Filtrar por
Status de atualização
TodosEm andamentoConcluído
Ordenar por
TodosPopularRecomendaçãoAvaliaçõesAtualizado
Rahasia Bejat di Balik Jubah Suci

Rahasia Bejat di Balik Jubah Suci

Setelah menggoda suamiku yang religius sebanyak 99 kali, suamiku akhirnya melanggar pantangannya demi diriku dan bermesraan denganku selama tiga hari tiga malam. Aku mengira dia akhirnya mencintaiku. Tapi, saat sedang merapikan ruang kerja, tidak sengaja aku menemukan pesan di komputernya. Dia mengirimkan video pribadiku kepada kakakku, Tamara Gunadi. [Biar abis ini dia nggak bakal ngejar-ngejar aku lagi. Kamu tenang aja Rara, sampai mati pun aku nggak bakal nyentuh dia. Orang yang aku sayang cuma kamu.] Tamara mengirimkan pesan suara berdurasi 60 detik, suaranya terdengar centil dan menggoda. "William, aku beneran terharu banget! Nggak nyangka kamu demi ngejaga kesucianku, malah nyuruh banyak orang buat mainin dia. Kira-kira kalau suatu saat dia tahu yang sebenernya, dia bakal marah nggak ya sama aku?" Suara William yang serak terdengar penuh tekanan dan menahan diri. "Emangnya dia berani? Seujung rambut kamu pun dia nggak bisa tandingin. Dia itu gatel banget, ada orang yang mau make dia saja sudah untung." "Lagian, semua foto syur sama video itu ada di aku. Kalaupun dia tau, dia nggak bakal punya muka buat nyalahin siapa-siapa." Tamara mengirimkan beberapa foto pribadi dengan pakaian minim. "William, bantuin aku lihat dong, gaya aku yang ini gimana? Apa kakinya harusnya dibuka lebih lebar lagi?"
6.4K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 192 Vezes como puisi suara demokrasi
Ler
+Biblioteca
TERPAKSA

TERPAKSA

Hello Vey
Aku masih berasama dia, dimalam minggu yang gelap dengan sedikit gerimis air hujan. Masih ku ingat, bayangan tubuhnya yang tinggi di bawah lampu jalan, suara seret langkah kaki dengan sepatu convers yang ringan. Wangi parfum dan wajah sendunya malam itu. Ini semua salahku, Maaf. Dari awal aku memang tidak ingin berpacaran dengan Bagas. Aku juga tidak pernah berpikir akan hubungan ku dengan Pak Manager itu akan sangat rumit. Terjebak friend-zone, jatuh cinta, skandal dengan mempertaruhkan nama pemimpin perusahaan dan bersandiwara dalam satu waktu. Apakah aku sengaja? Atau aku memang terpaksa? Maaf.
102.8K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 80 Vezes como puisi suara demokrasi
Ler
+Biblioteca
2.59

2.59

Cheezyweeze
Kematian seorang wanita muda yang belum terungkap dan masih menjadi sebuah misteri ini membuat kedua gadis yang baru pindah ke sebuah rumah di hantui sosok hantu wanita dan sering terdengar jeritan ataupun suara minta tolong.Berbagai kejadian aneh terus dialami oleh mereka. Kedua kakak beradik ini pun kemudian mencari tahu dan menyelidikinya semua hal yang mereka alami setelah tinggal beberapa hari di rumah tersebut.Berawal dari ruang tengah yang berada di rumah tersebut, terungkaplah sedikit demi sedikit misteri yang terjadi. Namun hampir saja misteri itu terungkap, nyawa mereka dalam bahaya. Bahkan Revan dan Bagas ikut terseret.
1015.5K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 341 Vezes como puisi suara demokrasi
Ler
+Biblioteca
PESUGIHAN GUNUNG SEMERU

PESUGIHAN GUNUNG SEMERU

"Kemana bayiku!" Indah terhenyak saat ia mendapati perutnya yang sudah cukup membesar tiba-tiba mengempis. "Mas, bangun!" Indah yang menangis membangunkan lelaki yang tidur bersamanya. "Ada apa, Dek!" ucap Prapto mengusap lembut matanya yang masih mengantuk. "Bayiku hilang, Mas!" Indah menangis dengan tubuh bergetar dan wajah pucat. "Astaghfirullahaladzim!" Prapto melonjak hampir jatuh dari atas ranjang saat melihat Indah berubah menjadi seperti orang yang kesetanan. "Berikan bayi itu untukku!" ucap Indah dengan suara aneh, tubuhnya melayang di atas ranjang dengan tangan yang siap untuk mencekik leher Prapto. Cover by pixel Credits by Canva
1025.5K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 510 Vezes como puisi suara demokrasi
Ler
+Biblioteca
Rahasia Bersama Kakak Ipar Di Bioskop

Rahasia Bersama Kakak Ipar Di Bioskop

“Kak… sayang, puaskan aku.” “Sial! Kamu belajar dari mana? Kok tiba-tiba jadi begitu jago?” Di dalam bioskop, aku menyamar jadi kakakku. Tangan kakak ipar sudah menyelinap ke balik rokku dan meraba-rabanya. Reaksiku yang begitu sensitif membuat wajah kakak ipar memerah karena bergairah. Tanpa membuang waktu, dia langsung melorotkan celananya. Benda miliknya yang besar itu memantul keluar. Dia menggendong dan mendudukanku di pangkuannya, rasa membaranya menembus tubuhku. Tubuhku gemetar, aku memekik tertahan dan mencapai klimaks. Detik berikutnya, aku mendengar suara cemas kakak ipar, “Jangan bergerak! Ada orang yang melihat ke arah kita!”
10.3K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 340 Vezes como puisi suara demokrasi
Ler
+Biblioteca
Meski Lupa Ingatan, Hati Tak Bisa Bohong

Meski Lupa Ingatan, Hati Tak Bisa Bohong

Tunanganku adalah ilmuwan otak terkemuka di dalam negeri. Kekasih masa kecilnya, Yuki, didiagnosis kanker dan hanya bisa hidup selama sebulan. Demi menemaninya melewati hari-hari terakhirnya, Oscar memaksaku meminum obat penghapus ingatan yang baru dikembangkan agar aku melupakannya selama sebulan. Dalam sebulan itu, dia menikahi Yuki, berbulan madu, dan berjanji untuk bertemu kembali di kehidupan berikutnya di tengah lautan bunga. Sebulan kemudian, Oscar menangis darah, berlutut di tengah hujan. Dengan suara serak, dia bertanya kepadaku. "Obat itu seharusnya hanya bekerja selama sebulan. Kenapa kamu melupakanku seumur hidup?"
10.6K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 382 Vezes como puisi suara demokrasi
Ler
+Biblioteca
Transmigrasi: Menjadi Sang Permaisuri Terbuang

Transmigrasi: Menjadi Sang Permaisuri Terbuang

Melompat dari gedung adalah keputusan terakhir di tangan seorang pembunuh bayaran—Lin Ya Fei—setelah tidak punya jalan kembali dari kejaran polisi. Prediksinya sudah tepat. Dia pasti mati. Namun, suara wanita tua benar-benar mengganggu. “Jangan tutup mata, Permaisuri! Tarik napas, embuskan!” “Ayo sedikit lagi!” Lin Ya Fei mengerjap lebar, tapi kemudian ada rasa yang aneh dan baru di perutnya. “Ap—” Belum sempat dia selesai bicara, mulutnya secara otomatis mengejan. “Enggg.” Lin Ya Fei membeku. Dia melompat gedung, kenapa malah berubah melahirkan? “Sialan! Kapan aku hamil?”
106.2K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 123 Vezes como puisi suara demokrasi
Ler
+Biblioteca
Stuck On You

Stuck On You

Brightwin
"Saya pesan kamu!" tegas Kim yang mengeluarkan nada suara baritone yang cukup besar, dan begitu terdengar maskulin oleh telinga Sasi. "Pesan saya, maksudnya?" tanya Sasi tak paham. Bahkan raut wajah Win pun terlihat bingung dengan ucapan atasannya yang terasa aneh. Kim mengubah posisi duduknya menghadap Sasi sekarang. Fokus kepada perempuan itu yang sedang berdiri di hadapannya. "Iya, saya pesan kamu untuk menemani saya malam ini di sebuah hotel berbintang," tukasnya sambil tersenyum. "Saya akan memberikan apapun yang kamu mau, dengan syarat berikan tubuh kamu ke saya." Kim mengucapkan kalimat tanpa bersalah dan berdosa.
103.8K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 111 Vezes como puisi suara demokrasi
Ler
+Biblioteca
An Unidentified Witch

An Unidentified Witch

Dhe Blume
“Kau sudah mengetahui semuanya, bukan?” Laki-laki itu mendekati Karleen sambil mengawasinya dengan tajam. “A-aku.” Karleen tidak tahu harus bagaimana. Mengetahui rahasia besar yang selama ini sengaja ditutup-tutupi membuat dirinya ingin menyerah. “Ada dua pilihan yang akan kuberikan kepadamu, diam atau keluar? Harga dirimu sebagai prajurit dipertaruhkan di sini!” Karleen memajamkan matanya. Amarah dalam dirinya menggebu-gebu. Seketika ruangan temaram itu menjadi terang dan panas. Api berkobar cepat tetapi sumbernya tidak diketahui. Hal yang diingatnya setelah itu adalah suara orang yang sangat familier memanggil namanya. Sebelum dia merasakan sesak dan tidak sadarkan diri.
104.3K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 86 Vezes como puisi suara demokrasi
Ler
+Biblioteca
WEDDING PROJECT

WEDDING PROJECT

Sahabat2M
Catherine, menghadapi sebuah pilihan sulit, cari calon sendiri atau di jodohkan dengan lelaki pilihan Papanya. Tidak memiliki calon, Catherine akhirnya menerima calon pilihan Papanya. Pengusaha muda, anak partner bisnisnya. Siapa sangka, di hari pernikahan, Catherine mendengar suara erotis di kamar mandi, dan melihat mempelainya bersama seorang gadis. Merekam dan mengirimkan di WA Grup keluarganya. Catherine berlari dari salah satu ballroom di gedung berlantai 8 itu, dia bertemu dengan mempelai pria, yang juga kabur sepertinya di dalam lift. Sebuah project pun di sepakati Catherine dan pria tersebut dalam lift tersebut.
1.5K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 61 Vezes como puisi suara demokrasi
Ler
+Biblioteca
ANTERIOR
1
...
1516171819
...
50
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status