Short
Cinta yang Terlambat: Karma 99 Permainan

Cinta yang Terlambat: Karma 99 Permainan

By:  YilaCompleted
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
7Chapters
1.8Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Demi menemukan kalung pusaka keluarga kekasihku, aku rela bertahan di tengah demam 40 derajat celcius, merangkak di tengah hujan selama lima jam penuh. Dengan sisa tenaga yang ada, aku berniat segera pulang untuk beristirahat setelah berhasil menemukannya. Namun, karena khawatir pada kekasihku, aku kembali lagi. Akan tetapi, pemandangan di depan mataku menghancurkan segalanya. Aku melihat kekasihku membuang kalung itu ke tempat sampah dengan santai, lalu tertawa terbahak-bahak bersama teman-temannya. "Kak Gading keren! Demi membalas dendam pada kakaknya Sekar Danantya, kamu sampai tega menyiksa adiknya seperti itu. Kalau kakaknya tahu, dia pasti bakal mati saking marahnya!" "Sekar itu juga bego banget sih, sudah dikerjain 90 kali lebih masih saja nempel kayak perangko. Dia nggak sadar apa, kalau cuma Manda Hapsari yang ada di hati Kak Gading?" "Lagian salah kakaknya Sekar sendiri sih, cari gara-gara sama Gading Bramantyo. Tunggu saja sampai genap 99 kali. Begitu video-video ini dikirim ke kakaknya, wah, fiks bakal kena mental tuh orang!"

View More

Chapter 1

Bab 1

Saat kata-kata itu sampai ke telingaku, jantungku seolah berhenti berdetak selama beberapa detik.

Aku segera membekap mulutku sendiri, sekuat tenaga menahan air mata agar tidak tumpah, dan terus mendengarkan dalam diam.

"Padahal itu cuma kalung bonusan, tapi gara-gara Kak Gading bohong dan bilang itu kalung pusaka keluarga, si Sekar bela-belain nyari di tengah badai hujan sampai lima jam. Gila ya, niat banget tuh cewek!"

"Ini sudah yang ke-97 kalinya, 'kan? Kurang dua kali lagi dikerjain, Kak Gading bisa ninggalin dia, terus jadian deh sama Manda. Bonusnya, kakaknya Sekar juga hancur sekalian. Sekali dayung dua pulau terlampaui, memang Kak Gading paling jago!"

"Dia pasti nggak bakal nyangka kalau mulai dari dia yang batal kuliah ke luar negeri, atap yang ambruk pas dia konser piano, sampai gaunnya yang robek waktu pesta. Itu semua ulah kita! Hahaha!"

Mendengar pengakuan utuh itu, duniaku terasa runtuh. Hatiku benar-benar mati.

Gading Bramantyo adalah musuh bebuyutan kakakku, Angger Danantya. Tiga tahun lalu, Gading menyatakan cintanya padaku. Karena aku sudah lama memendam rasa padanya, aku pun menjalin hubungan rahasia dengannya tanpa sepengetahuan kakakku.

Aku memberikan seluruh ketulusan dan cintaku padanya. Namun, pada akhirnya, aku baru menyadari bahwa aku hanyalah alat bagi Gading untuk membalas dendam pada kakakku.

Di ruangan yang sempit itu, Gading tampak berbaring malas di sofa. Tatapan matanya dingin. Saat namaku disebut, dia bahkan tidak berkedip sedikit pun.

"Sudah, jangan terlalu senang dulu. Bukannya masih kurang dua kali lagi sampai genap 99?"

"Makin cepat ini selesai, aku bisa makin cepat mutusin dia. Lagian Manda akhir-akhir ini sudah mulai rewel sama aku."

Ekspresi penuh cinta di wajahnya sudah lenyap tak bersisa, berganti dengan rasa tidak sabar yang amat sangat, seolah-olah setiap detik yang dia habiskan bersamaku adalah hal yang paling menjijikkan di dunia.

Aku tidak sanggup mendengar lebih lama lagi. Dengan perasaan hancur, aku berlari turun ke bawah.

Demam tinggi yang membakar tubuhku masih terus menyiksaku. Aku berjongkok di pinggir jalan, menangis tersedu-sedu sampai sesak napas.

Tiba-tiba ponselku berdering. Itu telepon dari kakakku. Aku berusaha menenangkan diri dan menghapus air mata sebelum mengangkatnya.

"Sekar, kamu benaran nggak mau ikut Kakak pindah ke luar negeri? Cuma di sana bakat melukismu bisa berkembang lebih bagus."

Suara Kakak terdengar penuh penyesalan karena aku sudah berkali-kali menolak tawarannya dengan tegas.

"Nggak, Kak. Aku mau. Aku janji bakal ikut Kakak keluar negeri."

"Serius? Bagus kalau gitu! Tapi, gimana sama pacar rahasiamu itu? Bukannya kamu sayang banget sama dia?"

Aku hanya bisa tersenyum sinis.

"Aku sudah putus, Kak. Oh, aku mau minta tolong satu hal lagi. Aku butuh sebuah surat keterangan kematian!"

Gading suka mempermainkanku, bukan? Kalau begitu, saat momen ke-99 yang begitu dia nantikan itu tiba, aku juga akan mempermainkannya habis-habisan!

Aku pulang ke rumah dan jatuh tertidur dalam kondisi setengah sadar. Saat terbangun, aku merasakan sepasang tangan hangat mengusap wajahku.

"Kenapa panasmu belum turun juga? Ayo bangun, minum obat dulu."

Dia menatapku dengan mata yang begitu lembut, seolah-olah dia benar-benar sangat mencintaiku.

Jika aku tidak melihat wajah aslinya tadi, mungkin aku akan tertipu lagi dan percaya bahwa cintanya itu tulus.

Aku menghindar dari sentuhan tangan Gading, lalu bangkit untuk meminum obatku sendiri. Suaraku terdengar dingin.

"Biar aku sendiri saja."

Gading memelukku dari belakang. "Kenapa, hm? Kamu marah gara-gara aku nggak langsung pulang tadi? Sayangku kok jadi gampang ngambek begini, sih."

Tangannya mulai bergerak nakal, menyelinap masuk ke balik bajuku. Selama tiga tahun ini, aku selalu berusaha memuaskan Gading siang dan malam. Dulu, aku mengira itu adalah bentuk cintanya padaku.

Akan tetapi, sekarang aku sadar, dia hanya menjadikanku alat pelampiasan nafsu belaka.

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
7 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status