Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suami Tampan Tidak Menghasilkan Keturunan

Suami Tampan Tidak Menghasilkan Keturunan

Melodi Kasih Sukma
Ehsan dan Lania telah merajut tali perkawinan selama dua tahun. Rumah tangga mereka berjalan damai, walau belum dikaruniai momongan. Perkawinan mereka mendapatkan ujian ketika Ehsan melihat dua foto. Foto pertama adalah foto penggrebekan perzinahan Lania dan seorang pria. Foto kedua adalah foto kondom bekas yang berisi lendir putih pria itu. Jiwa Ehsan pun terguncang. Hatinya merasakan kejengkelan. Di pihak lain, Lania merasa cemburu saat mengetahui upaya tiga gadis rupawan dalam menjerat perhatian Ehsan. Rasa cemburu Lania membesar ketika memperoleh bukti kemesraan antara Ehsan dan seorang perempuan seksi. Kejengkelan Ehsan dan rasa cemburu Lania menghasilkan berbagai pertikaian di antara mereka berdua. Ibunda Ehsan pun bersikap. Ia menyuruh Ehsan agar melayangkan gugatan cerai talak. Dia bersedia menanggung ongkos jasa pengacara andal pada sidang perceraian Ehsan dan Lania. Ehsan lantas merenung. Pikirannya menggelontorkan rentetan pertanyaan. Apakah dirinya benar-benar siap menceraikan Lania? Jika siap, apakah gugatan cerai talaknya diterima oleh majelis hakim? Jika diterima, apakah gadis-gadis yang menjerat perhatiannya dan perempuan seksi itu bersedia menjadi istrinya? Jika bersedia, apakah mereka dapat memberikan momongan kepada Ehsan? Jika dapat, apakah perkawinan yang dijalani bakal langgeng?
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai rsu sebening kasih ulasan
Baca
+Pustaka
Kembaran Terlupakan: Satu Dicintai, Satu Diabaikan

Kembaran Terlupakan: Satu Dicintai, Satu Diabaikan

Di Keluarga Paladin, setiap anak lahir dengan sebuah cip. Cip itu menyatu dengan bio-arloji di pergelangan tangan mereka, layarnya terus menghitung mundur setiap detik dari sisa hidup yang mereka miliki. Semua orang bisa melihat angka di arloji saudara kembarku terus berkurang. Begitu juga di arlojiku. Mereka semua tahu dia akan meninggal tepat di hari ulang tahun kami yang ke-18. Karena itu, Vivian menjadi putri yang tidak tersentuh di dunia kami yang kejam. Semua gaun bertabur berlian menjadi miliknya. Semua perhiasan paling langka juga menjadi miliknya. Bahkan sisa rasa kemanusiaan ayahku yang terakhir juga hanya diberikan untuknya. Sedikit kehangatan yang hanya terlihat saat pistol ayahku sudah disarungkan kembali. Dulu, aku merasa kasihan padanya. Waktunya terus berkurang. Namun, ya Tuhan ... aku juga iri padanya. Dia punya semua yang tidak pernah kumiliki, kasih sayang orang tua kami. Lalu, pada malam pesta ulang tahun kami yang ke-18 .... Orang tuaku khawatir aku akan membuat keributan. Mereka takut aku akan menyinggung bos mafia dari keluarga sekutu kami. Jadi, mereka mengunciku di ruang bawah tanah. Lembap. Dingin. Sementara demam parah membakar seluruh tubuhku. Aku terus menggedor-gedor pintu kayu ek yang berat itu sampai suaraku serak. "Mama, tolong! Keluarkan aku! Tubuhku panas sekali. Kepalaku sakit banget ...." Dari luar, suara ibuku terdengar dingin dan tak tergoyahkan. "Cukup, Lilian! Hari ini ulang tahun adikmu yang ke-18. Hari terakhirnya hidup! Berhenti cari perhatian! Apa kamu nggak bisa menahan diri demi kehormatan keluarga kita?" "Tapi aku benar-benar sakit ...." Suara langkah kakinya makin lama makin menjauh, sampai akhirnya lenyap. Lalu, kegelapan menelanku sepenuhnya. Di pergelangan tanganku, bio-arloji itu terus berkedip dan menunjukkan peringatan darurat. [ PERINGATAN KRITIS: Tanda vital tidak cocok. Data cip yang terhubung tidak kompatibel. Harap verifikasi pengguna. ]
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai rsu sebening kasih ulasan
Baca
+Pustaka
Nasib Dikelilingi Tetangga Julid

Nasib Dikelilingi Tetangga Julid

Memiliki tetangga julid memang meresahkan! Rani, seorang penjual online yang hanya suka berdiam diri di rumah pun terkena imbasnya hanya karena tak pernah ikut menggosip seperti tetangga yang lain. Bahkan, tak segan mereka menyebarkan rumor bahwa Rani seorang wanita panggilan. Bagaimana kisah selengkapnya? Jangan lupa berikan ulasan dan komentar, ya!
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai rsu sebening kasih ulasan
Baca
+Pustaka
Pernikahan yang Tidak Pernah Dia Sadari

Pernikahan yang Tidak Pernah Dia Sadari

Sebuah video unik viral dalam satu malam. Di dalam video itu, di puncak gunung yang diselimuti kabut, pacarku, Adriel Mahendra, berlutut dengan satu lutut dan dengan ekspresi yang lembut. Di tengah sorak-sorai, cincin di jari perempuan itu berkilau yang menandai dirinya sebagai calon istri Keluarga Mahendra. Dalam hitungan jam, video itu menduduki puncak berbagai daftar tren. Orang-orang menyebutnya sebagai lamaran paling romantis tahun ini. Isabel Santoso kemudian menulis pesan di akun media sosialnya. [Aku sudah menunggu pernikahan ini begitu lama, dan akhirnya sekarang benar-benar terjadi! Terima kasih!] Kolom komentar langsung dipenuhi seruan antusias. [Pewaris keluarga mafia dan wanita biasa? Suka banget!] [Seperti cerita di novel.] [Aku iri banget.] Aku mendatangi pacarku untuk meminta penjelasan. Tapi bahkan sebelum aku sempat membuka mulut, aku mendengar suaranya berbicara dengan sahabat dekatnya di ruang kerja. "Emangnya aku punya pilihan lain?" kata Adriel dengan nada suaranya yang sedikit kesal. "Kalau aku tidak menikahinya, ayahnya akan menjualnya." Temannya ragu sejenak. "Tapi bagaimana dengan Karina? Dia sudah bersamamu bertahun-tahun. Apa kau tidak khawatir dia bisa hilang kendali?" Adriel tertawa, sama sekali tidak peduli. "Terus kenapa kalau dia marah? Karina dan aku sudah bersama selama enam tahun. Dia tidak akan pergi. Dia tidak mungkin pergi." Hampir seluruh tubuhku terasa membeku saat itu. Sebulan kemudian. Aku menikah dengan pria lain di hari yang sama ketika Adriel dan Isabel menikah. Rombongan pernikahan kami bertemu di pusat kota. Sesuai adat, kami bertukar buket bunga di antara dua mobil pengantin yang saling berpapasan, dan jendela kami turun bersamaan. Saat itulah Adriel melihatku. Aku mengenakan gaun pengantin putih dan bukan bersamanya, tapi di dalam pelukan pria lain. Setelah bertahun-tahun mengenal Adriel Mahendra, wajah tenangnya yang selalu sempurna akhirnya retak untuk pertama kalinya.
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai rsu sebening kasih ulasan
Baca
+Pustaka
Kata-kata Manis Berisi Kebohongan

Kata-kata Manis Berisi Kebohongan

Selama lima tahun, aku menikah dengan pewaris Keluarga Romano, keluarga kejahatan terbesar di Igali. Setiap malam, dia memelukku dan berbisik, "Berikan aku seorang pewaris dan akan kuberikan seluruh kerajaan Keluarga Romano padanya." Namun, aku tak pernah hamil dan kekecewaan sang bos mafia terhadapku kian bertambah setiap bulan yang berlalu. Hingga akhirnya aku tahu bahwa suamiku diam-diam menukar asam folatku dengan pil kontrasepsi. Aku masih terguncang oleh amarah ketika melihat sebuah unggahan dari mantan pacarnya, sebuah foto USG. Caption-nya manis sekaligus menyebalkan, penuh rasa kemenangan. [ Usianya sepuluh minggu. Vincent bilang dia sudah nggak sabar bertemu bayi ini. ] Melihat banjirnya ucapan selamat, keputusanku pun bulat. Aku menemukan kontak mantan pacarku, orang yang selama lima tahun terakhir tak pernah berhenti berusaha merebutku kembali dan aku mengirimnya satu pesan singkat. [ Kasih aku satu bulan. Setelah itu, aku akan pergi bersamamu. ]
20.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 768 kali sebagai rsu sebening kasih ulasan
Baca
+Pustaka
27 Hari Menanti Janji Palsu

27 Hari Menanti Janji Palsu

Ibuku sakit kritis dan ingin melihatku menikah sebelum dia meninggal dunia. Selama 27 hari, aku memohon kepada pacarku, Rayhan, sebelum akhirnya dia setuju untuk buat akta nikah denganku. Aku menunggu di Kantor Catatan Sipil hingga jam tutup, tapi dia tidak pernah datang. Pada hari yang sama, Mira, teman masa kecil Rayhan, mengunggah akta nikahnya di media sosial. "Waktu berlalu begitu cepat. Tiga hari lagi, pernikahan kita genap sebulan." Baru saat itu aku sadar bahwa pada hari pertama aku memohon kepada Rayhan, dia sudah menikah dengan teman masa kecilnya. Pada saat itu juga, aku menerima pesan permintaan maaf dari Rayhan. [Nadia, Mira dipaksa menikah oleh keluarganya. Aku nggak bisa diam saja melihat dia menikah dengan orang sembarangan.] [Kami bisa cerai tiga hari lagi.] [Tiga hari lagi, aku akan menikahimu.] Tiga hari kemudian, Rayhan datang dengan setelan jas rapi di pintu masuk Kantor Catatan Sipil. Tapi dia menerima pesan dariku. [Rayhan, selamat tinggal selamanya.]
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai rsu sebening kasih ulasan
Baca
+Pustaka
Saat Terbangun dari Mimpi

Saat Terbangun dari Mimpi

Saat bertemu orang tuanya, barulah aku tahu bahwa pacarku adalah pewaris keluarga mafia terkuat di Lunaris, yaitu Keluarga Draven. Dalam aturan turun-temurun keluarganya, untuk menjadi bagian dari Keluarga Draven, seseorang harus memiliki aset pribadi sebesar 100 miliar. Untuk itu, aku hidup sangat berhemat dan berjuang keras di industri properti. Dengan susah payah, akhirnya aku berhasil menabung 80 miliar. Namun setelah itu, bisnis perusahaan terus bermasalah, proyek-proyek yang sudah disepakati pun satu per satu batal. Bagaimana pun caranya, sisa 20 miliar itu tetap tidak bisa kukumpulkan. Rafael memelukku dengan penuh rasa iba, dan berkata akan mencari cara dan menabung bersamaku. Namun ketika adikku tiba-tiba terkena serangan jantung dan membutuhkan biaya besar untuk menyelamatkan nyawanya …. Aku menggesek tiga kartu sekaligus, tetapi semuanya menunjukkan saldo tidak cukup dan pembayaran gagal. Dengan panik aku berlari ke bank untuk bertanya, tetapi pegawai teller memberitahuku bahwa rekeningku kosong. Bagaimana mungkin? Di dalamnya jelas tersimpan 80 miliar hasil jerih payahku! Penanggung jawab itu memandangku dengan rasa bersalah. “Memang ada pengeluaran sebesar 80 miliar, Tuan Muda Draven menggunakannya untuk membeli vila sebagai hadiah ulang tahun memasuki usia dewasa untuk Nona Selena.”
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai rsu sebening kasih ulasan
Baca
+Pustaka
Anak Tak Terlihat, Anak Terlupakan

Anak Tak Terlihat, Anak Terlupakan

Saat Tahun Baru Imlek, kami pulang ke kampung halaman. Di jalan tol, adikku ribut minta ke toilet. Ibu mendesakku dan kakakku, "Rest area berikutnya masih jauh. Kalian sekalian saja, biar nanti nggak bolak-balik mau ke toilet lagi." "Cepat sedikit, jangan lama-lama!" Aku langsung lari ke sana, tetapi begitu keluar, aku melihat mobil yang familier itu sudah menyalakan lampu dan mulai jalan. Suhu di luar hampir di bawah nol, tetapi ayah dan ibuku malah meninggalkanku di rest area yang sepi. Aku buru-buru berlari mengejar sambil berteriak keras, "Ayah! Ibu!" Namun, mobil itu sudah berbelok dan menyatu dengan arus kendaraan, sampai akhirnya benar-benar tak terlihat lagi.
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai rsu sebening kasih ulasan
Baca
+Pustaka
Kurelakan Suamiku Bersama Cintanya

Kurelakan Suamiku Bersama Cintanya

Setelah pernikahan diam-diam selama enam tahun, cinta sejati suamiku akhirnya kembali. Aku memutuskan membawa anakku pergi, menyerahkan posisiku kepada sang cinta sejati.
12.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 464 kali sebagai rsu sebening kasih ulasan
Baca
+Pustaka
Pena Ibu, Perengut Hidupku Selama 9 Tahun

Pena Ibu, Perengut Hidupku Selama 9 Tahun

Aku dan adikku adalah anak kembar, tetapi aku lebih berat 800 gram darinya. Sejak kecil, adikku lemah dan sering sakit, sedangkan aku aktif dan lincah. Saat berusia empat tahun, dia didiagnosis penyakit darah. Ibu menyalahkanku. Dia mengatakan aku merebut nutrisi milik adikku saat di kandungan, jadi aku harus mengembalikannya. Saat pertama kali diambil darah, jarumnya sangat besar, aku sangat ketakutan. Ibu menyuruhku tidak perlu takut. Dia memberiku sebuah pena ajaib. Katanya, keinginan yang ditulis dengan pena itu akan menjadi kenyataan. Aku menulis "tidak sakit". Saat jarum kembali ditusukkan, Ibu membelikanku permen lolipop yang manis dan sepertinya benar-benar tidak terasa sakit. Namun kemudian, saat berusia lima tahun, aku menggambar kue stroberi dengan pena itu. Alhasil, darahku malah diambil satu liter. Minggu itu, adikku pun sudah bisa duduk dan bermain. Usia tujuh tahun, aku menulis ingin pergi berlibur. Keesokan harinya, aku malah didorong ke ruang operasi untuk diambil sel pembentuk darah, sementara pipi adikku untuk pertama kalinya tampak merona. Saat berusia delapan tahun, aku menulis ingin tetap menjadi peringkat satu tahun depan, tetapi sehari sebelum ujian, sumsum tulangku diambil. Di sisi lain, adikku akhirnya keluar dari rumah sakit, mengenakan gaun baru yang belum pernah kumiliki. Pada usia sembilan tahun, tubuhku sudah sangat terkuras. Dengan tangan gemetar, aku menulis satu kalimat yang miring dan tidak rapi. [ Semoga di kehidupan berikutnya, aku tidak menjadi anak Ibu. ]
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai rsu sebening kasih ulasan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
2425262728
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status