Madu Pilihan Mertua
Revan justru tersenyum tipis, senyum getir, pahit, tapi jelas bukan simpati.
“Karma itu lucu ya, Ri.”
Riri mengerjap tak paham. “A-apa maksud kamu, Mas?”
“Anak itu---” Revan menatap kosong ke arah perut Riri. “Adalah korban dari apa yang kamu lakukan pada Maira. Dulu kamu tertawa ketika Maira keguguran. Kamu senang melihat dia hancur. Dan sekarang kamu merasakan hal yang sama. Dunia memang adil, Ri.”
Bab Populer