Dalam Dekap Hangat Kakak Ipar
Tanpa basa-basi, ia menghantam salah satu preman dengan tinju keras, membuatnya terhuyung ke belakang.
"Berani kalian menyentuhnya, aku pastikan kalian menyesal seumur hidup!" geram Revan dengan suara bergetar, lalu kembali melayangkan pukulan bertubi-tubi.
Bugh!
Salah satu preman mendorong Revan dengan kasar, mencoba menjauhkannya dari teman mereka. Namun, Revan dengan sigap menangkis dan membalas serangan itu dengan tendangan keras. Perkelahian sengit pun tak terhindarkan. Dua lawannya berhasil ia buat mencium aspal lebih dulu, tapi preman ketiga dengan licik mengeluarkan pisau lipat dari saku jaketnya. Dalam gerakan kilat, ia menyayat perut dan lengan Revan.
Hot Chapters