DOSEN GANTENG ITU SUAMIKU
Aku menghampiri mama mertua di ruang TV.
“Kok, bisa, Sayang?” Wanita itu membantuku duduk.
“Tiba-tiba aja, Mah.”
“Ezza ke mana?”
“Ezza di sini, Mah.” Mas Ezza ternyata mengikutiku.
“Kamu gimana, sih. Perut istri sakit malah dibiarin.” Mama mertua terlihat kesal kepada Mas Ezza.
“Maaf, Mah, tadi Ezza rebahan sebentar.” Dia menyusul duduk di sampingku. Entah kenapa, hati ini masih sakit mengingat ucapannya.
Hot Chapters