Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Luka Yang Kutinggalkan

Luka Yang Kutinggalkan

Dengan kursi roda, aku memasuki aula pesta ulang tahunku yang diadakan oleh Willy. Aula yang tadinya ramai itu langsung hening seketika saat melihatku. Orang-orang yang datang ke sini masing-masing punya tujuan sendiri dan jelas bukan untuk merayakan ulang tahunku. “Itu si Joice, tunangan cacatnya Pak Willy?” “Iya, tapi sebenarnya Pak Willy itu cintanya sama Nona Anna. Barusan aku lihat mereka ciuman di pojokan.” Mereka menutupi mulut dengan gelas anggur sambil membicarakanku dengan seenaknya, mengira aku masih sama seperti dulu, cacat dan tuli. Namun, yang mereka tidak tahu, pendengaranku sudah pulih minggu lalu. Jadi, semua hinaan mereka sudah bisa kudengar jelas sekarang. Dan tunanganku, Willy hanya berdiri di samping tanpa menghentikan omongan mereka. Sepertinya dia lupa, aku jadi seperti ini karena menyelamatkannya. Saat kecelakaan itu, akulah yang mendorongnya menjauh dan aku sendiri tertabrak mobil. Saat aku berhasil diselamatkan, Willy pun bersumpah akan menjagaku seumur hidup. Tapi, hanya waktu tiga tahun saja, dia sudah berubah. Ponselku berdering. “Nona Joice, replika jenazahmu sudah selesai. Mohon balas pesan ini untuk konfirmasi, maka layanan kematian palsu akan langsung aktif. Kami akan mengirimkan jenazah itu ke pernikahanmu dengan Pak Willy dalam lima hari.” Tanpa ragu, aku menekan tombol konfirmasi. Willy, selamat atas pernikahanmu.
Short Story · Romansa
35.0K viewsCompleted
Read
Add to library
Pernikahan yang Ketiga Puluh Tiga

Pernikahan yang Ketiga Puluh Tiga

Pernikahanku dengan ketua mafia, Lorenzo Corsica, selalu terhenti tepat sebelum langkah terakhir. Kami telah bertunangan selama lima tahun dan mengadakan upacara pernikahan sebanyak 32 kali, tetapi setiap kali selalu berakhir dengan kecelakaan di tengah jalan. Hingga upacara yang ke-33, saat prosesi baru berjalan setengah, dinding luar gereja tiba-tiba runtuh dan aku tertimpa hingga masuk ruang perawatan intensif. Tulang tengkorakku retak, aku mengalami gegar otak parah, dan telah menerima lebih dari sepuluh surat pemberitahuan kondisi kritis... Aku berjuang di ambang kematian selama dua bulan sebelum akhirnya berhasil bertahan hidup. Namun, pada hari aku keluar dari rumah sakit, tanpa sengaja aku mendengar percakapan antara Lorenzo dan orang kepercayaannya. "Tuan Muda, jika Anda benar-benar jatuh cinta pada gadis miskin itu, Anda bisa langsung membatalkan pertunangan dengan Nona Chiara. Kekuatan Keluarga Corsica cukup besar untuk membungkam segala gosip. Mengapa Anda harus berulang kali menciptakan kecelakaan seperti ini?" "Dia hampir saja mati." Suara orang kepercayaannya penuh ketidaksetujuan. Lorenzo terdiam lama sebelum akhirnya berkata, "Aku juga nggak punya pilihan... Sepuluh tahun lalu, Tuan dan Nyonya Moreto menyelamatkanku dengan nyawa mereka. Aku hanya bisa membalas budi melalui pertunangan." "Tapi aku mencintai Sophia. Selain dia, aku nggak ingin menikahi siapa pun." Aku menatap bekas luka yang memenuhi tubuhku dan menangis tanpa suara. Ternyata semua penderitaan yang kualami bukan karena nasib yang kejam, melainkan hasil perhitungan matang dari pria yang kucintai. Jika dia tidak sanggup membuat pilihan, aku yang akan mengakhiri semua ini untuknya.
Short Story · Mafia
20.0K viewsCompleted
Read
Add to library
Kenyataan Tak Seindah Bayangan

Kenyataan Tak Seindah Bayangan

"Bu Yvonne, ini adalah layanan kematian palsu yang Anda pesan di tempat kami. Waktu kematian yang dijadwalkan adalah pada hari pernikahan, setengah bulan dari sekarang. Metode kematian adalah bunuh diri dengan melompat ke laut. Orang yang akan melakukan kematian palsu adalah Anda sendiri. Silakan konfirmasi dan tanda tangan di sini." Yvonne mengangguk dan langsung menandatangani di bagian akhir dokumen tersebut. Di jalanan yang ramai, Yvonne berjalan sendirian menuju rumah. Ketika mendongak, dia melihat layar iklan di gedung yang berada tidak jauh dari sana sedang memutar ulang video lamaran Cedric kepadanya.
Short Story · Romansa
5.9K viewsCompleted
Read
Add to library
Cinta yang Terlambat: Karma 99 Permainan

Cinta yang Terlambat: Karma 99 Permainan

Demi menemukan kalung pusaka keluarga kekasihku, aku rela bertahan di tengah demam 40 derajat celcius, merangkak di tengah hujan selama lima jam penuh. Dengan sisa tenaga yang ada, aku berniat segera pulang untuk beristirahat setelah berhasil menemukannya. Namun, karena khawatir pada kekasihku, aku kembali lagi. Akan tetapi, pemandangan di depan mataku menghancurkan segalanya. Aku melihat kekasihku membuang kalung itu ke tempat sampah dengan santai, lalu tertawa terbahak-bahak bersama teman-temannya. "Kak Gading keren! Demi membalas dendam pada kakaknya Sekar Danantya, kamu sampai tega menyiksa adiknya seperti itu. Kalau kakaknya tahu, dia pasti bakal mati saking marahnya!" "Sekar itu juga bego banget sih, sudah dikerjain 90 kali lebih masih saja nempel kayak perangko. Dia nggak sadar apa, kalau cuma Manda Hapsari yang ada di hati Kak Gading?" "Lagian salah kakaknya Sekar sendiri sih, cari gara-gara sama Gading Bramantyo. Tunggu saja sampai genap 99 kali. Begitu video-video ini dikirim ke kakaknya, wah, fiks bakal kena mental tuh orang!"
Short Story · Romansa
1.6K viewsCompleted
Read
Add to library
Kehilangan Batu, Mendapat Permata

Kehilangan Batu, Mendapat Permata

Suamiku yang sudah meninggal selama tujuh tahun tiba-tiba muncul kembali. Dia bukan hanya membawa seorang wanita pulang, tetapi juga ingin aku dengan sukarela menyerahkan posisiku sebagai istri. "Jennie hampir kehilangan kedua matanya untuk menyelamatkanku. Aku sudah berjanji akan menikahinya. Kalau kamu mau menandatangani surat cerai dengan patuh, aku bisa membiarkanmu tetap tinggal di rumah ini." Aku terdiam sejenak, lalu menyahut dengan dingin, "Sebenarnya aku sudah menikah dengan orang lain." Suamiku memutar matanya dengan sinis. "Keras kepala sekali, siapa yang nggak tahu kalau kamu ini mencintaiku sepenuh hati."
Short Story · Romansa
3.6K viewsCompleted
Read
Add to library
Ketika Aku Mengakhiri Semua, Mereka Pun Mulai Menghargaiku

Ketika Aku Mengakhiri Semua, Mereka Pun Mulai Menghargaiku

Pagi ini, aku dan tuan muda kalangan elite ibu kota baru mendaftarkan pernikahan. Sore harinya, dia malah membawaku untuk bercerai. Aku memegang akta nikah dan akta cerai sambil terpaku di tempat. Di sekelilingku, terdengar tawa ejekan dari teman-temannya. "Roman, cuma karena satu kalimat dari Celia, kamu benar-benar bawa nona besar ini nikah lalu langsung cerai?" "Hahaha. Lihat tuh, muka si nona besar sampai pucat. Jangan-jangan mau nangis ya?" Roman malah merangkul adik angkat kami, Celia, dan berucap dengan nada lembut, "Sekarang dua akta sudah lengkap, kamu akhirnya mau senyum ke aku, 'kan?" Celia tertawa ringan. Wajah dinginnya pun merekah dengan senyuman. Aku ingin maju dan mempertanyakan semuanya, tetapi tiga kakakku menarikku kuat-kuat. Kakak pertama, seorang presdir, mengerutkan kening. "Celia cuma bisa tertawa kalau ada Roman. Anggap saja kamu kumpulin pahala." Kakak kedua, seorang aktor papan atas, mendorongku jatuh ke lantai. "Latar belakang Celia menyedihkan. Kamu 'kan punya kondisi bagus, jadi nggak bakal kekurangan pria." Kakak ketiga, profesor biologi, menatapku dengan dingin. "Roman memang sudah seharusnya menikahi Celia. Jangan lagi ganggu mereka." Mereka memaksaku masuk ke mobil, tidak mengizinkanku merusak kebahagiaan cinta pertama di hati mereka. Sistem yang sudah lama menghilang akhirnya muncul lagi. 'Host, misi penaklukkan terdeteksi telah selesai! Apakah ingin segera kembali ke dunia nyata?' Aku duduk di kursi belakang, menatap keluar jendela dengan murung, hampir tertawa. Drama penuh penderitaan yang kujalani demi misi ini akhirnya berakhir. Mulai sekarang, aku tidak akan ikut campur dalam kisah cinta dan benci mereka lagi!
Short Story · Fantasi
425 viewsCompleted
Read
Add to library
Cintaku Padam Bersama Kobaran Api

Cintaku Padam Bersama Kobaran Api

Untuk menyembuhkan depresi si putri kaya palsu, kekasih masa kecilku yang pernah bersumpah hanya akan menikah denganku, Darryl, diam-diam pergi mendaftarkan pernikahan dengannya. Di belakangnya, aku menyetujui perjodohan keluargaku. Aku menikah dengan pewaris keluarga konglomerat di ibu kota, Vincent, yang diam-diam telah mencintaiku selama bertahun-tahun. Setelah tujuh tahun menikah, dia memanjakanku sepenuh hati. Malam demi malam dia selalu menuntut kemesraan dariku. Bahkan jika aku menginginkan bintang di langit, dia tetap akan berusaha mengambilkannya untukku. Aku sempat mengira, akhirnya aku telah menemukan kebahagiaan. Hingga suatu kali setelah bercinta, aku tidak sengaja mendengar percakapan Vincent dengan sahabatnya. "Avril sudah jadi aktris internasional peraih penghargaan. Kapan kamu mau pisah sama Ariel?" "Toh sama saja harus nikah sama orang yang nggak kucintai, jadi mau sama siapa pun itu nggak ada bedanya. Lagi pula, aku harus jaga Ariel agar dia nggak mengganggu kebahagiaan yang didapatkan Avril dengan susah payah." Aku membuka komputer di ruang kerjanya. Di dalam sebuah folder tersembunyi, tersimpan ratusan ribu foto Avril dan seratus surat cinta yang tak pernah dia kirimkan. Setidak percaya apa pun pada kenyataan, saat ini aku benar-benar sudah harus sadar. Aku membeli sebuah tubuh plastik, lalu merancang sebuah kebakaran besar. Mulai saat ini, entah di langit atau di neraka, aku tak akan pernah bertemu dengannya lagi.
Short Story · Romansa
7.0K viewsCompleted
Read
Add to library
Romantisme yang Menikam dari Belakang

Romantisme yang Menikam dari Belakang

“Bu Fiona… usia kehamilan Ibu sudah enam bulan. Bayi sudah terbentuk sempurna… Ibu yakin ingin menggugurkannya? Kami sangat menyarankan agar prosedur aborsi tidak dilakukan,” kata dokter, raut wajahnya penuh keraguan. Fiona Darmawan secara refleks memegang perutnya yang kini mulai membesar. Enam bulan… bayinya kini sudah menjadi satu dengan dirinya. Dari sebesar biji beras, kini tumbuh menjadi sosok kecil yang nyata di dalam rahimnya… Jika bukan karena putus asa yang begitu besar, ibu mana yang tega mengakhiri nyawa anak yang hampir lahir ke dunia? Keheningan menyelimuti ruangan, begitu pekat hingga terasa sesak. Fiona menarik napas panjang, menenangkan hatinya yang bergejolak, kemudian menjawab dengan suara tegas dan penuh kepastian, “Aku yakin.”
Short Story · Romansa
18.2K viewsCompleted
Read
Add to library
Dia Mau Jadi Adik Iparku, Aku Restui!

Dia Mau Jadi Adik Iparku, Aku Restui!

Aku tahu suamiku, Bara Atmaja, memalsukan kematiannya dan menggantikan identitas adik kandungnya. Namun, aku memilih tidak mengungkapkannya. Aku justru mendatangi kepala komando militer dan melaporkan bahwa suamiku telah meninggal, meminta padanya agar nama suamiku dicoret dari dinas kemiliteran. Di kehidupan sebelumnya, adik iparku meninggal secara tak terduga. Suamiku dengan tegas melepas jabatan komandan resimen dan menyamar sebagai adiknya, semata agar istri adiknya tidak hidup menjanda. Aku mengenalinya sebagai Bara Atmaja dan menuntut penjelasan mengapa ia berpura-pura menjadi adik iparnya. Namun Bara bersikeras menyangkal, lalu menepis tanganku. “Kakak ipar, aku tahu kematian kakak membuatmu terpukul. Tapi jangan karena kakak meninggal, lalu kamu menganggapku sebagai dirinya!” Ia melindungi istri adiknya yang tampak rapuh itu, mendorongku ke sungai yang dingin, dan memperingatkanku agar tidak berkhayal. Putriku yang baru berusia lima tahun menangis sambil bertanya mengapa ayahnya tidak menginginkannya lagi. Ia malah dikurung di kandang sapi untuk introspeksi diri, dan dibiarkan kelaparan selama tiga hari tiga malam. Ibu mertuaku mencercaku sebagai perempuan pembawa sial yang mencelakakan suami, lalu mengusirku bersama anakku tanpa sepeser pun. Bara bahkan menyebarkan kabar bahwa aku sudah gila, baru saja suamiku meninggal, aku sudah mengincar adik iparku. Aku dicemooh dan dihina semua orang. Dalam keadaan linglung, aku memeluk anakku dan meninggal di tengah dinginnya cuaca dingin. Saat aku kembali membuka mata, aku telah kembali ke hari ketika suamiku mulai menyamar sebagai adiknya.
Short Story · Realistis
16.8K viewsCompleted
Read
Add to library
Suamiku Menjadi Tua dalam Semalaman

Suamiku Menjadi Tua dalam Semalaman

Setelah aku menyatakan cinta kepada teman masa kecilku sebanyak 101 kali, dia malah menikahi cinta pertamanya. Dengan hati yang sudah mati rasa, aku berbalik menikahi adiknya yang selama ini selalu mengejarku. Setelah menikah, adiknya memanjakanku sampai sedalam-dalamnya, cintanya berani dan penuh gairah. Semua orang merasa aku benar-benar sangat beruntung, bisa menikah dengan pria baik yang begitu mencintaiku. Namun ketika aku dan cinta pertamanya sama-sama terjatuh ke dalam air, aku dengan mata kepala sendiri melihat suamiku yang tidak bisa berenang ini, tiba-tiba melompat turun, berenang sekuat tenaga menuju sang cinta pertama, bahkan memberinya napas dari mulut ke mulut di dalam air. Aku berjuang dengan putus asa, memohon agar dia mau menatapku sekali saja, tetapi dia hanya sibuk membawa si cinta pertama ke tepi, membiarkan aku ditelan oleh air laut. Saat tak sadarkan diri, di ruang rawat aku mendengar dia dan teman masa kecilku saling baku hantam demi memperebutkan giliran merawat cinta pertama mereka. Dia meraung kesakitan dan berkata, "Aku mengorbankan diri sendiri dengan menikahi Ariana, bukankah itu semua agar dia nggak menghalangi kebahagiaanmu dengan Selene? Jadi biarkan aku pergi melihat Selene sekali saja, boleh?" Ternyata ... sejak awal memang tidak pernah ada seorang pun yang benar-benar mencintaiku. Aku segera membuat janji untuk layanan pemalsuan kematian, bersiap menggunakan kematian palsu untuk melarikan diri. Namun setelah mendengar "kabar kematianku", dia yang biasanya selalu tenang justru menepis cinta pertamanya yang mencoba menghiburnya, membungkuk lalu memuntahkan seteguk darah, rambutnya memutih dalam semalam ....
Short Story · Romansa
2.7K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
56789
...
11
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status