sebelum membacanya, sesuaikan usia kalian! (Squel I Win You) "Tuan Putri," geram Beck seraya memisahkan kedua paha Jessie. Jessie terengah. "Jangan panggil aku seperti itu lagi." Beck melumat bibir Jessie dan tangannya meraba bagian paling sensitif yang Jessie miliki, menggodanya hingga pinggul Jessie meliuk-liuk dan wanita itu mengerang disertai napas memburu. "Lalu seperti apa aku harus memanggilmu?" tanya Beck dengan suara lembut dan bibirnya tersenyum menggoda. Jessie mencengkeram pergelangan tangan Beck dan menatap Beck dengan sendu. "Panggil namaku." 📌Happy reading, pembaca yang manis!
9.743.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai puisi suara demokrasi
Baca
+Pustaka
Calon tunanganku yang direbut adik angkatku

Calon tunanganku yang direbut adik angkatku

Hari ketika aku mengambil foto pernikahan, putri angkat di keluargaku melepas tudung pengantinku dan berkata dengan suara yang keras: "Adik, bukankah kamu putri angkat keluargaku, kenapa kamu kesini?" "Hari ini adalah hari yang aku mengambil foto pernikahan dengan Felix, sikapmu yang seperti ini bukankah akan mempermalukan Grup Setiawan?" Jika ini sebelumnya, aku pasti sudah kabur sambil menangis. Tapi kebetulan, aku sudah hidup kembali. Aku menampar wajah Maudy: "Apa hakmu untuk berbicara denganku? Siapa kamu, berani-beraninya mengambil foto pernikahan dengan Felix?" "Menurutmu apakah kamu mampu memikul tanggung jawab atas nama Grup Setiawan!"
11.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 421 kali sebagai puisi suara demokrasi
Baca
+Pustaka
Istri Pengganti

Istri Pengganti

Basreswara
Keputusan perempuan berjilbab bernama Hana mendatangi rumah teman mendiang ayahnya, sendirian. Tentu saja kedatangannya disambut dengan sangat baik sebelum suatu ucapan menggetarkan. "Saya ingin melamar putri bapak untuk suami saya." Suara istri Adnan. Arumi berdo'a agar ide tak masuk akal ini ditolak oleh sang ayah. Justru pria yang di banggakannya menerima lamaran tersebut. Dan bagaimana jika seorang laki-laki yang disukainya selama ini akan datang dan melamar di minggu esok sesuai perjanjian? Apa yang di miliki perempuan berjilbab tadi sehingga bisa meyakinkan sosok ayah dengan merelakan putri tersayangnya menjadi istri ke-dua?
1012.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 366 kali sebagai puisi suara demokrasi
Baca
+Pustaka
Rahasia Bunga Kampus

Rahasia Bunga Kampus

“Buka lebih lebar, Marina Rasha, benar, seperti ini.” Seluruh tubuhku terbaring lemas di kasur pemeriksaan, kedua tanganku tanpa sadar mencengkeram erat seprai. Suara dari belakangku terdengar berat dan ditahan, namun membuat telingaku terasa panas. Posisi pemeriksaan ini sungguh memalukan, pantatku dipaksa untuk terangkat tinggi, seperti sebuah posisi menyerah. “Dokter …. Aku tidak bisa buka lebih lebar lagi ….” Aku menggigit bibir bawahku, suaraku terdengar gemetar. Dari teralis logam kasur pemeriksaan, aku bisa melihat pantulan bayanganku, rambut yang berantakan menempel di pipiku yang memerah, mataku terlihat berkilau dengan cahaya samar dan berair.
54.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai puisi suara demokrasi
Baca
+Pustaka
Marrying You (Again)

Marrying You (Again)

Lavender My Name
"Ceraikan Kiyara!" ucapan Ardi, bagai petir di siang bolong, membuat ponsel Bian yang ada di tangan pria itu meluncur bebas ke lantai. "Kau tidak akan bisa membahagiakannya. Kau hanya bisa membuatnya semakin menderita." Suara Ardi membuat wajah Bian merah padam. Ipar gila, sungutnya menahan emosi. Sedangkan Kiyara langsung mematung. Kepalanya mendadak pening, mendengar ucapan kakaknya. Siapa yang sudah mencetuskan ide gila itu? Apa yang akan Kiyara lakukan ketika dipaksa untuk bercerai dengan Bian, lelaki yang ia cintai, yang sudah menemaninya selama sepuluh tahun pernikahan? Akankah Kiyara setia padanya , untuk berjuang bersama atau justru menyerah pada nasib?
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai puisi suara demokrasi
Baca
+Pustaka
Wanita Malam Presdir Kejam

Wanita Malam Presdir Kejam

AREA DEWASA 21+ Di dalam sebuah kamar apartemen mewah dan begitu megah dengan fasilitas lengkap, seorang wanita tengah memandang keluar dari jendela menatap butiran air hujan yang membasahi kaca. Ia termenung sesekali menghela nafas seolah tengah memikirkan sesuatu. Tok... Tok... Tok.... Lamunannya terhenti kala terdengar suara ketukan pintu. ia bergegas berlari ke arah sumber suara. Clek... Dengan gembiranya wanita bernama Sofia Andaresta 27 tahun itu membuka pintu, tampak seorang laki-laki berusia 30 tahunan langsung memeluknya. "Aku merindukanmu!" "Aku merindukan tubuhmu" Bisik pria itu di kuping Sofia, membuatnya sedikit geli. *** Penasaran dengan Kelanjutannya? yuk Lanjut di baca...
507 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai puisi suara demokrasi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
1617181920
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status