Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Penolakan Ke-99 Kali yang Membekas

Penolakan Ke-99 Kali yang Membekas

Ketika suamiku, Rocco dari Keluarga Fauzian, menutup teleponku untuk ke-99 kalinya, aku menyeret tubuhku yang sudah berada di tahap akhir leukemia melangkah masuk ke kantor penasihat hukum keluarga. "Selamat siang, saya ingin mengajukan perceraian." Namun, sepuluh menit kemudian Rocco sudah menerima kabar itu dan menerobos masuk bersama keluargaku. Pemimpin keluarga itu baru masuk, lalu langsung menamparku. "Demi mengacaukan pesta kenaikan jabatan Sofia, kamu menyalahgunakan nomor komunikasi darurat? Otakmu taruh di mana?" Laporan diagnosis yang kugenggam, direbut paksa oleh ibuku. Dia melirikku lalu mencibir sambil tertawa sinis. "Pura-pura sakit untuk cari simpati, cuma supaya kami memperhatikanmu. Claire, dari kecil sampai besar, berapa banyak kebohongan yang sudah kamu buat?" Sofia menarik lengan Rocco sambil menahan tangis. "Maafkan aku, Kak Claire. Aku seharusnya nggak menerima kenaikan jabatan itu. Kumohon, jangan sakiti dirimu dan Rocco lagi!" Aku menyeka darah yang terus mengalir di sudut bibirku, lalu kembali menghadap pengacara. "Aku sudah nggak punya keluarga lagi. Demi tidak menunda proses kremasi jenazahku tiga hari lagi, tolong bantu selesaikan proses perceraian secepatnya."
Cerita Pendek · Mafia
7.9K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Cinta yang Dipaksakan Berakhir Tragis

Cinta yang Dipaksakan Berakhir Tragis

Wira dan Raisa tidak pernah akur sejak kecil. Pada tahun itu, di kalangan mereka hanya tersisa mereka berdua yang cocok untuk dijodohkan. Wira berkata dengan tegas, "Sekalipun mati, aku nggak akan menikahi Raisa." Namun, Raisa malah menunjukkan ketertarikan. "Kalau begitu, aku pasti akan menikah denganmu. Cepat mati sana." Di hari pernikahan, Wira melepaskan puluhan ekor ayam di lokasi acara sebagai bentuk penghinaan. Tanpa ekspresi, Raisa mengambil seekor ayam dan memanggilnya sebagai suaminya. Seketika, Wira kehilangan keinginan untuk mempermalukannya. Dia menatap Raisa yang bersikeras menikah dengannya sambil mencibir. "Kamu pasti bakal nyesal." Tiga tahun pernikahan, untuk ke-99 kalinya, Raisa memergoki Wira berselingkuh di ranjang. Barulah saat itu, dia benar-benar mengerti apa yang dimaksud Wira dulu dengan "penyesalan".
Cerita Pendek · Romansa
9.330.5K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Ginjalku, Untuk Cinta Pertama Suamiku

Ginjalku, Untuk Cinta Pertama Suamiku

Pada peringatan satu tahun rujuk kembali dalam pernikahan mereka, Helena Paramita membawa bunga dan hadiah, bersiap pergi ke hotel tempat suaminya, Jazli Ruslan, menginap untuk perjalanan dinas, dengan niat memberi kejutan. Namun di tengah perjalanan, dia mengalami kecelakaan mobil. Dokter kemudian memberikan pemberitahuan ancaman keguguran, "Bu Helen, kamu pernah mengalami keguguran sekali dan kamu juga telah kehilangan satu ginjal. Kehamilan kali ini akan cukup berat." Helen tertegun. "Dokter salah ambil laporan nggak? Ini kehamilan pertamaku dan aku juga nggak pernah menjalani operasi ginjal." "Nggak mungkin salah. Ini adalah catatan medismu sebelumnya, lengkap dengan tanda tangan persetujuan operasi dari suamimu." Sekilas, Helen langsung melihat tanggal yang tertera di dokumen itu adalah tanggal dari kecelakaan mobil yang dialaminya setengah tahun lalu. "Saat itu kamu masih dalam kondisi koma. Suamimu yang menandatangani dokumen donor ginjal atas namamu. Bahkan demi bisa menjalani operasi tersebut, kehamilan saat itu sengaja dihentikan. Kamu nggak tahu tentang ini ...?" Kata-kata selanjutnya tak satu pun terdengar jelas oleh Helen. Tatapannya terpaku pada tanda tangan yang tertoreh dengan tegas di dokumen itu. Setiap goresannya terlihat begitu familier.
Cerita Pendek · Romansa
14.9K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Antara Cinta dan Keyakinan

Antara Cinta dan Keyakinan

Di tahun kelima pernikahan tanpa hubungan suami istri, sebuah pesan teks tentang suamiku yang meninggalkan duniawi dan saudara perempuan angkatnya yang sedang menginap di hotel muncul. Detik berikutnya, foto pribadiku yang mengenakan pakaian seksi untuk menggoda suamiku, tetapi ditolak dengan dingin, terkirim ke grup obrolan kerja. Grup obrolan kerja itu penuh dengan sarkasme, [Awalnya, berusaha mati-matian memaksa menikah dengan Pak Jason, Pak Jason menjadi biksu untuk melindungi kepolosannya, sehingga dia harus berpisah dari kekasihnya.] [Pak Jason menahannya selama lima tahun, wajar baginya untuk kehilangan kendali atas emosinya dan kembali bersama kekasihnya.] Ayah yang sakit parah meninggal karena syok, tetapi suamiku bahkan tidak menghadiri pemakaman. Malam itu, aku berlutut di depan Ibu Jason dan mengajukan perceraian. “Awalnya, kamu bilang aku adalah jodoh Jason, pernikahan kami akan memberinya masa depan yang cerah, jadi kamu rela membayar biaya pengobatan yang sangat mahal dan menyetujui perjanjian lima tahun denganku.” “Sekarang waktunya telah tiba dan kamu harus melepaskanku.”
Baca
Tambahkan
Ketika Jasa Dibalas Penghinaan

Ketika Jasa Dibalas Penghinaan

Pada tahun kelima pernikahan mereka, Althea tanpa sengaja memergoki Virgoun yang sedang memuaskan diri sambil memegang pakaian dalam renda milik adik angkatnya. Di satu tangan, Virgoun memutar untaian tasbih, sementara tangan lainnya tak mampu menahan gejolak nafsu. Terpisah hanya oleh satu pintu, Althea mendengar pengakuan perasaan terdalam yang tak terucapkan itu, ditujukan pada sang adik angkat. Tubuh Althea kehilangan kendali dan merosot ke lantai, air mata mengalir deras. Ternyata, tidak ada pria suci yang dingin dan tak tersentuh. Tasbih di tangan pria itu hanyalah alat untuk menekan hasrat terlarang yang tak bisa diungkapkan. Sepuluh tahun Althea mengejar Virgoun, dan pada akhirnya dia hanya menjadi lelucon yang menyedihkan. Ketika sang adik angkat pulang ke rumah setelah bercerai, Althea membeli tiket pesawat ke selatan. Dia ingin mengucapkan selamat tinggal pada semua yang ada di sini sepenuhnya. Demi membuka jalan bagi adik angkatnya, Virgoun sendiri menyerahkan Althea sebagai "hadiah" kepada orang lain. "Tenang saja, sebulan lagi aku akan menjemputmu kembali. Kamu tetap istriku." Hati Althea benar-benar mati rasa. Dia berpura-pura mati demi melarikan diri. Saat kabar Althea terjatuh ke jurang dan jasadnya tak pernah ditemukan sampai ke telinga Virgoun, dirinya diliputi penyesalan. Virgoun mencarinya dengan gila-gilaan, tetapi tak pernah menemukan jejaknya. Hingga setahun kemudian, ketika dia mendorong pintu sebuah toko bunga di selatan, dia kembali melihat wanita itu. Dengan mata memerah, dia berlutut memohon rujuk. Namun, Althea hanya tersenyum dingin dan sopan. "Maaf, Pak. Toko sudah tutup. Aku harus pulang bersama suamiku."
Baca
Tambahkan
Melepaskanmu, Melepaskanku, Melepaskan Cinta Kita

Melepaskanmu, Melepaskanku, Melepaskan Cinta Kita

"Bu Noria, ini dari lembaga eutanasia di Swiss. Apakah benar Anda sendiri yang mengajukan eutanasia pada tanggal 25 Desember?" Bulu mata Noria bergetar ringan beberapa kali. Nadanya sangat tenang. "Ya." "Baik, pengajuan Anda sudah lolos verifikasi. Kami memberi waktu setengah bulan, silakan Anda mengatur urusan setelah kematian." Baru saja telepon ditutup, pintu kamar tidur langsung didorong terbuka. Aziel masuk membawa hawa dingin dari luar. Begitu melihat Noria, dia tersenyum sambil mengangkat kotak hadiah yang dibungkus dengan indah di tangannya. "Nori, selamat ulang tahun." Noria tersenyum tipis. "Ulang tahunku kemarin." Gerakan Aziel sedikit kaku, sekilas rasa panik dan canggung melintas di wajahnya. "Maaf, akhir-akhir ini aku terlalu sibuk kerja."
Baca
Tambahkan
Belenggu Sang Bos Mafia

Belenggu Sang Bos Mafia

Seminggu sudah berlalu, dan Tonny akhirnya menyadari bahwa aku tak lagi meminta-minta uang padanya. Saking senangnya, pria itu sampai meluangkan waktu untuk mengirimiku pesan singkat, sebuah pujian yang langka. [Sayang, akhirnya kamu paham juga caranya jadi istri ketua mafia yang pantas.] Dia bahkan menambahkan janji manis. [Obat khusus buat ibumu sudah aku kirim. Selama kamu bersikap manis dan tidak serakah, aku akan kasih segalanya buat kamu.] Tonny tidak tahu, saat pesan itu masuk, aku sedang berdiri di depan mesin cetak, menunggu lembar demi lembar surat cerai keluar. Saat itu aku masih mengenakan gaun usang dari tiga tahun yang lalu. Di balik kemewahan statusku sebagai istri ketua mafia yang ditakuti, tak ada yang percaya bahwa untuk sekadar membeli pembalut pun, aku harus mengemis pada Helen, orang kepercayaannya. Aku pun harus mengajukan izin tiga hari sebelumnya hanya untuk bisa keluar rumah. Tonny selalu berdalih bahwa itu semua demi melindungiku. "Di luar sana terlalu berbahaya, Sayang. Kamu cukup diam di rumah aja." Namun, segalanya hancur seminggu yang lalu. Saat Ibu kritis, aku memohon pada Helen agar mengizinkanku pergi tanpa melewati prosedur birokrasi yang konyol itu. Helen sengaja menahanku selama lima hari dan baru melepaskanku setelah Ibu mengembuskan napas terakhir. Obat khusus? Buat apa lagi? Ibu sudah tiada, dan kesabaranku pun sudah habis.
Baca
Tambahkan
Garis Keturunan yang Tercemar

Garis Keturunan yang Tercemar

Aku hamil delapan bulan. Satu kontraksi serasa seperti sebilah pisau yang merobek tubuhku. Namun suamiku, Darren sang bos mafia, menolak membawaku ke rumah sakit. Anggi, istri dari mendiang kakaknya, juga sedang menunggu waktu melahirkan. Untuk membuka jalan agar dia bisa melahirkan lebih dulu, Anggi menunjukkan apa yang disebut-sebut sebagai bukti perselingkuhanku, bersikeras bahwa anak yang kukandung tidak memiliki darah Keluarga Pandita. Karena pewaris Keluarga Pandita haruslah cucu laki-laki pertama yang lahir. Darren memercayainya. Dia mengurungku di sebuah gudang anggur tua yang terbengkalai. "Jangan sedetik pun kamu pikir aku nggak tahu apa yang sudah kamu lakukan. Dengar baik-baik. Kamu nggak akan melahirkan anak haram itu sebelum aku memastikan sendiri garis darahnya." "Anak Anggi berdarah murni. Aku harus memastikan anaknya menjadi cucu laki-laki pertama keluarga ini." Aku berusaha mati-matian untuk menjelaskan semuanya. "Air ketubanku hampir pecah! Aku mohon, bawa aku ke rumah sakit! Dia anakmu! Aku bersumpah demi nyawaku!" "Aku nggak akan pernah memperjuangkan posisi pewaris! Aku cuma ingin bayiku selamat!" Darren menendangku dan melirikku dingin. "Siapa yang tahu kalau nanti kamu berubah pikiran? Jangan khawatir. Aku akan kembali setelah Anggi melahirkan. Saat bayi itu lahir, aku akan melihat sendiri siapa ayahnya." Beberapa saat kemudian, ketika dia menatap bayi yang menangis di pelukan Anggi, barulah dia teringat padaku. Namun, salah satu anak buahnya datang melapor dengan suara gemetaran. "Bos, Nyonya ... dan anaknya .... Mereka berdua sudah meninggal."
Cerita Pendek · Mafia
8.5K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Suamiku Tidak Tahu Aku Banyak Harta

Suamiku Tidak Tahu Aku Banyak Harta

Satu tahun hidup berumah tangga dengan Dimas, yang Nela dapat hanyalah sakit hati. Uang bulanan yang tak seberapa, membuat Nela harus ikut bekerja demi memenuhi kebutuhan pribadi dan kebutuhan rumah tangga. Ia bekerja tanpa sepengetahuan sang suami, mertua, serta adik iparnya. Nela hidup di lingkungan yang toxic, bertetanggan dengan mertua dan ipar yang selalu ikut campur urusan rumah tangganya dengan Dimas. Apakah Nela akan bertahan dengan lingkungan toxic itu?
Rumah Tangga
1070.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Wholehearted Love

Wholehearted Love

Naratria Abiyaksa-Si tomboy yang mempunyai julukan preman pasar- saking gaharnya-baru saja memergoki pacarnya berselingkuh dengan Karina Winardi-calon kakak iparnya sendiri. Ternyata kata-kata Altan-sahabat oroknya telah terbukti, "Laki-laki ganteng itu kalo nggak gay ya, brengsek.Termasuk gue!" Itu adalah quotes favoritnya yang 100% benar! Sementara itu, Adzan Akbar Dewangga yang pernah kecewa akibat dikhianati kekasihnya, beranggapan bahwa wanita itu adalah makhluk yang egois dan manipulatif. Mengapa? Karena walaupun mereka salah, mereka akan tetap menyalahkan dunia. Saking muaknya berurusan dengan wanita, julukan gay pun kerap ditujukan padanya. "Gue heran ngeliat penampakan lo. Dibilang gembel ... ya, lo anak orang kaya. Tapi ngeliat celana bolong-bolong dan jaket penuh paku lo, kayak-kayaknya lo nggak pantes jadi anaknya Om Aksa dan Tante Lia. Lo ini lebih mirip landak dari pada manusia." -Adzan Akbar Dewangga "Gue malah lebih heran ngeliat lo. Ganteng-ganteng doyan batangan. Nggak sayang tuh, sama perabotan kalo terus dipake laga pedang?" - Naratria Abiyaksa
Romansa
1025.6K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
3435363738
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status