Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sayangnya Tak Ada Kata Andaikan

Sayangnya Tak Ada Kata Andaikan

"Bu Juvena, apa Anda yakin ingin menayangkan foto dan video Pak Silvano dengan Nona Marisha pada hari pernikahan?" Juvena terhenti sejenak, lalu dengan tegas menjawab, "Aku yakin." "Oh ya, sekalian bantu aku urus visa. Pada hari pernikahan aku harus ke luar negeri, jangan sampai ada yang tahu." Setelah menutup telepon, Juvena berdiri lama di dalam kamar. Pagi ini saja, Juvena menemukan rumah kecil tempat tinggal tunangannya bersama cinta pertamanya. "Marisha, kalau kamu sungguh tak rela aku menikah, sebulan lagi datanglah. Rebutlah aku, dan jadilah pengantinku!" Begitu sampai di pintu, Juvena mendengar Silvano menyerukan kalimat itu kepada Marisha. Detik berikutnya, keduanya tak bisa menahan diri dan saling berciuman. Melihat adegan itu, jantung Juvena hampir meledak. Dia menahan diri untuk tidak menerobos masuk, lalu berbalik dan pergi. Pada saat itu juga, dirinya telah diam-diam membuat keputusan yang akan mengejutkan semua orang. Di hari pernikahan sebulan kemudian, sebelum rencana mereka untuk merebut pengantin terjadi ... Juvena akan kabur dari pernikahan!
Short Story · Romansa
22.9K viewsCompleted
Read
Add to library
Menolak Childfree, Suami Pilih Poligami

Menolak Childfree, Suami Pilih Poligami

Seruling Emas
Hai kakak pembaca semua, author akan sangat senang hati jika kakak bersedia meninggalkan jejak Like dan komentar berupa kritik dan saran agar saya bisa menulis dengan lebih bagus ke depannya. Terima kasih, Happy reading. Keputusan Sassy menolak hamil dan punya bayi, mengakibatkan rumah tangganya berada di ujung tanduk. Sebagai putra satu-satunya, Nouval dituntut untuk meneruskan garis keluarga. Karena Keluarga Ariobimo menolak ide ibu pengganti, maka tak ada cara selain poligami. Dengan berbagai persyaratan, akhirnya Sassy terpaksa setuju. Nouval dijodohkan dengan seorang gadis kampung agar tidak terlalu menyaingi Sassy. Kehamilan Seruni, membuat sikap Nouval berubah dan itu mengguncang hati Sassy. Terlebih saat menyadari bahwa Nouval lebih condong pada putranya, ketimbang Sassy. Rasa cemburu dan marah yang dipendam begitu lama, membutakan hati Sassy. Emosi dan bujukan seorang pria yang baru dikenal, menjerumuskannya dalam tindakan berbahaya. "Kenapa Kau lakukan ini pada keluarga kita?" tanya Nouval kecewa.
Rumah Tangga
102.3K viewsOngoing
Read
Add to library
Menghadapi Kematian di Depan Mata

Menghadapi Kematian di Depan Mata

Aku mengalami kram menstruasi dan memesan obat pereda nyeri. Di aplikasi, pengantarnya tertulis seorang pengendara wanita, tapi yang datang ternyata seorang pria mabuk. Kali ini, aku tidak menelepon dua kakakku untuk meminta bantuan. Langsung saja aku melapor ke polisi. Di kehidupan sebelumnya, kedua kakakku bukan hanya memanggil semua pengawal pribadi yang ada, tetapi mereka sendiri juga buru-buru kembali. Akibatnya, mereka melewatkan drama panggung yang dimainkan oleh adik angkat mereka. Adik angkat mereka begitu sedih hingga dia menusukkan tombak mainan ke dirinya sendiri di atas panggung dan membuat dirinya terluka parah. Kedua kakakku mencoba menghiburku, "Jangan merasa bersalah. Setidaknya kamu tetap selamat." Namun, di balik itu, mereka mengikatku dan menyerahkanku kepada sekelompok pria mabuk. "Cuma pria mabuk, 'kan? Kamu bisa mengusirnya sendiri. Kenapa harus manggil kami? Sekarang lihat akibatnya. Kalau Hilda meninggal, kamu juga jangan berharap bisa hidup!" Ketika aku membuka mata lagi, aku kembali ke hari di mana pria mabuk itu mengetuk pintuku. Kali ini, aku tidak menelepon mereka. Mereka akhirnya bisa menyaksikan drama panggung adik angkat mereka, memberi dukungan dan semangat. Namun, setelah drama itu selesai, mereka malah menyesal.
Short Story · Realistis
7.4K viewsCompleted
Read
Add to library
Dia Yang Merebut Suami dan Anakku

Dia Yang Merebut Suami dan Anakku

Setelah delapan tahun menikah, suamiku membawa pulang wanita impiannya yang menderita kanker meskipun aku keberatan. “Wanita jahat, sama sekali tidak punya simpati, kamu kalah jauh dibanding Maudy!” Anakku juga memarahiku dan berkata bahwa jika aku tidak mengizinkan Maudy masuk, dia tidak akan mengakuiku sebagai ibunya. Aku benar-benar menyerah dan bercerai, kemudian menerima undangan dari industri desain untuk kembali ke puncak. Tetapi mereka menangis dengan mata merah setelah melihat surat keterangan penyakit kanker palsu itu. “Istriku, aku ditipu olehnya, yang aku cintai itu selalu dirimu!” “Ibu, apakah kamu tidak menginginkan Leo lagi? Akulah anakmu satu-satunya!” Aku bahkan tidak melirik mereka. Dari mana datangnya bajingan yang menghalangiku menerima penghargaan.
Short Story · Gairah
5.1K viewsCompleted
Read
Add to library
Saat Cerai Bukan Lagi Sekadar Kata

Saat Cerai Bukan Lagi Sekadar Kata

Cinta lama Yohan baru saja bercerai. Malam itu, Yohan melemparkan surat cerai yang ke-99 padaku. "Chika lagi patah hati, dia belum bisa bangkit dari kesedihan. Aku harus menjaganya." Anak laki-lakiku yang berumur tujuh tahun juga ikut menasihati. "Kamu cepat pergi saja, biar Tante Chika pindah ke sini. Rumah kita nggak butuh pembantu seperti kamu." Ayah dan anak itu yakin aku akan marah-marah, menangis, dan memohon supaya mereka tidak mengusirku. Tapi kenyataannya, aku hanya mengangguk pelan. Lalu diam-diam menandatangani surat cerai itu. Sepuluh tahun kemudian, anakku diwawancarai sebagai peraih nilai tertinggi ujian nasional. Wartawan bertanya padanya, "Nak, apa yang membuatmu tetap semangat belajar selama ini?" Dia terdiam sejenak, matanya memerah di depan semua orang. "Karena aku ingin bilang ke Ibu, aku sudah dewasa sekarang. Bisa nggak Ibu pulang? Jangan tinggalkan aku lagi."
Short Story · Romansa
3.0K viewsCompleted
Read
Add to library
Bayang-Bayang Yang Terlambat

Bayang-Bayang Yang Terlambat

Tasya punya 19 kesempatan untuk menggoda Gio Nando untuk menidurinya. Asal berhasil satu kali saja, itu sudah cukup dan dirinya dianggap menang. Namun, kalau sampai gagal 19 kali, dia harus rela melepaskan gelar sebagai Nyonya Nando. Itulah isi taruhan antara dia dan ibu tiri Gio. Dengan penuh percaya diri, Tasya pun menandatangani kesepakatan itu. Sayangnya, hingga sampai kesempatan ke-18, semuanya gagal. Sampai akhirnya, tibalah di kesempatan ke-19….
Short Story · Romansa
9.453.4K viewsCompleted
Read
Add to library
Tak Mau Lagi Menjadi Bayang-bayang Semu

Tak Mau Lagi Menjadi Bayang-bayang Semu

Karena satu kalimat yang terucap setelah pacarnya demam, Keisha berlutut menaiki 999 anak tangga di Gunung Forel demi memohon sebuah jimat keselamatan yang diyakini bisa mengusir segala bencana untuknya. Tanpa peduli lututnya yang lecet hingga berdarah karena gesekan dengan batu, dia tetap membawa jimat itu dan bergegas kembali ke rumah sakit sepanjang malam. Namun, sebelum sempat melangkah masuk ke ruang rawat, dia sudah mendengar suara tawa terbahak-bahak dari dalam. "Memang kamu yang paling jago, Kak Presley. Cuma asal bicara kalau jimat keselamatan bisa mengusir bencana, Keisha si bodoh itu benar-benar pergi berlutut!" "Semua prosesnya sudah kuabadikan dengan drone. Ckckck ... punggung Keisha yang teguh itu bahkan membuatku terharu. Kalau digunakan untuk menipu orang tuamu, pasti nggak akan ada masalah!" Di dalam ruangan, Presley yang semula bersandar di ranjang rumah sakit, langsung duduk tegak. Dia menerima ponsel itu dan menontonnya dengan saksama. Sepasang matanya yang dalam menatap layar tanpa berkedip. Mendengar suara kening membentur anak tangga yang tercampur dengan derai hujan dalam video itu, kedua kaki Keisha bergetar tanpa kendali. Napasnya terengah. Dia menatap ke arah sekelompok orang di dalam ruangan itu melalui celah pintu dengan ekspresi tak percaya.
Short Story · Romansa
5.0K viewsCompleted
Read
Add to library
Melepas Masa Lalu

Melepas Masa Lalu

Setelah menagih utang dari keponakan tunangannya, keesokan harinya tunangannya memberikan sebuah buku catatan utang yang tidak pernah dilihat oleh Lisa Garta sebelumnya. Buku itu mencatat setiap pengeluaran mereka selama lima tahun berpacaran. Dimulai dari es krim seharga empat ribu hingga tas-tas mewah yang diberikan olehnya. Bahkan biaya kamar hotel dan kondom pun tercatat di dalamnya. "Aku akan menanggung separuh biaya kamar hotel. Setelah dikurangi 200 juta yang kamu pinjamkan untuk Kelly, kamu masih berutang 4,16 miliar padaku. Kukasih kamu waktu satu bulan untuk mentransfer uang ini ke rekeningku."
Short Story · Romansa
7.3K viewsCompleted
Read
Add to library
Rahasia di Balik Pernikahan Dokter

Rahasia di Balik Pernikahan Dokter

Di tahun ketiga pernikahannya dengan Charles, Shira masih menjadi sosok yang membuat iri semua wanita di Howini. "Dokter Charles begitu baik sama Nyonya Shira! Terakhir kali, saat Nyonya Shira batuk, dia langsung minta Nyonya Shira melakukan pemeriksaan lengkap." "Dia bisa menikahi dokter paling berwibawa di negara ini. Semoga saja aku punya keberuntungan seperti itu di kehidupan selanjutnya!" Shira tersenyum. Dia sudah terbiasa dengan perbincangan seperti ini di antara para perawat. Dia baru saja mau membuka pintu, tetapi suara pertengkaran yang datang dari dalam menghentikan langkahnya. "Tuan Charles, kamu mau menggugurkan bayi di rahim Nyonya Shira lagi? Ini sudah yang ketiga kalinya!" "Sudah kubilang sebelumnya, asalkan Shira hamil, aku mau dia gugurkan kandungannya, nggak peduli berapa kali pun itu." Suara dingin pria itu menusuk gendang telinganya. Wajah Shira langsung berubah pucat pasi. "Kenapa? Dia selalu ingin punya anakmu." Suara Charles begitu dingin dan menyeramkan. "Karena sewaktu operasi tiga tahun yang lalu, aku mendonorkan salah satu ginjal Shira pada Cindy."
Short Story · Romansa
3.0K viewsCompleted
Read
Add to library
Penyesalan Setelah Diriku Tiada

Penyesalan Setelah Diriku Tiada

Aku didiagnosis menderita lupus eritematosus sistemik stadium berat dan akan meninggal tiga hari lagi. Setelah 188 kali telepon permintaan tolongku ditolak suamiku, aku membawa hasil pemeriksaan dan melangkah masuk ke kantor pelayanan perawatan akhir hayat. “Halo, tolong bantu jadwalkan proses kremasiku dan ajukan juga bantuan subsidi dari pemerintah.” Sepuluh menit kemudian, mereka datang. Belum sempat aku bicara, suamiku yang seorang pengacara langsung menamparku tanpa ekspresi. “Demi merebut perhatian dari Penny, kamu pura-pura sakit parah?” Kakakku yang seorang dokter merebut hasil pemeriksaanku, lalu membuka dan menatapku, sambil mencibir, “Lupus? Kalau mau pura-pura sakit, setidaknya yang masuk akal. Penyakit seperti ini hanya diderita satu dari sejuta orang.” Aku menahan rasa sakit di tubuhku, lalu kembali ke meja petugas dan menyerahkan formulir, serta hasil medis lagi. Melihat ruam berbentuk kupu-kupu di pergelangan tanganku, petugas itu tampak iba. “Aku sudah nggak punya keluarga lagi.” “Aku ingin mendaftar layanan kremasi tiga hari lagi, lokasinya bebas. Aku hanya berharap kematianku nggak menjadi beban bagi siapapun.”
Short Story · Realistis
5.7K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
454647484950
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status