Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pernikahan Kontrak dengan Dosen Feminim

Pernikahan Kontrak dengan Dosen Feminim

“Kamu akan menikah.” Hening. Dunia Rhea berhenti berputar. Ia merupakan tipe mahasiswa yang lurus-lurus aja. Tugasnya hanya pergi ke kampus, belajar di perpustakaan, mengerjakan tugas dan ujian, kemudian pulang dengan tenang dan di rumah lanjut belajar lagi, makan lalu tidur. Kehidupan Rhea berputar seperti itu setiap harinya. Namun, sosok Michael terlalu terlihat bahkan oleh seonggok manusia sekaku papan seperti Rhea ini. Michael Gunawan? Dosen fashion yang terkenal karena gaya pakaiannya yang unik? Dosen yang sering jadi bahan gosip karena penampilannya yang terlalu cantik untuk seorang pria? Dosen yang—konon katanya—lebih suka laki-laki dari pada perempuan?! Michael menggoda Rhea dengan sikap santainya, mengatakan, “Jadi, kita bakal menikah? Kayaknya aku lebih cantik dari kamu, deh.” Rhea, gadis yang hidupnya monoton harus menikah dengan lelaki flamboyan, metrosexual memiliki rumor yang sudah tersebar ke seluruh universitas. Akankah kehidupan pernikahan Rhea berjalan lancar atau selesai seperti kontrak yang mereka tanda tangani. Have a Nice day, semoga kalian menikmati bacaan ringan yang aku suguhkan.
984 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as puisi tenang
Read
+Library
Dia, Yang Mudah Dihibur

Dia, Yang Mudah Dihibur

Pada hari Idul Adha, aku menyiapkan satu meja penuh hidangan kesukaan Brian. Namun lagi-lagi, dia tidak datang. Aku terdiam sejenak, lalu dengan cekatan membuka postingan instagram, orang yang cinta sejati Brian. [Harus diberi pujian! Aku baru bilang lampu rusak, dia langsung meninggalkan pacarnya demi datang ke sini.] [Tolong pertahankan sifat yang lebih mementingkan teman daripada pacar.] Fotonya memperlihatkan Brian yang sedang berdiri di atas bangku, mendongak untuk mengganti lampu. Dia menopang kaki Brian dengan kedua tangan, wajahnya tanpa sengaja menyapu bagian paling sensitifnya. Brian tidak menghindar, malah menyunggingkan senyuman samar. Pemandangan itu begitu menusuk mata, tapi aku tidak lagi menangis ataupun marah. Aku hanya dengan tenang memberi tanda suka, lalu mengajukan putus dengannya. Brian tidak percaya sama sekali. “Paling hanya mengambek saja, cuekin saja beberapa hari. Nanti aku hanya perlu ulurin tangan saja, dia pasti bakal luluh lagi.” Namun, Brian tidak tahu, aku bisa begitu mudah luluh dulunya, karena aku mencintainya. Mulai sekarang, dia tidak akan pernah bisa membujukku lagi.
7.9K viewsCompletedAdded to Library 173 Times as puisi tenang
Read
+Library
Cintanya Berlabuh Pada Penggantiku

Cintanya Berlabuh Pada Penggantiku

Aku adalah cinta pertama Warren, tetapi dia justru jatuh cinta pada penggantiku. Menjelang hari pernikahan, aku menemukan ponselnya dipenuhi dengan foto gadis itu. Gadis itu punya 70 sampai 80% kemiripan denganku, tampak polos dan ceria. Aku tidak ragu, langsung menyerahkan ponsel itu kepadanya. "Pernikahan kita masih jadi?" Warren terdiam lama, lalu menghapus kontak wanita itu di depanku. "Thalia, aku akui pernah tergoda padanya, tapi itu hanya karena dia mirip kamu." Demi dia, aku melawan keluargaku selama tiga tahun. Sekarang, untuk menyerah pun aku tak sanggup. Maka upacara pernikahan tetap berlangsung seperti biasa. Saat dia menerimaku dari tangan ayahku, dia bahkan menangis tersedu-sedu. Namun, tepat saat pertukaran cincin, dia menerima sebuah undangan pernikahan. [ Selamat atas pernikahanmu. Semoga kita sama-sama bahagia dengan pernikahan kita. ] Warren langsung panik, melepaskan tanganku, dan berlari pergi. Aku berdiri di belakangnya, berkata dengan tenang, "Warren, kalau kamu berani pergi, hubungan kita berakhir." Dia ragu satu detik, tetapi tetap meninggalkanku di hadapan semua tamu.
770 viewsCompletedAdded to Library 17 Times as puisi tenang
Read
+Library
Suami Wasiat Kakek

Suami Wasiat Kakek

Katarina, seorang gadis kecil berusia 7 tahun tidak pernah menyangka kalau hidupnya sebagai gelandangan akan berubah drastis hanya dalam semalam. Dari seorang gadis kecil yang menyusuri jalanan kota Malang dari waktu ke waktu menjadi cucu angkat kakek Rio yang kaya raya. Kehidupannya yang tenang kembali bergejolak ketika dia berusia 21 tahun. Kakek angkatnya mengidap penyakit serius! Di sisa waktunya, sang kakek ingin mewariskan semua harta kekayaannya kepada Katarina dengan satu syarat. Yaitu menikahi Rafka, cucunya. Kehidupan rumah tangga yang Katarina bayangkan dipenuhi dengan romansa. Namun sayangnya, tidak. Katarina justru menghadapi sikap dingin Rafka. Ditambah lagi hasutan ayah mertua yang ingin merebut semua harta warisan. “Rafka, lihatlah foto-foto bukti perselingkuhan Istrimu ini! Ayah tidak mau tahu, ceraikan dia sekarang juga!” Katarina terbelalak ketika melihat foto-fotonya dengan seorang pria melayang di udara dan jatuh begitu saja ke lantai. “Ayah, aku yakin ada kesalahpahaman di sini ….” Akankah Katerina bercerai dengan Rafka? Atau mereka justru bersatu melawan ketidakadilan yang dialami Katarina? ** Find me on IG @Yl_Wanodya **
108.1K viewsCompletedAdded to Library 233 Times as puisi tenang
Read
+Library
Harta Dan Cinta, Kurelakan Demi Berpisah

Harta Dan Cinta, Kurelakan Demi Berpisah

Demi bisa bercerai dengan Ravin, aku bahkan mengajukan keluar tanpa membawa apa pun, termasuk tidak meminta anakku yang baru berusia tiga tahun. Saat melihatku mengenakan pakaian lama sebelum menikah, Ravin sempat tertegun, lalu mencibir. "Kenapa? Bahkan pewaris yang mati-matian kamu lahirkan itu juga sudah nggak kamu inginkan? Aktingmu jangan terlalu berlebihan. Hati-hati nanti semuanya malah jadi kenyataan!" Setelah menandatangani surat perjanjian itu, aku mendorongnya ke hadapannya. "Tenang saja, ini bukan akting." Ravin menatapku dengan heran sesaat, sebelum akhirnya menandatangani surat itu juga. "Tumben sepatuh ini. Baiklah, aku akan bermurah hati dan mengizinkanmu tetap datang menjenguk anak." Dia meletakkan pena, lalu menatapku dengan tatapan penuh selidik. "Kalau nyesal nanti, selama kamu memohon padaku, kita bisa saja ru ...." Aku memotong ucapannya, lalu langsung berdiri dan pergi. Ravin selalu mengira aku memanfaatkan utang budi supaya bisa menikah dengannya dan mengincar kekuasaan mafia, bahkan mati-matian melahirkan anak laki-laki untuk mewarisi keluarga. Namun, setelah dia tahu aku sudah mati, dia tidak akan salah paham lagi.
1.3K viewsCompletedAdded to Library 37 Times as puisi tenang
Read
+Library
Who Am I: Past Lives

Who Am I: Past Lives

Xuiqa Vei
Gadis itu masih terbaring dengan posisi yang sama, yang berbeda hanyalah kelembapan di bawah matanya. Rino menyentuhnya dan mengelapnya dengan tisu. “Tak apa jika kau ingin seperti ini, aku akan tetap menemanimu. Tenang saja, Lucy. Sampai kapanpun, bahkan ketika misiku telah usai. Aku masih belum yakin, ada apa denganku. Tetapi aku akan berada di sini, ya, di sisimu, menyiapkan bahuku jika kau perlu.” “Sebenarnya aku tidak yakin juga akan hal itu, tetapi, ya ..., lupakanlah,” ia berkata. Tangannya meraih kursi yang ada di samping meja lampu. Ia pikir mungkin akan mengobrol dengan raga gadis yang kosong ini sesaat. “Sangat langka momen seperti ini, momen di mana kau, Lucy, bisa menerima semua yang kukatakan. Bukan berarti aku senang kau seperti ini. Ini sangat susah untuk diceritakan, tetapi aku akan memberitahumu.” “Separuh dirimu adalah diriku, dan separuhnya lagi adalah dirinya. Dan takdirmu sangat tidak bisa diterima bagimu, itu dapat dilihat dari keadaanmu saat ini. Misiku adalah mengawasimu sebagai musuh, tetapi aku malah mengawasimu sebagai orang terdekatmu. Kau mengerti maksudku, bukan?”
2.5K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as puisi tenang
Read
+Library
Tunanganku Menikah dengan Adikku

Tunanganku Menikah dengan Adikku

Tiga bulan sebelum menikah, pacarku memposting di instagram sebuah foto dirinya bersama adik angkatku. Foto itu menunjukkan surat pernikahan mereka dan potret kehamilan adik angkatku. Caption yang dituliskan, [Resmi menyambut kehidupan kecil kami.] Adik angkatku meninggalkan komentar dengan emoji malu-malu. Ibuku memberi tanda suka pada unggahan itu dan menambahkan komentar, [Aku akan menjaga anak itu setelah lahir. Kalian berdua tenang saja menikmati hidup berdua.] Aku tidak bisa menahan diri dan hanya meninggalkan tanda tanya sebagai komentar. Detik berikutnya, pacarku langsung memarahiku habis-habisan. [Dia hanya meminjam status pernikahan denganku selama satu tahun. Setelah anak lahir, aku akan kembali padamu.] [Jangan pelit begitu. Ibu juga sudah bilang, kamu baru boleh menikahiku setelah melahirkan anak laki-laki. Jadi, kita adakan pernikahan dulu, baru urus akta nikah nanti..] Aku hanya menjawab dengan datar, "Oh." Setelah itu, aku menghapus semua unggahan di media sosial yang berkaitan dengannya. Sebagai gantinya, aku memposting hal baru, [Butuh calon pengantin pria. Siapa yang mau menikah denganku?]
10.9K viewsCompletedAdded to Library 238 Times as puisi tenang
Read
+Library
Tak Kunjung Dinikahi, Aku Memilih Pergi

Tak Kunjung Dinikahi, Aku Memilih Pergi

Setelah ketujuh kalinya dijanjikan akan menikah tapi kembali diingkari oleh Rafli, aku akhirnya memutus semua hubungan dengannya secara sepihak. Kalau dia hadir di acara perkumpulan teman, aku tidak akan datang. Kalau dia diundang tampil dalam acara reuni sekolah, aku akan pergi lebih awal. Kalau kantorku memilih kerja sama dengan perusahaannya, aku langsung mengundurkan diri. Bahkan saat malam tahun baru, dia datang ke rumah orang tuaku untuk bersilaturahmi, aku pun berdalih keluar mengunjungi teman. Nomornya aku blokir dan akun instagramnya kuhapus dari daftar pertemanan. Intinya, aku ingin memutus hubungan tuntas dengannya. Aku tidak menghubunginya dan dia pun tidak akan bisa melihatku. Selama 30 tahun pertama hidupku, sebagian besar waktu kuhabiskan untuk mencintainya dengan sepenuh hati, merawat dan memperhatikannya tanpa pamrih. Sampai akhirnya, setelah yang ketujuh kalinya dia ingkar janji untuk menikahiku, aku benar-benar sadar. Aku tidak mau hidup seperti ini lagi. Meski harus menjalani hidup sendirian, tetap saja lebih tenang daripada terus-menerus menunggu di rumah kosong yang tak pernah dia datangi!
11.0K viewsCompletedAdded to Library 362 Times as puisi tenang
Read
+Library
Selamat Tinggal Cinta yang Hilang 8 Tahun

Selamat Tinggal Cinta yang Hilang 8 Tahun

Pacar yang dulu hatinya kuhancurkan, akhirnya pulang membawa pacar barunya untuk dikenalkan kepada keluarga pada tahun kedelapan setelah dia pergi kuliah ke luar negeri. Di saat yang sama, aku juga akhirnya divonis rumah sakit bahwa perjuanganku melawan kanker selama delapan tahun telah gagal. Aku sudah boleh pulang untuk menunggu kematian. Saat melihatku duduk di kursi roda sambil dituntun ibuku, sudut bibir Lexi menampakkan senyum mengejek. "Wah, delapan tahun nggak ketemu, kenapa hidupmu jadi separah ini? Jalan saja sudah nggak bisa." Mendengar nada bicaranya yang penuh jijik, aku hanya menarik lengan jaket buluku dengan tenang, menutupi bekas tusukan jarum yang memenuhi punggung tanganku. "Nggak apa-apa, cuma jatuh waktu jalan, patah tulang saja." Lexi kembali tertawa sinis. "Kalau begitu, aku sebentar lagi mau nikah. Jadi pendamping pengantin buat tunanganku, ya." Aku tetap hanya tersenyum tenang. "Nggak usah. Aku sebentar lagi mau pergi ke tempat yang sangat jauh." Setelah mengatakan itu, aku menepuk punggung tangan ibuku pelan, memberi isyarat agar dia segera mendorong kursi rodaku pulang.
0 viewsCompleted
Read
+Library
Dikhianati Suami, Dipertemukan dengan Pria Sejati

Dikhianati Suami, Dipertemukan dengan Pria Sejati

“Jangan disini, Darel! bagaimana jika istrimu mengetahui hubungan kita?” “Maksudmu, Zola? Kau tenang saja. wanita bodoh itu tidak akan tahu hubungan kita.” Zola mencoba menulikan pendengarannya. Namun tetap saja, suara-suara itu tetap terdengar menyayat hati. tanpa melihat, Zola dapat membayangkan saat ini suaminya tengah menikmati ciuman bibir dengan wanita yang tidak lain adalah wanita masa lalu suaminya. Diguncang fakta perselingkuhan yang dilakukan oleh suaminya tidak lantas menghancurkan dunia Zola. Wanita cantik itu berusaha tetap tegar dibalik rasa trauma masa kecilnya yang tidak mampu diingatnya. “Selamat datang di neraka pernikahan antara aku dan Darrel. kau sukarela menjadi bahan bakarnya, jadi bersiaplah untuk mati terbakar di dalamnya! “ucap Zola pada wanita yang tidak lain adalah selingkuhan suaminya. “Jangan merasa selalu benar. terkadang, kita juga bisa menjadi penyebab luka bagi orang lain. "ucap Edgar Valden, pria yang dulu pernah menolong Zola yang hampir kehilangan nyawa. Mampukah Zola Maharani mempertahankan rumah tangganya dengan Darel Mananta atau Zola justru terjebak cinta yang ditawarkan oleh Edgar Valden?
104.5K viewsCompletedAdded to Library 134 Times as puisi tenang
Read
+Library
PREV
1
...
2829303132
...
40
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status